Cerita Cinta Bersamamu

Cerita Cinta Bersamamu
12. Cerita cinta bersamamu


__ADS_3

Shinta langsung duduk di atas Ray. Ray terkejut dan tidak bisa berbuat apa-apa. Sedang Shinta segera merangkul Ray dan mendaratkan ciuman lagi ke bibir Ray, dia tidak peduli dengan Ray yang hanya diam saja. Gadis tengil itu terus saja menciumi bibir Ray 'Stop Shin.... sudah jangan kamu terusin.' Ray berteriak tidak tahan karena kelakuan Shinta yang beringas.


Shinta berhenti dan berjalan keluar dari ruangan itu 'Aku pergi, bye sayaaang.' Ray hanya bisa menarik nafas panjang. Shinta menaiki mobilnya dan segera menelpon seseorang 'Sayaaaang, aku menuju ke hotel.. see u muaachh.' Rupanya Shinta menelpon seorang laki-laki dan berjanji bertemu di hotel.


Sesampai di hotel, Shinta langsung menuju kamar 119. Shinta mengetuk pintu kamar hotel, seorang laki-laki kekar dan macho tampak membukakan pintu kamar untuk Shinta. Shinta menghambur memeluk laki-laki itu 'I miss you sayaaang.' Dia memeluk dan menciuminya 'Aw aaaawww... Shinta sayang, kamu haawwt sekali, aku kangen kamu.' Shinta tertawa genit 'Kamu tau kan sayang, susah sekali ketemu kamu beberapa hari ini. Kamu selalu sibuk dengan kerjaan kamu, kamu sulit dihubungi.' Terdengar suara manja Shinta 'Maaf sayang, aku sibuk banget ngurusin bisnis, istriku juga lagi di sini. Jadi aku gak bisa bebas gerak.'

__ADS_1


Shinta cemberut manja, 'penting aku atau istrimu?.' goda Shinta. 'Kamu tau kan cuma kamu yang bisa buat aku bahagia dan melayang-layang Arnold. Harusnya kamu cari alasan biar kita bisa sering ketemu.' Arnold memeluk Shinta erat seraya berkata 'Istriku cuma dua minggu di sini, next week dia bakal balik ke Europe ngelanjutin kuliah. Jadi aku bisa sama-sama kamu terus sayangku.' Mereka kemudian bercumbu di dalan kamar hotel itu.


Di tempat lain, Anna enggan untuk pulang ke rumah. Dia masih saja pergi berdua dengan Allia. Menikmati waktu main berdua bersenang-senang dengan Allia untuk melupakan kegundahannya. 'Udah jam 7 Al, waktunya zumbaa.. Ayok kamu ikut ya. Aku bayarin deh.' Allia tertawa riang 'Kalo dibayarin mah aku langsung tancap gas maulah An.. hahaha.'


Setelah zumba, Anna dan Allia duduk-duduk di sebuah cafe untuk sekedar melepas dahaga. 'An.. udah ak bookingkan villa. Nanti weekend kita jadi ya. Aku udah ajak Shane, Niko, Arthur, Raya, Sabrina. Kita senang-senang sekaligus healing.. hahahaa.'

__ADS_1


Anna tersenyum lebar 'Kamu memang sahabat sejatiku Allia cantiiikk.. I lop u pul.' Mereka berdua tertawa tak henti-henti. Tiba di rumah Anna menuju kamarnya. Dia melihat adiknya duduk di ruang keluarga, 'Kak.. tadi di cari kak Ray tuh kesini.' Anna kaget 'Trus.. kamu bilang apa?.' Adik Anna menjawab pertanyaan Anna dengan jutek 'Yaaaaa mene ketehek.. Mama yang nemuin, tuh tanya mama aja.' Anna menimpali adiknya dengan ketus juga 'Ogah.. aku mau masuk kamar. Weeeekk..' Anna melempar bantal ke adiknya lalu segera kabur ke kamarnya.


Anna heran kenapa Ray tiba-tiba ke rumah dan tidak menelponnya terlebih dahulu. 'Aaaaahhhh, aku capek sekali hari ini.. Aku malas mandi.' Anna mengambil handphonenya hendak membuka-buka Instagram..Dia hendak mencari nama Instagram tunangan Ray. Kemudian sebuah pesan dari nomor yang tidak dikenal Anna masuk, pesan itu berbunyi 'Segeralah putus dari Ray, dia tunanganku!!!!!.'


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2