Cerita Cinta Bersamamu

Cerita Cinta Bersamamu
100. Cerita Cinta Bersamamu


__ADS_3

"Hai Ga.. Maaf aku udah ada janji. Lain kali ya." Anna menolak permintaan Gaga dengan halus.


"Sama Shane?."


"Oh.. iya." Anna tersenyum.


"Kalian balikan? Tadi aku dengar ada yang nggosipin kalian berdua." Gaga terdengar ingin tahu tentang hubungan Anna dan Shane.


"Ehh.. kok bisa ada yang nggosipin?."


"Tadi pagi kalian berdua makan bareng deket kantor? Kayaknya ada karyawan yang tau." ucap Gaga.


"Waduuhh.. " Anna terlihat gusar.


Kemudian mereka berdua berjalan keluar kantor bersama-sama. Mereka berjalan sambil mengobrol. Kemudian Gaga melambaikan tangan ke Anna dan berlalu pergi.


Dari kejauhan, ada mobil yang berhenti di pinggir jalan serta Shane menatap Anna dan Gaga yang sedang bersama-sama.


"Dia lagi, dia lagi."


Shane menghela nafas panjang, dan melambaikan tangan ke Anna. Anna yang melihat Shane, langsung berlari-lari kecil menuju ke arahnya.


"Udah lama nunggu?." tanya Anna.


"Gak kok.. Baru aja parkir tadi. Mo makan dimana?." tanya Shane.


"Sebenernya aku mau liat apartemen deket kantor. Papa udah ijinin aku tinggal dekat kantor biar gak capek."

__ADS_1


"Boleh, aku antar." ucap Shane dengan senang hati.


Mereka berdua menuju ke apartemen yang di maksud oleh Anna. Kebetulan jarak apartemen dengan kantor tidak begitu jauh.


Mereka bertemu dengan pemilik apartemen. Kemudian mereka melihat-lihat isi apartemen dengan detail.


"Kayaknya ini aja deh. Dalemnya simple dan gak terlalu banyak barang, deket kantor juga." gumam Anna.


"Kamu suka?." tanya Shane.


Anna mengangguk senang, "Aku mau bayar DP dulu. Kamu tunggu sini ya."


Setelah itu Anna menyelesaikan semua urusan dengan pemilik apartemen. Kunci apartemen sudah di tangannya.


"Ahhh legaa.. Tinggal beberes dan bersih-bersih. Minggu depan udah bisa di tempati." ucap Anna dengan senang.


"Cari yang agak jauh aja ya. Please!! Aku tadu dengar dari Gaga kalo sudah ada yg nggosipin kita." pinta Anna dengan nada memelas.


"Emang kenapa kalo ada yang nggosipin kita? Bukankah memang kita lagi dekat lagi? Ada yang salah, Anna?." Shane langsung cemberut.


"Keliatannya kamu dekat dengan Gaga."


"Udah kujelasin kan Shane. Aku baru ngantor hari ini. Kalo tiba-tiba sudah ada gosip aku dekat sama salah satu cowok di kantor, yang ada orang gak liat prestasiku tapi malah ngeremehin aku dong."


Mereka berdua mulai berdebat hal yang tidak penting, "Kamu tau kan aku udah temenan lama sama Gaga."


"Ya tau. Tapi tetep aja aku gak suka kamu dekat sama dia."

__ADS_1


"Shane..."


Beluk selesai Anna berbicara, Shane sudah memotong omongannya, "Dia atasanmu, satu ruangan sama kamu. Dan dia masih suka sama kamu."


"Lantas kenapa?." Anna bertanya dengan nada yang mulai tinggi.


"Aku gak suka!!!!."


"Trus? Kamu kan bukan siapa-siapaku!!." tegas Anna.


Shane tersentak, dan langsung mengepalkan tangannya tanda dia sedang marah.


Anna menyadari hal itu, lalu dia langsung mengalihkan pembicaraan, "Ayo kita makan. Kita makan di sebrang jalan itu aja."


Anna menarik tangan Shane dan mengajaknya makan malam di sebuah cafe di sebrang jalan apartemennya.


"Selamat datang kak. Silahkan duduk." Sapa karyawan cafe dengan ramah.


"Pesan spaghetti carbonara dua, sama ice americano dua ya." Anna langsung memesankan menu untuk dirinya dan Shane.


Amarah Shane rupanya sudah reda dan dia tersenyum lagi kepada Anna, "Rupanya kamu masih hafal kesukaanku. Aku senang."


Anna tersipu malu, "Gak mungkin lupa."


Kriinggg kriiinggg....


Ponsel Anna berbunyi, kemudian Anna menjawabnya, "Iya Ga.. Ada apa?."

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2