BERMALAM DENGAN CEO

BERMALAM DENGAN CEO
Saling goda


__ADS_3

Sesuai permintaan Asmara tadi yang ingin makan setelah sholat magrib, Alfano mengajak istrinya itu untuk keluar rumah menggunakan mobil yang diberikan oleh maminya.


Yup. Tadi ketika mengetahui maminya sudah pulang bersama Alfani dan Jaka, Alfano membuka hpnya yang terdapat pesan dari Laras , sang mami.


Mamiku sayang to Alfano


"Hey anak bandel. Mami tinggalin kamu sama Asmara berdua aja ya. Jangan sakiti dia lagi, inget harta warisan dan kekayaanmu akan dipertaruhkan. Jadilah suami yang baik untuk dia.


Meskipun mami tau semua ini bukan sepenuhnya salahmu karena perbuatan lelaki tua Parmana itu , tapi kamu harus tau bahwa ini sudah jadi takdir Allah. Kamu harus bisa berdamai dengan masa lalu Alfano. Alexa sudah pergi jauh dari hidupmu dan dia tak akan kembali.


Saat ini ada Asmara yang mengandung anakmu, jangan sakiti dia. Coba lah buka hatimu untuk perempuan lain.


Untuk hadiah pernikahanmu dengan Asmara, mami belikan mobil untuk kalian. Mobil ini baru mami beli ketika kemarin sampek Bandung dengan panik nyari kamu tapi gak ada kendaraan, Jaka kusuruh beli langsung daripada nyewa mobil. Ya gak sia sia mami beli ini karena kamu nikah.


Jadi ajaklah Asmara keliling Bandung jika perlu naik mobil ini. Kuncinya ada dirumahmu, mami taruh di meja tamu


Mami sayang kamu, Alfano. Jadi anak yang bertanggungjawab ya"


pesan dari Bu Laras sebagai mami Alfano.


"Mami memang terbaik!" batin Alfano setelah selesai membaca pesan Laras.


Begitulah ceritanya Alfano mendapatkan mobil baru yang ada didepan rumahnya.


"Hei, mau makan apa?" tanya Alfano ketika sudah berganti baju dan celana panjang untuk keluar rumah.


"Aku lagi pingin makan nasi goreng di alun alun Bandung" jawab Asmara yang sedang merias dirinya didepan kaca rias.


"Jauh gak dari sini? Jangan jauh jauh" ucap Alfano.


"Tapi aku lagi pingin makan disana. Anakmu yang pingin aku cuma menyampaikan aja" bujuk Asmara.

__ADS_1


"Meskipun pria ini kaku dan angkuh tapi kalau bawa bawa anak kami pasti dia bakal nurut" batin Asmara dengan senyum smirk.


Alfano melihat senyuman smirk dari istrinya di pantulan kaca yang ia lihat.


"Kamu lagi cari ngerjain aku ya?" tanya Alfano dengan tatapan curiga.


"Terserah kalau kamu gak mau anter kesana, aku bisa naik gojek atau gocar" sahut Asmara mode ngerajuk.


"Makin ngelunjak aja wanita ini kalau dibaikin" batin Alfano.


"Yaudah, tak antar. Besok dan beberapa hari kedepan kamu juga hidup sendiri lagi sampek aku balik" ucap Alfano.


Asmara tersenyum penuh kemenangan.


"Yakaan, aku bilang apa. Si twins ini memang bikin daddy nya klepek klepek" batin Asmara sambil mengelus perutnya.


"Aku tunggu di mobil, jangan lama lama riasnya. Lagian polosan aja udah cantik, ngapain pake rias segala" omel Alfano yang tidak sadar memuji Asmara.


"Ih, genit amat jadi cewek. Bisa bisanya kamu genit kayak gitu, Asmara" kesal Alfano yang sebenarnya ia menyembunyikan perasaanya yang hampir saja tergoda dengan omongan sang istri.


"Ya aku genit sama suami sendiri boleh kan?" tanya Asmara makin menggoda Alfano dan membuat pria yg ia goda merasa ngeri sendiri.


"Bahaya nih kalau diterusin" batin Alfano lalu memilih untuk keluar kamar menuju mobil barunya.


"Hahahahaha, dasar Alfano. Bisa bisanya dia gak tahan digoda begitu" tawa Asmara pecah ketika melihat sikap suaminya yg malu malu setelah mendengar godaannya.


Wanita hamil itu tampil menawan dengan dress selutut motif bunga bunga keluar dari rumahnya dan menutup pintu serta menguncinya.


Dari dalam mobil Alfano melihat Asmara dengan tatapan kagum.


"Cantik memang wanita ini. Sayangnya, dia keras kepala banget, sok kuat, dan cuek. Ya memang sikapku juga yg belum terlalu baik sama dia, jadi ya nggak ngarep dia akan bersikap lebih baik dari ini" gumam Alfano sendiri dalam mobil dan matanya tetap memperhatikan Asmara jalan menuju mobilnya.

__ADS_1


Setelah Asmara semakin dekat dengan mobilnya, Alfano pura pura memalingkan tatapannya menuju radio mobil yang akan ia kendarai. Sampai ketika Asmara masuk mobil pun, ia tetap mengotak atik radionya.


"Kenapa radionya, rusak? Padahal mobil baru kan?" celetuk Asmara melihat Alfano seperti mencari sesuatu dari radionya padahal ia lagi pura pura agar tidak terlihat sedang memperhatikan Asmara sejak keluar rumahnya tadi.


"Aku cari tombol power mana ya?" tanya Alfano padahal ia tau dimana letak tombol yg ia cari.


Asmara ikut mengamat radio di mobil yg ia naiki dan tidak lama ia bisa menemukan tombol itu.


"Yaampun. Memang kamu CEO tapi nyari tombol ini aja gak bisa. Kamu CEO abal abal ya?" remeh Asmara sambil menekan tombol power dan radio mobilnya nyala hingga terdengar suara lagu Indonesia hits saat ini.


Alfano garuk garuk kepalanya yg tidak gatal agar terlihat bener bener tidak tau. Mungkin hanya Asmara yang membuat seorang Alfano terlihat bodoh dan salah tingkah 😁


"Hehe ya maaf, namanya juga mobil baru biasa. Kan punya ku ferrari mobil kelas atas yang gak pake tombol tombolan begini buat nyalain" elak Alfano dengan menyombongkan dirinya sendiri didepan sang istri.


"Iya iya, si paling kaya raya banyak duit tapi takut kalau warisannya di ambil mami" goda Asmara sambil terkekeh kecil. Alfano menoleh pada istrinya dan menatap gemes karena dirinya digoda mulu sama Asmara.


"Kamu dari tadi godain aku mulu, kenapa hah? Bilang aja kalau beberapa jam menikah sama aku , kamu udah mulai ada rasa ya?" serangan Alfano di lempar kan pada wanita yang telah menggodanya.


Asmara langsung memalingkan wajahnya menatap depan karena gilirannya saat ini yang salah tingkah.


"Mana ada! aku ada rasa sama kamu yg udah nyakitin aku bertubi tubi, no way. Udah ah, aku dah lapar ayo jalan" sahut Asmara dengan mengalihkan pembicaraan agar ia tidak terlihat salah tingkah.


"Jangan ada rasa jangan ada rasa duluan , sebelum dia yg ada rasa" batin Asmara melindungi dirinya untuk menyukai atau mencintai Alfano terlebih dahulu.


"Hahahahaha, oke. Arahin aku jalannya" ucap Alfano yang juga sudah lapar langsung melakukan apa yang diperintahkan oleh Asmara.


Sepasang suami istri yang baru menikah itupun melaju menggunakan mobil baru menyusuri jalan kota Bandung menuju alun alun atau pusat kota. Mengejar nasi goreng yang diinginkan ibu hamil anak kembar.


Kalau begini ceritanya kan , aman damai dan tentram 😍


Eits tapi ditunggu ajaa episode episode selanjutnyaa...

__ADS_1


__ADS_2