Cerita Cinta Bersamamu

Cerita Cinta Bersamamu
31. Cerita cinta bersamamu


__ADS_3

Shane mengedipkan sebelah matanya ke Anna sambil menjawab telepon dari Isha. Anna reflek langsung menabok lengan Shane, 'Awww...'


'Kenapa Shane? Siapa cewekmu? Secepat itu kamu berpaling Shane', Isha memberondong Shane dengan pertanyaan-pertanyaan.


'Sudah ya Sha, aku tutup dulu', Shane yang masih menyimpan sakit hati terhadap keputusan Isha langsung menutup telepon.


Shane mendesah pelan, lalu mengalihkan kegundahannya dengan cara menyeruput kopinya.


Anna mendekapkan kedua tangannya ke tubuhnya sendiri, 'Brrrrr... dingin'. Lalu Shane dengan sigap langsung melepas jaket yang dipakainya dan memakaikan ke tubuh Anna.


'Makanya kalo dingin itu.pake sweater ato jaket, ini kamu malah pake kaos oblong sama celana pendek doang An', Shane menggerutu mengomeli Anna.


Anna tertawa mendengar omelan Shane, 'Hahahaha...kamu bisa ngomel ternyata'.


'Bisalah.. namanya juga manusia, kalo lagi gak enak hati pasti ngomel', Shane memandangi Anna yang sedang tertawa.


'Cantik', gumam Shane pelan.


'Apa kamu bilang Shane?'.

__ADS_1


Shane langsung membuang muka, dan mengalihkan pandangannya ke depan, 'Ahh enggak'.


Shane merasakan pipinya panas lagi, merasakan ada sesuatu yang aneh dan tidak biasa pada dirinya. Tapi Shane masih belum tahu apa yang aneh pada dirinya.


Malam telah tiba. Suara katak bersahutan dengan jangkrik di iringi dengan suara hujan yang lumayan deras. Shane telah terlelap dalam tidurnya. Sementara Anna masih belum bisa memejamkan mata.


Dia membolak balikkan badannya ke kanan dan ke kiri, kadang tengkurap, lalu telentang. 'Dia bilang aku cantik?? Aku gak salah denger kan??'


Ternyata Anna mendengar suara Shane tadi yang sedang memujinya. 'Ahhh..aku salah denger paling, gak mungkin kan Shane bilang gitu sama aku'.


Anna tetap tidak percaya apa yang telah di dengarnya dari mulut Shane. Lama kelamaan Anna tertidur juga.


Malam yang dingin dan suara hujan menemani tidur dua pemuda pemuda pemudi tersebut.


Kemudian datang pelayan resto mengantarkan buku menu, wanita itu membolak balik buku menu, 'Apa menu favorit di sini?' Tanya wanita itu ke pelayan resto.


'Wagyu tenderloin dan salmon steak kak', pelayan itu menunjukkan menu favorit di resto tersebut.


'Oke, pesen wagyu tenderloin satu, salmon steak satu, tambah tiramisu, trus mango peach dua ya', wanita itu memesan beberapa menu.

__ADS_1


'Siap kak, di tunggu pesanannya, akan kami antar', Pelayan itu segera berjalan masuk.


Kriingg.. kriiinggg... Wanita itu mengangkat teleponnya, 'Haloo ma, aku masih di luar. Nunggu Shane, kalo urusan selesai aku pulang'.


Ternyata wanita itu adalah Isha, mantan pacar Shane. Isha melihat jam tangannya, 'Dia terlambat', gumam Isha.


'Haii', seseorang menyapa Isha dari belakang. Dengan sumringah Isha menoleh dan segera memeluk pemilik suara tersebut, 'Shaaanee.. I miss u.'


Shane rupanya kelihatan risih dengan pelukan Isha, lalu Shane segera melepas pelukan Isha dan duduk di kursi.


Isha menyadari bahwa ia telah di tolak okeh Shane, tapi Isha tidak mau menunjukkan wajah kecewanya, 'Aku kangen kamu Shane. Ohh ya udah kupesenin steak kesukaan kamu', mata Isha berbinar-binar.


'Kamu mau ngomong apa Sha? Waktuku cuma sebentar, aku harus ngampus', belum selesai Shane bicara tiba-tiba handphone Shane berbunyi.


'Ya Anna.. aku masih ada perlu, nanti aku jemput di rumahmu ya', seketika Isha langsung menunjukkan wajah tidak suka.


'Kenapa kamu jemput Anna, Shane?', Shane hanya diam dan tidak menjawab pertanyaan dari Isha.


Isha meneruskan kembali bicaranya, 'Aku pengan kita balikan Shane, seperti dulu. Aku sudah memutuskan untuk tinggal di sini lagi. Aku pengen lebih deket sama kamu'.

__ADS_1


Shane terkejut dan tidak percaya dengan apa yang didengarnya.


BERSAMBUNG


__ADS_2