Berpisah Karena Mandul

Berpisah Karena Mandul
Potret Calon Anak


__ADS_3

"Tidak! tidak mungkin. Itu sangat mustahil bagi wanita mandul sepertiku," gumamnya lagi.


Lalu dengan jantung yang berdegup kencang ia mulai melihat kalender yang terduduk cantik diatas nakas dekat ranjangnya. Sesuai kebiasaannya semenjak dahulu, setiap tiba masanya menstruasi tiba ia akan selalu menandai hari pertama hingga hari akhir sebagai penentu siklus haidnya.


Karena masalah dan urusan yang akhir-akhir ini selalu datang bersitubruk secara bersamaan membuat dirinya lupa untuk mengecek siklus menstrusi-nya. Apakah maju atau mundur atau memang tidak haid sama sekali?


Karena sedari masih gadis siklus menstruasi-nya memang selalu berubah-ubah. Bahkan ia pernah tidak haid sama sekali selama 3 bulan berturut-turut. Padahal ia belum pernah melakukan hubungan suami istri dengan pria mana pun.


Sedangkan setelah ia lihat kalender duduk miliknya, ia sudah telat hampir 3 bulan.


"Pasti siklus haidku berantakan lagi kayak dulu, lebih baik aku tunggu dulu sampai akhir bulan. Barangkali aku bisa mens lagi," gumam Beauty pada diri sendiri mencoba menenangkan rasa khawatir yabg tengah ia rasakan.


Sebelah telapak tangannya mengelus-ngelus dadanya yang sempat bergemuruh dan panik. Berbagai fikiran negativ sempat hinggap dalam benaknya. Namun perlahan ia tepis.


Ini sudah sering terjadi pada dirinya dahulu saat ia masih berumah tangga bersama sang mantan suami. Dimana dirinya selalu gagal saat menanti-nanti kehadiran sang buah hati dalam pernikahan mereka.


Karena sebelumnya ia sudah berulang kali mengalami telat menstruasi yang harusnya perempuan normal alami di setiap bulannya. Oleh karena itu kebanyakan orang menyebutnya sebagai tamu bulanan.(Kalau yang tiba-tiba datang tanpa permisi itu namanya tamu tak di undang ya, hehe 😂😂)


***


Cleo memandangi potret 4D hasil USG calon anaknya. Rasa bahagia tak mampu ia bendung, meski diawal ia sempat merasa aneh dan menaruh curiga. Karena selama proses USG (Ultrasonografi) sebagai suami dan calon ayah anaknya sendiri ia tidak di perbolehkan masuk. Pria itu hanya boleh menunggu dibalik tirai. Ini sudah menjadi peraturan kata sang asisten dokter.


Namun rasa curiga itu ia tepis manakala disaat terakhir ia di perbolehkan melihat layar yang menampilkan hasil USG tersebut. Dari tempatnya ia bisa melihat perut Tere yang di tutupi oleh selembar kain tampak diraba-raba oleh sang dokter.


"Oke, USG-nya selesai ya pak Cleo. Selamat bayi anda baik-baik saja. Air ketubannya juga bagus. Bisa dipastikan bayi anda akan terlahir dengan sehat," tutur dokter Suci dengan lancar.


"Terima kasih dokter Suci, kalau begitu kami pamit dulu ya."


"Silahkan bapak ibu."


Sepanjang jalan pulang berulang kali pria itu menatap foto itu. Tere yang duduk di sebelahnya pun merasa terabaikan.


"Sepertinya foto hasil USG itu sangat berarti sekali buat mas ya, sampai aku sedari tadi mas cuekin," sindir Tere.


"Benarkah? maafkan mas Re, mas begitu bahagia. Meski mas tidak melihat langsung tadi. Tapi melalui potret ini mas jadi tahu bagaimana keadaannya di dalam sana," tutur Cleo dengan tersenyum tulus.

__ADS_1


Yes! akhirnya mas Cleo percaya juga dengan tipu dayaku. Ternyata Suci memang jago dalam hal beginian nggak sia-sia gue bayar mahal itu dokter.Kenapa kau bod*h sekali sih mas?


#FlasbackOn


"Loe mau gue bayar berapa Ci buat kasus gue kali ini?" tanya Tere saat keduanya sudah bertemu di sebuah restauran VIP.


"Gue mau 1 miliyar kalau loe mau sampai kelar masalah loe ini!"


"G*la! itu banyak banget Ci!" seru Tere yang merasa terkejut dengan nominal yang Suci ucapkan.


"Loe yang g*la! uang segitu nggak ada apa-apanya dibanding konsekuensinya yang bakal gue tanggung nanti! Lesensi dokter gue di pertaruhkan! Jika gue ketahuan bisa-bisa gue di penjara dan kehilangan semuanya!" sentak Suci berapi-api.


Tere pun mengerti. Memang memalsukan hasil kesehatan pasien termasuk pelanggaran dalam dunia kesehatan. Dan konsekuensi yang di dapat pun bukan main-main.


"Baiklah, gue akan bayar loe segitu tapi gue harap semuanya beres dan tertutup rapat dari siapapun!"


"Tentu saja, gue akan carikan bayi yang bertepatan dengan HPL ( Hari Perkiraan Lahir) loe itu. Loe tenang aja orang-orang gue bisa tutup mulut," jelas dokter Suci dengan seringai.


"Kalau gitu kita Deal!"


#FlasbackOff


Setibanya dirumah, mama Dewi menyambut kepulang Tere beserta Cleo dengan senyum sumringah.


"Eh...Mantu mama dan anak mama tersayang sudah pulang, bagaimana hasilnya calon cucu mama? Apakah mereka baik-baik saja?" tanya mama Dewi yang terus menerus melemparkan senyum kearah keduanya.


Bagaimana wanita paruh baya itu tidak bahagia. Sebentar lagi keluarga Sinatrya akan mempunyai seorang keturunan. Itu sudah menjadi impiannya semenjak anak pertamanya Cleo menikah. Baginya pernikahan pertama putranya itu telah gagal, karena mereka tak kunjung memperoleh keturunan.


Meski calon cucunya saat ini hanya hasil dari perselingkuhan namun segera ia bersihkan. Mengingat perempuan itu hamil calon cucunya, calon penerus keluarga Sinatrya.


Mama Dewi masih memandangi keduanya yang hanya diam sambil menahan senyum mereka.


"Kenapa kalian diam saja? apakah ada sesuatu yang terjadi dengan calon cucuku?" tanya mama Dewi dengan panik.


Dengan segera Cleo menyerahkan hasil USG yang ia peroleh dari sang dokter.

__ADS_1


"Apakah ini cucuku?"


Cleo pun mengangguk, lalu sejenak kemudian ia membalas ucapan mamanya.


"Benar ini potret cucu mama."


Mama Dewi pun memgembangkan senyumnya dengan sempurna.


"Kata dokter apa jenis kelaminnya?" tanya mama Dewi penuh antusias.


"Perkiraan sih laki-laki ma, itu baru perkiraan saja jadi belum pasti."


"Oh..begitu, pantas ia tampak tampan sepertimu Cleo. Lihat hidungnya sangat mancung sekali," seru mama Dewi kegirangan.


"Lebih baik kita masuk ma, kasian Tere kelelahan," saran Cleo seraya melirik kearah Tere yang sedari tadi hanya diam sambil senyum meringis.


"Oh..iya mama hampir lupa, mama sudah menyiapkan makanan kesukaan kalian dan jus buah tentu saja untukmu Tere untuk calon cucu mama juga," sorak mama Dewi dengan girang.


"Terima kasih banyak ya ma." Akhirnya Tere pun bersuara.


Dalam hati Tere ingin sekali menertawai kedua orang yang kini berdiri di hadapannya. Karena keduanya berhasil ia tipu mentah-mentah. Ia hanya berharap semua rencananya dapat berjalan dengan lancar dan ia bisa mendapatkan apa yang ia inginkan.


***


"Kali ini apa rencana loe Sie?" tanya Marion sambil.mengaduk-ngaduk minuman lemon tea-nya agar menyatu.


Sisie baru saja mengantar Marion untuk menghapus tatoo-nya. Menurut mahasiswa lain, pihak kampus sudah mengetahui ciri-ciri wanita yang telah mengunci mahasiswi baru dibangunan kampus yang sudah tidak terpakai itu.


Sisie pun tampak berfikir sejenak. Bagaimana pun ia harus membuat kak Juna kesayangannya menjauh dari mantan ipar mand*lnya Beauty.


Gue nggak rela dan nggak sudi jika harus kalah dari mantan ipar mand*l s*alan itu! Bagaimana pun gue lebih dulu mengenal kak Juna daripada cewek mand*l itu. Akan ku buat kak Juna membencimu dan kembali kepelukanku. Lihat saja!


Senyum menyeringai terbit di sudut bibir wanita bertubuh padat berisi itu.


"Gue punya ide, sini gue bisikkin," titah Sisie kepada temannya Marion.

__ADS_1


Sisie terlihat membungkuknya setengah badannya untuk lebih dekat dengan Marion. Kali ini ia menyusun rencana agar kak Juna-nya membenci Beauty.


__ADS_2