Bodyguard Ku Adalah Kakak Kandung Ku

Bodyguard Ku Adalah Kakak Kandung Ku
Kalian tidak akan menang.


__ADS_3

mendengar tawaran negosiasi feri, bang Dayat jadi menatap pada feri dari ujung kaki sampai ujung kepala.


"ooh.. rupanya kamu ingin bernegosiasi dengan ku ya?, ha.. ha.. ha.., sungguh sesuatu yang menarik!" ucap bang Dayat bersemangat.


kelvin sedikit mendekati bang Dayat.


"aku naikkan bayaran kalian 2 kali lipat bang, asalkan bang Dayat membuat dia cacat seumur hidupnya!" sahut kelvin pasti, karena tidak ingin bang Dayat berpaling dari nya.


mendengar ucapan kelvin yang telah masuk perangkap nya, feri pun mulai sedikit berpikir untuk memprovokasi lagi.


"apakah bayarannya sudah anda terima semua?" ucap feri santai dengan tersenyum mengejek.


"aku akan menerima bayaran setelah pekerjaan ku selesai!" jawab bang Dayat yakin.


karena niat feri untuk melampiaskan kekesalannya jadi dia akan terus memprovokasi keduanya.


"kalau boleh saya sarankan, anda lebih baik meminta bayaran nya 50 persen terlebih dahulu, jadi bisa untuk mengobati cedera yang akan kalian alami nanti nya!" ucap feri dengan tersenyum sinis.


"kau terlalu percaya diri feri, tapi saran mu boleh juga!" sahut bang Dayat dengan tersenyum.


"apakah boleh saya meminta 50 persen di bayar di muka tuan muda?" pinta bang Dayat pasti sambil menatap kelvin.


"sebut kan nomor rekening anda, dan segera hajar dia!" sahut kelvin pasti dengan kesal agar segera melihat feri di hajar.


"bodas.. berikan nomor rekening kita, dan kalian semuanya serang pemuda itu!" perintah bang Dayat dengan lantang setelah menyuruh salah seorang anak buah nya untuk memberikan nomor rekening mereka.


"hiiiiyaaatt..!" seru beberapa orang yang langsung menyerang feri dengan pukulan.


dengan mudah feri menghindari serangan mereka, dan tiba-tiba feri mulai bereaksi dengan membalas menyerang dengan tendangan yang membuat 2 orang langsung terpental, dan 1 lagi di pukul dengan telapak tangan nya, yang membuat ketiga orang tersebut mengerang kesakitan.


melihat ketiga orang nya dengan mudah di hajar feri, bang Dayat tercengang.


"kalian semuanya.. hajar dia!" perintah lantang dari bang Dayat.


semua nya langsung menyerang secara bersamaan.


melihat semua anak buah nya bang Dayat mulai menyerang feri langsung melakukan perlawanan dengan jurus langkah sutra nya.


satu persatu anak buah bang Dayat mulai jatuh terpental karena pukulan keras dari feri.

__ADS_1


"siapa pemuda ini?, bagaimana dia bisa menjatuhkan anak buah ku!" gumam bang Dayat dalam hati dengan terkejut menyaksikan kehebatan feri.


dalam tempo yang singkat, kini anak buah bang Dayat hanya tersisa 8 orang yang masih bertahan, dan mereka mulai ragu untuk menyerang lagi.


"ayo.. tunggu apa lagi?, biar ku bikin cedera kalian semua!" ucap feri serius sambil melangkah dengan tatapan tajam.


anak buah bang Dayat mulai ragu, dan mereka saling menatap.


salah seorang anak buah bang Dayat menggelengkan kepalanya, tanda mereka tidak berani lagi untuk melanjutkan serangan.


kelvin dan teman-temannya mulai terlihat panik karena feri mampu mengalahkan sebagian besar orang-orang suruhan nya.


"kau memang hebat.. tapi aku tidak mempunyai kamus menyerah dalam pekerjaan ku!" ucap bang Dayat serius sambil membuat kuda-kuda untuk menyerang.


"ayo bang.. hajar pemuda sialan itu!" ucap kelvin lantang.


bang Dayat hanya sedikit melirik ke arah kelvin, dan mulai melakukan serangkaian serangan.


beberapa saat feri dan bang Dayat nampak saling serang dengan pukulan mereka masing-masing.


kelvin yang melihat bang Dayat belum mampu menyarangkan pukulan, memberi kode pada teman-teman nya untuk segera ikut membantu.


dan saat feri mendarat setelah melompat menghindari serangan bang Dayat, kelvin mulai mengayunkan ranting kayu tadi dengan sekuat tenaga nya mengarah ke bagian punggung feri.


tapi saat pukulan dengan kayu tersebut seperti akan mengenai punggung feri, tiba-tiba feri menghindari nya dengan berputar di udara.


"buuk.. aaarghh..!" terdengar suara pukulan yang nyaring dan teriakan kesakitan.


tapi yang terkena pukulan kayu dari kelvin tadi bukannya feri, tapi bang Dayat yang terkena pukulan tersebut di bagian dadanya.


bang Dayat yang terkena pukulan dengan kayu tersebut, nampak terjungkal sambil memegangi bagian dada nya yang terlihat sangat sakit akibat pukulan tadi.


kelvin yang melihat serangan nya tadi salah sasaran nampak tertegun sejenak, dan belum lagi dia bereaksi.


"buuk.. aaarghh..!" erangan kelvin yang keras, saat tendangan feri dengan kerasnya mengenai bagian perut nya.


bang Dayat mulai berdiri lagi sambil di bantu seorang anak buah nya.


dan tiba-tiba sebuah mobil Alphard Vellfire berhenti tidak jauh dari kejadian itu.

__ADS_1


master Herman dengan tergesa-gesa keluar dari mobil nya dan mendekati bang Dayat.


"bang Dayat..!" seru master Herman terkejut karena mengenali lelaki berkepala plontos itu.


"Herman.." sahut bang Dayat mengenali dengan suara yang sedikit berat karena sakit di bagian dada nya.


"feri.. cukup!" pinta master Herman dengan tegas.


feri yang masih ingin memukul lagi untuk memberi pelajaran pada kelvin, menghentikan aksi nya karena mendengar ucapan master Herman.


bang Dayat yang mendengar bahwa master Herman mengenali feri, mulai sedikit melangkah untuk mendekati master Herman.


"apa kau mengenal nya man?" tanya bang Dayat serius.


"iya.. dan ku harap bang Dayat jangan terlibat lagi dengan nya, kalian tidak akan menang melawannya bang!" sahut master Herman tegas dengan pasti.


bang Dayat menatap anak buah nya yang terkapar sejenak.


"dia memang hebat.. hanya dengan sekali pukulan saja banyak anak buah ku yang jatuh pingsan dan terkapar tak bisa bangun, memang nya siapa dia?" ucap bang Dayat dengan tatapan penasaran.


"yang pasti dia adalah anak angkat master Law guru ku, aku saja hanya di anggap beliau murid saja, tapi feri, dia di angkat jadi anak karena kehebatan nya yang mungkin setara bahkan melebihi beberapa master yang ada di Jakarta ini!" sahut master Herman pasti.


"apa kehebatan nya melebihi kehebatan mu man?" tanya bang Dayat dengan tatapan penasaran.


"iya bang.. aku hanya bisa bertahan dalam 15 jurus saat itu!" jawab master Herman dengan sedikit berat karena malu.


bang Dayat hanya mengangguk mengiyakan perkataan master Herman.


feri nampak melangkah mendekati master Herman.


"dari mana kakak mengetahui saya ada disini?" tanya feri dengan tegas.


"aku hanya kebetulan lewat, dan tidak sengaja melihat pertarungan kalian!" jawab master Herman dengan sedikit ragu.


"apa ayah Law yang meminta mu mencari ku?" tanya feri dengan alis berkerut serta tatapan tajam.


master Herman terdiam mendengar pertanyaan itu, karena feri mengetahui kalo ia tadi berbohong.


kelvin mencoba bangkit, dan keempat orang temannya pun membantu nya.

__ADS_1


"hei tuan muda sombong.. kali ini kau ku ampuni, tapi kalau ku dengar lagi kau bersikap arogan pada orang lain, lain kali akan ku buat kau menyesal seumur hidup mu!" bentak feri lantang pada kelvin.


__ADS_2