Cerita Cinta Bersamamu

Cerita Cinta Bersamamu
28. Cerita cinta bersamamu


__ADS_3

'Kok tau aku di sini?' , tetap saja Anna mengoceh meskipun Shane belum memberi jawaban.


Shane hendak mencoba menjawab, tapi Anna kembali berbicara, 'Duhh jauh loo ke sini, ngapain coba!!!'.


'Annaa.. temenmu mau jawab tapi kamu ngomong terus hahaha... kasih kesempatan jawab dong, kasian tuh', Oma Anna langsung mengomeli cucunya.


Shane hanya tertawa melihat kehebohan duo nenek dan cucu, 'Gak papa nek'. Setidaknya Shane lega Anna sudah kembali ceria.


'Opa sama oma ke belakang dulu ya, kalian silahkan ngobrol temu kangen', Opa tersenyum ke Shane dan segera mengajak Oma ke belakang.


'An.. Gak papa?? Ngapain kabur kesini?, Shane menggoda Anna.


'Ihhhhh...gak kabur tapi self healing', Anna berusaha mencari alasan agar tidak di olok-olok Shane.


Nada dering handphone Shane tetiba berbunyi, Shane menatap layar handphone-nya lama. Rupanya Anna penasaran, dan tiba-tiba Anna mencoba melihat siapa yang telepon.


'Haaahh... Isha? Udah balikan kamu Shane?'. Anna penasaran dengan jawaban Shane.


'Ohh enggak, dia lagi pulang ke Indo, mau ketemu katanya', Shane menjawab dengan rasa malas-malasan.


'Ya gak papa.. temuin aja, sapa tau bisa clbk ciyeee', goda Anna kepada Shane.

__ADS_1


'Gak mau.. udah kututup. Masih sakit kalo inget tiba-tiba dia mutusin aku', Shane mencoba mengalihkan mata sedihnya dari Anna, mencoba berpura-pura tegar.


'Kamu kenapa putus?' , Shane juga mencoba mengalihkan pembicaraan.


'Lohh kok jadi aku yang kamu interogasi sih, Aku udah ikhlas kok, biarpun dia nyakitin aku, tapi aku gak akan bales. Suatu saat pasti ada balasan sendiri buat dia sama cewek itu'.


Anna sudah kelihatan lebih ikhlas dibanding hari-hari kemarin. 'Good job Anna'. puji Shane..


'Jalan-jalan yuk, di sini banyak view bagus', Anna menggandeng tangan Shane mengajaknya jalan-jalan disekitar rumah.


'Biasanya dulu kalo aku lagi galau, lagi sedih suka jalan-jalan nikmatin view sawah, sungai gini Shane, lumayan bikin hati adem', Mereka berjalan menuju sawah dan sungai yang ada di belakang rumah Opa-nya Anna.


'Yaa...memang bikin adem hati yang galau, kayak kita', Shane tertawa karena merasa senasib dengan Anna.


'Aduuhhh...aduuuhhhh', erang Anna karena merasa mulai akan jatuh.


Shane yang melihatnya langsung setengah berlari menangkap Anna, dan bruuukkk... bruuukkkk...


Lalu mereka berdua jatuh, Anna jatuh di pelukan Shane. Untuk sesaat mereka berdua bengong dan kaget.


'Ohhh.. auughhh, aduhhh ..maaf Shane. Aku gak sengaja', Anna tersipu malu dan pipinya juga merona merah.

__ADS_1


Anna membantu Shane berdiri, 'Shaaaneee.. kamu gak papa? Aduuhh maaf yaa, maaf'


Anna juga bergumam lirih, 'Ohhh noo..kenapa aku harus jatuh di atas Shane sih, auughhh bikin malu', Anna menyalahkan dirinya sendiri.


'hahahaa... gak papa An, namanya juga gak sengaja, musibah kepeleset hahaha', Shane mencoba menutupi dirinya yang sedang deg-deg an dan grogi.


Entah kenapa di matanya, Anna yang sekarang lebih cantik dari Anna yang dulu. Tiba-tiba pipi Shane merah merona, dia sedikit melirik Anna yang sedang membersihkan sisa-sisa tanah yang menempel di bajunya.


'Kubantu bersihkan ya An', Shane mencoba menawarkan diri untuk membantu membersihkan baju Anna.


'Ohhh... gak usah Shane, tuuhh liat baju sama sepatumu juga kotor', Anna menunjuk bajud an sepatu Shane yang memang kotor.


Mereka berdua duduk di tepi sungai sambil membersihkan kotoran di baju mereka. Hari sudah sore, mereka menunggu sunset di belakang rumah Opa.


'Anna..' panggil Shane. 'Hemmm..' Anna menjawab. Mereka berdua saling memandang satu sama lain. 'Boleh minta tolong gak? Tapi ini cuma minta tolong aja. Aku gak maksa kamu untuk mengiyakan permintaanku'.


'Haah.. apa!??', kata-kata Shane membuat Anna jadi penasaran.


'Kalo Isha menggangguku lagi, aku minta tolong jadilah pacarku'


Daun yang di pegang Anna langsung terjatuh, Anna melotot ke Shane dan seakan tidak percaya dengan yang Shane katakan, 'Haaaaaahhhh.....!!!???'.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2