
Tidak semua media dan akun media sosial bersifat buruk atau tidak akurat. Namun, ketika menghadapi situasi yang kontroversial seperti ini, penting untuk selalu memeriksa sumber informasi dan mencari berita dari beberapa sumber yang terpercaya.
Beberapa orang yang mengenal Abiyasa di masa lalu dan percaya bahwa Abiyasa bukanlah sosok yang buruk seperti yang diportray media massa, muncul untuk membela dan menerangkan tentang sosok Abiyasa menurut mereka.
Mereka merasa bahwa Abiyasa sedang dibenci tanpa alasan yang jelas dan merasa perlu membela atau memberikan dukungan kepada Abiyasa.
Dalam situasi seperti ini, dukungan publik sangat penting untuk mempertahankan reputasi Abiyasa. Dengan adanya dukungan publik, Abiyasa dapat membuktikan bahwa dia tidak bersalah dan memperoleh kembali kepercayaan para investor dan klien yang sebelumnya menaruh kepercayaan pada perusahaannya.
@Herimandala: "Saya tidak pernah bertemu dengan Abiyasa selama bertahun-tahun, tapi saya masih ingat bagaimana dia membantu saya saat saya mengalami kesulitan di masa lalu. Saya yakin bahwa dia bukanlah sosok yang buruk seperti yang diportray media massa."
@Indahmun: "Saya pernah diberi kesempatan oleh Abiyasa untuk bekerja di perusahaannya, beberapa waktu lalu dan dia selalu memperlakukan saya dengan baik. Saya tidak percaya bahwa dia bersikap curang atau tidak bertanggung jawab terhadap perusahaannya."
Akun-akun yang muncul dan membela seperti ini bisa membantu memperkuat citra positif Abiyasa di mata publik, terutama karena dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kredibilitas dan reputasi baik di mata masyarakat. Meskipun tidak dapat membuktikan kebenaran atau kecurangan yang dilakukan oleh Abiyasa, setidaknya dukungan ini dapat membuka ruang untuk pemikiran yang lebih kritis dan obyektif dalam menghadapi kasus yang dihadapi oleh Abiyasa dan perusahaannya.
Akhirnya, karena banyak sekali akun-akun yang membahas soal Abiyasa, sosoknya menjadi seseorang yang dicari. Apalagi rumor mengatakan bahwa, Abiyasa adalah seorang laki-laki dewasa yang gagah dan tampan. Tak kalah dengan sosok Aji sebagai kakaknya, yang dikenal sebagai seorang pengusaha sukses tapi juga Players.
'Aku belum pernah bertemu dengan sosok Abiyasa dalam kehidupan nyata. Tapi sepertinya, dia bisa digambarkan sebagai seorang pangeran yang gagah.'
'Mungkin dia seperti pangeran William atau pangeran Henry dari kerajaan Inggris?'
'Mungkin seperti Yudhistira, dalam tokoh pewayangan Pandawa Lima.'
__ADS_1
'Wah, andai dia bel beristri... aku mau!'
Sosok Abiyasa yang sedang trending topik, akhirnya banyak dicari oleh orang-orang yang ingin membuktikan rumor mengenai tampilannya yang gagah dan tampan serta membandingkan dengan sosok Aji.
Sebagian orang tertarik untuk mencari tahu lebih banyak tentang Abiyasa, karena popularitasnya yang tiba-tiba meningkat. Mereka memperhatikan setiap detail yang diungkapkan oleh media massa atau sumber lainnya, untuk memahami siapa sebenarnya Abiyasa dan apa yang membuatnya begitu menarik bagi publik.
Namun, di sisi lain, popularitas Abiyasa ini akhirnya menimbulkan gosip dan spekulasi yang tidak berdasar. Rumor mengenai tampilannya yang tampan dan gagah, hanya menciptakan citra yang glamor dan seolah-olah Abiyasa adalah sosok yang sempurna. Ini tidak ada kaitannya dengan kepribadian atau integritas Abiyasa sebagai seorang individu.
Tentu saja, situasi ini memicu reaksi yang beragam dari orang-orang yang mengenal Abiyasa secara pribadi. Beberapa dari mereka merasa terganggu oleh popularitas tiba-tiba yang diraih oleh Abiyasa, terutama jika hal itu berkaitan dengan isu-isu yang sensitif dari masalah sebelumnya, yaitu penggelapan uang di perusahaan dan perselisihan keluarga. Namun, di sisi lain, orang-orang ini merasa tergerak untuk membela Abiyasa dan mengungkapkan sisi lain dari cerita yang tidak terlihat oleh publik.
***
"Mas Abi, mas!"
Ajeng yang membuka sosial media miliknya, terkejut dengan pemberitaan tentang suaminya yang viral. Dia merasa sangat tertekan karena banyak sekali akun cewek-cewek yang membahas tentang Abiyasa. Dia mengeluhkan kondisi ini, dengan apa yang dia miliki saat pertama menjadi istrinya abiyasa. Dia dengan mudahnya menikah bersama dengan Abiyasa, karena perjodohan sebagai tebusan hutang. Tapi setelah semuanya baik-baik saja dan dia bersama Abiyasa saling mencintai, godaan dan juga ujian selalu saja datang silih berganti.
"Ada apa, sayang?" tanya Abi yang datang karena panggilan istrinya.
"Mas Abi, kamu tahu tentang semua perbincangan di media sosial tentang kamu?" tanya Ajeng melotot.
"Iya, sayang. Aku juga baru tahu tentang itu dari Indra. Maaf, aku sangat menyesal tentang semua itu. Tapi, Indra akan melakukan pembersihan."
__ADS_1
Ajeng menghela nafas berat. "Hhh... Aku merasa sangat tertekan dengan semua itu. Aku tidak tahu bagaimana caranya untuk menghadapinya."
Abiyasa tersenyum dan mengelus rambut Ajeng. "Aku tahu sayang, dan aku juga merasa sangat tertekan dengan situasi ini. Tapi aku janji aku akan berusaha untuk memperbaiki semuanya."
"Aku tahu kamu tidak bisa mengontrol apa yang orang lain pikirkan atau katakan tentang kamu, mas Abi. Tapi aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku masih mencintaimu dan ingin bersamamu."
Sepertinya Ajeng sedang dalam keadaan cemburu. Dia berusaha untuk menyakinkan Abiyasa, dengan apa yang dia miliki untuk suaminya.
Abiyasa mengangguk. "Terima kasih sayang, itu sangat berarti bagiku. Aku akan melakukan apa pun untuk memperbaiki situasi ini dan membangun kembali hubungan kita. Kamu tidak perlu cemas, ya."
Ajeng mengangguk lemah. "Aku percaya kamu, mas Abi. Kita bisa melewatinya bersama-sama. Dan aku akan selalu menjadi sumber dukungan dan kekuatan untukmu."
"Terima kasih, sayang. Aku sangat beruntung bisa memiliki istri seperti kamu."
Cup
Di akhir kalimatnya, Abiyasa mengecup kening Ajeng dengan penuh kasih. Dia tidak mau jika Ajeng banyak pikiran dan akhirnya ketakutan. Itu bisa membuat Ajeng kembali merasakan traumanya yang baru saja sembuh.
Ajeng merasa sangat beruntung memiliki Abiyasa sebagai suaminya. Abiyasa adalah sosok yang sangat mencintainya dan selalu mendukungnya dalam segala hal. Dia tidak ingin kehilangan Abiyasa dan bersumpah untuk terus mendukungnya, meskipun banyak sekali godaan dan cobaan yang datang dalam kehidupannya. Ajeng berjanji untuk selalu membela Abiyasa dari segala tuduhan dan rumor yang tidak benar.
'Aku harus bisa belajar untuk mengelola emosi dan tidak terbawa oleh situasi ini. Aku menyadari bahwa aku tidak bisa mengontrol apa yang orang lain pikirkan atau katakan tentang mas Abi. Yang bisa aku lakukan adalah memfokuskan pada diriku sendiri dan memperkuat hubunganku dengan mas Abi.'
__ADS_1
'Aku akan terus belajar untuk menghargai dan mendukung suamiku dalam setiap situasi, termasuk situasi yang sulit seperti ini. Aku tahu bahwa mad Abi juga merasa tertekan dengan situasi ini, dan aku ingin menjadi sumber dukungan dan kekuatan baginya.'
Ajeng paham bahwa dunia pernikahan akan banyak sekali cobaan. Tidak ada jalan yang lurus dan mulus, meskipun itu adalah jalan tol sekalipun. Ajeng sadar dan berjanji untuk tetap ada di samping suaminya, dalam situasi dan keadaan apapun.