Bodyguard Ku Adalah Kakak Kandung Ku

Bodyguard Ku Adalah Kakak Kandung Ku
Hadiah pertemuan.


__ADS_3

setelah berada di luar toko, nampak beberapa orang berkerumun mencari tau apa yang terjadi, karena tidak biasanya master Law dan master Chun berada di depan umum.


melihat keempat orang yang keluar berjalan beriringan, orang-orang menepi memberi jalan tanpa berani bertanya.


pandangan mereka tertuju pada feri, karena belum pernah melihat nya, apalagi melihat pakaian yang di pakai feri, sangat berbeda jauh dari 3 orang master tersebut, para master memakai pakaian changsan adat cina yang elegan, sedangkan feri memakai pakaian biasa yang terlihat sudah lusuh, walaupun terlihat gagah dan tampan, tapi bisa di bilang kalau ia pemuda yang miskin.


setelah mendekati mobil.


"mana kunci nya?, kau pulang saja duluan pakai taksi" perintah master Herman pada supir yang tadi membawa mereka.


tak berapa lama mobil Mercedes Benz yang di kendarai master Herman meninggalkan tempat tersebut.


"nama mu feri ya? dan dari mana asal mu?" master Law memecah keheningan dalam perjalanan itu.


"iya master, saya feri dari desa x kabupaten A!" jawab feri dengan sopan.


setelah mendengar jawaban feri master Law dan master Chun hanya diam saling menatap.


master Herman memperkenalkan bahwa yang berada di belakang feri adalah master Law, yaitu guru nya, sedang kan yang di belakang nya adalah master Chun, sahabat master Law.


setelah sekitar 20 menit, mobil tersebut berhenti di parkiran sebuah restoran yang mewah, dan terdapat banyak sekali mobil yang juga terparkir, menandakan restoran tersebut banyak pelanggan.


ketika mereka berempat keluar dari mobil, master Chun nampak berbisik pada master Herman, dan master Herman kembali masuk mobil.


"ayo kita masuk!" ajak master Chun.


feri mengikuti 2 master tersebut, sedangkan master Herman menjalankan mobilnya dan meninggalkan restoran, feri hanya diam melihat mobil yang di kendarai master Herman menghilang dari tempat itu.


ketika masuk ke dalam restoran, terlihat para pelayan yang sibuk menghidangkan masakan pesanan dari pelanggan yang lumayan banyak.


"selamat datang master Law, master Chun!" seorang lelaki paruh baya membungkuk hormat pada mereka.


"Risman siapkan makanan untuk kami!" pinta master Chun.


"baik master, segera kami hidangkan!" jawab lelaki yang di panggil Risman tadi.


mereka pun berjalan masuk, Risman menatap feri yang mengikuti kedua orang master yang di kenalnya dengan tajam, karena melihat penampilan feri yang terlihat sangat tidak pantas untuk datang ke tempat seperti ini.

__ADS_1


setelah melewati beberapa ruangan restoran, master Chun membuka sebuah pintu ruangan dengan menggeser nya.


"silakan master Law, feri!" ucap master Chun.


mereka pun masuk ke sebuah ruangan yang cukup besar dengan dekorasi yang mewah, di tengah ruangan terdapat sebuah meja bundar yang besar, dan di kelilingi 10 kursi jati berukir.


master Law dan master Chun duduk, sedang kan feri masih berdiri.


"ada apa feri? ayo duduk!" tanya master Law dengan memberi kode agar duduk di sebelah nya.


"maaf master, seperti nya ini terlalu berlebihan!" jawab feri dengan sopan karena mewah nya tempat tersebut.


"kalau di izinkan biar saya makan di meja luar saja!" pinta feri sopan.


"ha ha ha.. tidak.. tidak.. kau adalah tamu ku feri, jadi jangan sungkan, restoran ini punya ku jadi jangan sungkan!" master Chun tertawa melihat tingkah feri yang sopan.


"baiklah master, maafkan saya!" gumam feri duduk dengan sedikit malu.


master Law menatap feri dan menepuk pundak nya.


"ada hubungan apa kau dengan Nakamura?" master Law bertanya dengan serius.


"bagaimana master Law bisa tau?" tanya feri balik tanpa menjawab pertanyaan master Law.


"ha.. ha.. sudah ku duga, aku sudah melihat rekaman video pertarungan mu kemaren, dan jurus langkah sutra yang kau gunakan adalah salah jurus yang hanya di miliki Nakamura sekarang ini!" master Law menjelaskan dengan gamblang.


melihat raut wajah master Law yang sangat yakin, feri pun menjawab.


"saya adalah anak angkat dari Azuro Nakamura!"jawaban tegas tapi dengan sopan.


"anak angkat?" sahut master Chun dengan tatapan bingung.


"iya master Chun, saya di temukan beliau saat berumur 1 tahun, saya di rawat, di besarkan dan di ajarkan beladiri oleh beliau langsung!" cerita singkat feri menjawab.


"sudah 25 tahun lebih, aku tidak pernah mendengar kabar tentang dia, sekarang aku tau bahwa ia masih hidup!" kata master Law dengan raut wajah mengenang sesuatu.


terdengar pintu di buka, dan beberapa pelayan masuk membawa banyak masakan, dengan meja rak beroda, dan menghidangkan nya di atas meja.

__ADS_1


setelah para pelayan selesai menghidangkan masakan yang terlihat sangat lezat.


"silakan di nikmati!" seorang pelayan mempersilakan untuk menyantap makanan tersebut.


sebelum pintu di tutup oleh pelayan yang mempersilakan tadi, nampak master Herman datang dengan membawa beberapa barang.


"ini pesanan anda master Chun!" master Herman memberikan nya.


"letakkan saja disini!" pinta master Chun agar di taruh di sebuah kursi di sebelah nya yang kosong.


setelah menaruh barang-barang tersebut, master Herman mengambil posisi duduk di sebelah feri.


"ayo.. silakan makan!" pinta master Chun kepada mereka.


mereka semua pun menyantap dengan lahap semua masakan yang ada, master Law dan master Chun nampak tersenyum melihat feri yang sangat lahap menikmati makan siangnya kali ini, karena beberapa kali feri mengangguk-anggukkan kepala setelah menyuap makanan yang ada, yang benar-benar sangat nikmat.


setelah beberapa saat mereka pun selesai menyantap makan siang bersama tersebut.


"oh iya feri, ini terima lah!, ini adalah hadiah pertemuan dari kami untukmu" master Chun menyerahkan barang-barang yang tadi di bawa oleh master Herman.


"apa ini master?" tanya feri dengan sopan dan hormat saat menerima nya.


"aahh.. hanya hadiah kecil dari kami, nanti bisa kau lihat sendiri!" sahut master Chun.


"terima kasih atas makan siang dan hadiah ini!" ucap feri dengan menunduk penuh hormat.


kedua master tersebut hanya tersenyum kecil melihat sikap sopan dari feri.


"Herman akan mengantarkan mu kembali ke toko, karena tadi aku hanya meminta izin untuk mengajak mu makan siang, jadi kembali lah! sampaikan juga terima kasih ku pada Ahlun karena mengizinkan mu!" ucap master Law tegas.


"baiklah master Law, master Chun, terima kasih atas semua nya!" feri berdiri dan menunduk hormat sebelum beranjak keluar dari ruangan itu.


setelah meminta izin master Herman pun menyusul feri yang telah menunggu di luar ruangan tersebut.


dan berjalan bersama meninggalkan ruangan tersebut.


"Nakamura benar-benar mendidik pemuda dengan sangat baik, tidak hanya bela diri tapi juga sikap dan sopan santun berhasil ia tanamkan!" gumam master Law memuji.

__ADS_1


dan master Chun hanya mengangguk setuju dengan pendapat master Law.


__ADS_2