Asmara Di Asrama

Asmara Di Asrama
Chapter 90 - Anak Siapa ?


__ADS_3

Satu jam lewat beberapa menit sebelum mereka semua menuju ke rumah sakit membawa Chelsea yang mengalami pendarahan


Ara,Sasa dan Noni langsung menuju kamar 23, kamar yang dulunya menjadi tempat suka dan duka mereka dulu


ada beberapa anak yang tidak pulang untuk berlibur sama seperti dulu ada yang pulang ada yang tetap tinggal


dan di kamar mereka ternyata ada dua orang gadis yang menempati kamar tersebut tidak pulang, melihat kedatangan mereka bertiga kedua gadis tersebut menyambut dengan antusias


"wah kakak-kakak ini yang tinggal dikamar ini kan ?" ucap salah seorang gadis memastikan dan ketiganya serentak mengangguk


"kalian pasti tau dari foto kita itu kan ?" tanya Ara mencoba menebak dan menunjuk ke arah mading berukuran sedang yang memang ada dimamar 23 dari sejak dihuni mereka dan tebakan Ara tidak salah, mereka bertiga juga tidak menyangka sampai saat ini foto tersebut tetap masih ada bahkan ada penghuni setelah mereka yang juga ikut menempelkan fotonya di mading buatan Desty dan Abel tersebut


cukup lama mereka saling berbagi cerita dan berkeliling sekitar dalam asrama kini mereka berganti ke sekolahan mereka lagi. Namun tiba di depan sekolah ternyata Aron dan Kevin mengajak mereka bersepeda ke lapangan

__ADS_1


"udah disini jugak sih, kedalam ajalah dulu baru abis itu lama-lamaannya di lapangan, balapan segala macamnya"


"no no sekarang ke lapangan dulu"


"yaudah deh kalian duluan aja, aku kedalam dulu, lagi panas juga"


"yaudah kita ikut paksu yah Ra, bentar deh abis itu nyamperin kamu"


"ok ga masalah"


sampai didalam Ara ingin ke kelasnya tapi Ara mendengar seperti ada orang lain selain dirinya dan itu Ara dengar dari lantai atas, karena ingin memastikan Ara menaiki tangga untuk kelantai atas


dan alangkah terkejutnya Ara sebab pemandangan pertama yang ia lihat adalah pemandangan yang langsung membuatnya seketika memegang dadanya yang terasa sakit

__ADS_1


bagaimana tidak, sebab ia melihat seorang laki-laki yang selama ini berusaha ia lupakan ternyata ada disini tepat dihadapannya yang berjarak beberapa meter darinya


dan yang lebih membuat Ara tercengang adalah kejadian dihadapannya ini mengingatkannya kembali dengan kejadian dulu, bedanya hanya sedikit karena sekarang Ara dengan sangat jelas melihat Bagas memeluk Chelsea bahkan membelai rambut Chelsea dengan sebuah ketulusan


mata Ara perlahan turun dan ia melihat perut Chelsea yang mana malah membuat Ara menutup mulutnya tak percaya, ia menggeleng pelan merasa tidak percaya dengan semua yang ia fikirkan, tidak mungkin kan Bagas dan Chelsea sudah menikah ? kapan ? dan kenapa dia tidak tahu sama sekali ?


begitu banyak pertanyaan yang ada didalam fikiran Ara, ia hanya bisa tersenyum getir dan terus membatin


"kenapa juga aku harus gak percaya ? kan aku udah move on" batinnya lagi-lagi menyemangati diri sendiri namun malah ada setetes dua tetes air bening yang turun menyentuh kedua pipinya


nafas Ara mulai tersengal-sengal, kenapa harus terjadi kembali disaat Ara baru saja bisa melupakan dan kenapa rasa sakit itu kembali menyerangnya, Ara yang ingin berbalik meninggalkan kedua orang tersebut seketika berhenti begitu mendengar suaranya dipanggil tapi bukan kedua orang tersebut melainkan teriakan Sasa dan Noni yang amat menggema sehingga Bagas dan Chelsea pun turut mendengar dan tentu mereka dibuat kaget karena mereka mendapati Ara yang membelakangi mereka yang mereka berdua yakini Ara telah melihat kejadian tersebut


"Ra" panggil Chelsea dengan suara yang lirih dan masih mampu terdengar oleh Ara

__ADS_1


"Ar-" Sasa dan Noni sama-sama memanggil Ara di pertengahan tangga karena melihat perubahan wajah Ara dan seketika mereka faham apa yang membuat Ara seperti itu, ya mereka melihat Chelsea yang datang menghampiri Ara, tak hanya itu perhatian mereka juga teralihkan pada perut Chelsea yang sudah lumayan berukuran besar lantas Sasa dna Noni sama-sama menoleh dna menatap seakan saling bertanya "anak siapa yang ada didalam perutnya ?"


__ADS_2