Berpisah Karena Mandul

Berpisah Karena Mandul
Mencari Bukti


__ADS_3

“Dia mantan suami Beauty pi.”


Tutur Juna terdengar jelas di indera pendengaran papi Tulus.


“Apa?! Mantan suami? Jadi istrimu Beauty itu seorang....”


“Iya papi benar, Beauty adalah seorang janda tanpa anak,” potong Juna seolah mengerti apa yang akan selanjutnya Papi Tulus utarakan.


Papi Tulus pun termenung, jujur pria paruh baya itu sedikit terkejut ternyata putra semata wayangnya terjerat oleh seorang janda.


Wanita yang sudah pernah membangun rumah tangga bersama pria lain. Wanita yang pernah gagal mengarungi biduk rumah tangganya.


Tidak bisa Papi Tulus pungkiri, ia sedikit merasa khawatir bagaimana jika putranya Juna nanti akan mengalami hal yang sama dengan apa yang wanita itu alami ? Yaitu gagal dalam membina rumah tangga.


“Tapi Papi tenang saja, Beauty adalah wanita yang baik. Dia bukan lah wanita penggoda seperti wanita single pada umumnya. Perceraiannya bersama mantan suaminya itu, karena ulah dari Cleo sendiri yang berselingkuh bersama sekretaris pribadinya,” papar Juna menjelaskan.


Papi Tulus sedikit bernafas lega, ternyata Beauty tidak seperti yang sempat terlintas di fikirannya barusan.


“ Jadi Cleo nama pemuda brewok tadi?” tanya Papi Tulus ingin tahu.


“Iya pi, apa papi mengenalnya?” tanya balik Juna.


“Rasa-rasanya papi pernah mendengar sekelebat tentang nama itu tapi dimana ya? Oh..iya, apakah mungkin ia pemilik perusahan Sinatrya grup kalau tidak salah? Ya papi sempat mendengar skandal yang di perbuat oleh si pemiliknya, dan membuat perusahaannya bangkrut saat beralih kepemilikan.”


“Ternyata papi juga tahu?”


“Ya papi pernah menjalin kerjasama dengan perusahaannya, namun bukan papi langsung yang mengurus.”


“Pantas saja, pemuda itu nampak marah kepadamu Juna. Kemungkinan ia sudah melihat berita tentangmu dan Lova dari stasiun televisi?”


“Mungkin saja pi.”


“Apa pemuda tadi masih menyukai mantan istrinya yang sekarang sudah menjadi istrimu?” selidik Tulus.


“Juna tidak tahu pi, yang Juna tahu Beauty sudah tidak mencintai Cleo.”


Saat kedua ayah dan anak itu saling terdiam, tiba-tiba gawai cerdas milik Juna bergetar menandakan adanya panggilan penting.

__ADS_1


“Halo, Ditto ada apa? Apa lo sudah menemukan apa yang gue minta?” tanya Juna kepada seseorang bernama Ditto yang berada di saluran seberang.


“Sudah bos, lalu saya harus bagaimana? Apa bos ada waktu sebentar untuk kita bertemu?”


“Temui gue di apartemen, gue akan segera kesana!”


“Baik bos!”


Tut!


Sambungan pun terputus. Juna memasukkan kembali gawai cerdasnya ke dalam saku yang ada di dalam jasnya.


“Mau kemana kamu Juna?” tanya Papi Tulus yang sedari tadi memperhatikan interaksi Juna dengan orang yang bernama Ditto.


“Ada hal harus Juna lakukan pi, maaf Juna harus pergi dulu.”


“Baiklah, papi hanya bisa mengingatkan. Berhati-hatilah dalam bertindak. Dan jangan sampai lengah seperti kejadianmu bersama Lova terulang,” pesan papi Juna.


“Baik pi, terima kasih dukungannya.”


Papi Tulus tak menyahuti namun mengangguk sebagai tanda mengiyakan ucapan Juna kepada dirinya.


Di Apartemen Elit


Di kawasan apartemen elit, mobil Juna melaju dengan kecepatan sedang menuju sebuah apartemen yang terlihat paling mewah diantara apartemen yang lain yang ada di kawasan elit tersebut.


Dengan gerakan lincahnya Juna mulai memarkirkan roda empatnya ke dalam basemant yang di perkhususkan untuk parkirkan kendaraan roda empat.


Seperti biasanya, Juna selalu cuek dengan penampilannya. Tatanan rambut messy crop berhasil membuat seorang Juna terlihat tampan. Meski ciri khas rambut berwarna silver dirinya kini sudah hilang.


Seiring bertambahnya usia, mampu merubah sikap pemuda slengekan itu berubah sedikit demi sedikit menjadi bertambah dewasa. Apalagi kini dia sudah menjadi seorang kepala keluarga.


Namun harapannya untuk bisa hidup damai dengan orang yang ia cintai, ternyata tak semudah mulusnya jalan yang sudah beraspal.


Masalah yang kini ia hadapi sungguh sangat rumit, karena mempertaruhkan nama perusahaan besarnya dan juga rumah tangganya yang masih seumur jagung.


Juna tidak akan tinggal diam begitu saja. Pemuda itu tidak akan membiarkan perusahaan yang sudah papinya bangun dari nol hancur akibat perbuatannya.

__ADS_1


Dan kehilangan istri yang begitu ia cintai, karena tidak ada yang tahu bagaimana seorang Juna berjuang mendapatkan seorang Beauty.


Sampai ia harus berbuat nekat dan rela di benci oleh orang tuanya dan juga orang-orang yang berhubungan dengan dirinya.


“Bos sudah datang?” sapa Ditto orang kepercayaan Juna yang bertugas menyelidiki kasusnya bersama Betty.


“Bagaimana? Apa rekaman itu sekarang lo bawa?”


“Iya bos, tapi lebih baik kita berbicara di tempat yang aman. Saya takut ada seseorang yang mencuri informasi penting ini,” usul Ditto.


“Baiklah, ikuti gue! Kita akan bicara di rooftop saja.”


“Siap bos!”


Pemuda bernama Ditto pun mengekori langkah Juna dari belakang. Dengan mengambil 2 kaleng minuman bersoda, Juna menggiring Ditto menuju rooftop apartemennya yang luas.


Meski apartemen Juna jarang pemuda itu tempati, namun tempat elit itu selalu terawat. Barang-barang di dalamnya nampak berkilau tanpa debu seujung kuku.


“Langsung saja pada intinya!” tegas Juna tak ingin basa basi.


“Bos Juna bisa lihat sendiri rekaman ini,” titah Ditto seraya menyerah sebuah rekaman pada tablet cerdas miliknya.


Juna pun tampak serius memperhatikan hasil rekaman yang Ditto peroleh dari cafe yang kemarin sempat Juna dan Betty datangi.


“Ini belum cukup! Cari bukti lain yang lebih spesifik agar gue bisa menyudutkan wanita ini balik!” perintah Juna.


“Baik bos, anak buah saya yang lain juga sedang mencari rekaman di sekitar apartemen nona Betty.”


“Bagus! Lakukan dengan cepat dan cari bukti sebanyak mungkin. Lalu segera laporkan sama gue, karena kita tidak punya banyak waktu lagi!”


“Siap bos! Saya pamit undur diri.”


Juna mengangguk tanpa menyahuti ucapan Ditto. Pemuda itu pun meneguk minuman sodanya hingga tandas dan melempar kaleng kosong yang sudah ia kempeskan ke dalam bak sampah tak jauh dari tempatnya duduk.


Ia harus segera bertindak, dan mengatakan kepada istrinya tentang semua kebenaran yang sudah ia kumpulkan. Sebelum Beauty mendengar langsung dari orang lain, karena itu akan lebih membuatnya semakin sulit untuk memperoleh kepercayaan dari wanita berlesung pipi itu.


Juna tak menyangka, gadis seperti Betty yang menurutnya polos mempunyai cara licik seperti itu hanya demi mendapatkan dirinya.

__ADS_1


Entah apa yang merasuki gadis itu, hingga gadis itu sampai menjatuhkan harga dirinya sendiri demi bisa bersanding dengannya. Padahal gadis itu tahu, Juna sudah menikah bersama Beauty.


...Gaeess, dukung Juna ya. dengan cara like, koment dan vote..😁 Yakin saja, Juna tidak akan mengecewakan kalian kok😘...


__ADS_2