Cerita Cinta Bersamamu

Cerita Cinta Bersamamu
27. Cerita cinta bersamamu


__ADS_3

Shane melamun dan dikejutkan oleh panggilan Isha, 'Shane.. kamu denger aku kan?'.


'Ya.. ak denger, maaf Sha aku sekarang masih sibuk, aku tutup ya'. Tuuutt...tuttt..tuutttt, tanpa menunggu balasan Isha, Shane langsung menutup telepon.


Kriiingg...kriiinggf, Shane terhentak dan terkejut mendengar handphone-nya berbunyi lagi, dia melirik ke handphonenya, dan lega karena yang menelpon bukan Isha melainkan Arsy.


'Haloo dek.. Anna dimana?' Tanpa basa basi Shane langsung menanyankan keberadaan Anna kepada Arsy.


'Lahh kak Shane langsung nodong..hahaha ehh lagi nyepi dia kak, lagi patah hati'. Arsy sedikit menyindir kakaknya.


Shane makin penasaran, 'Haa.patah hati dek?'.


'Looo... kan udah bubar sama kak Ray. Kak Shane gak tau emangnya?' nada suara Arsy terdengar heran.


'Ohh.. kayaknya Anna belum cerita dek. Trus sekarang Anna dimana? Dari kemarin nomornya gak aktif'.


'Eheeemmm... kakak kawatir yaa sama si gendut, ehhhh sekarang udah turun banyak ding bb nya hahaha.. Mau ku kasih alamat kak Anna sembunyi ta?' Arsy menawarkan diri memberikan alamat tempat Anna berada.

__ADS_1


'Boleh dek, kirim ke WA aja ya, mau aku samperin. Tapi jangan bilang Anna kalo aku ke sana ya'. Shane memohon kepada Arsy.


'Baiklah.. ihhh kak Shane nih berasa pacarnya kakakku deh, perhatian banget hehe.. Kak Anna lagi dirumah Opa ku, cuuss ke sana aja'. Arsy memberitahu Shane dengan jelas, dia mengirim alamat ke Shane.


'Anna...Anna rupanya kamu kabur karena patah hati ckckckck... Ngapain sih pake kabur segala' Shane memutuskan untuk langsug menuju ke tempat Anna.


Rupanya perjalanan Shane memakan waktu hampir 2,5 jam untuk sampai ke tempat Opa Anna. Anna melarikan diri ke pedesaan untuk menenangkan diri.


Shane sempat bertanya ke beberapa penduduk asli desa tersebut dimana alamat itu. Lalu penduduk desa itu membantu Shane dengan mengantar Shane ke tempat kakek Anna.


Kemudian di belakang rumah terdapat sungai dan sawah. Rumah tersebut juga memiliki halaman yang sangat luas. Kakek Anna merupakan orang yang kaya dan di segani di desa tersebut.


Shane turun dari mobil dan mengucapkan terima kasih kepada penduduk yang telah mengantarnya. Kemudian Shane mengetuk pintu depan.. Tookk...Toook... Toookkk...


Nampak laki-laki yang sudah sepuh membukakan pintu untuk Shane. 'Yaa... cari siapa nak?' , sapa laki-laki sepuh tersebut.


Shane rupanya ingin berbasa-basi terlebih dahulu, 'Maaf kek... apa benar ini rumah kakeknya Anna?, Saya Shane teman Anna'.

__ADS_1


Kakek langsung terkesima karena Shane begitu sopan dengannya, 'Ohhh iya nak.. saya kakeknya Anna. Ayo mari masuk dulu'.


Kakek mengajak Shane untuk masuk ke dalam rumah, dan mempersilahkan Shane duduk di ruang tamu, 'Anna masih ngantar sepupunya ke rumah tantenya, sudah dari tadi, mungkin sebentar lagi sudah pulang nak. Tunggu di sini dulu ya nak'.


Kakek bergegas masuk ke belakang, kemudian muncul nenek membawa teh hangat untuk Shane, 'Owalaaa ini temannya Anna, teman apa nak?'.


Jiwa kepo nenek meronta-ronta rupanya, nenek penasaran kenapa Shane bisa sampai ke desa ini, 'Oh perkenalkan saya Shane nek, teman kuliah Anna, tadi dikasih tau dek Arsy kal Anna sedang berlibur ke sini'.


Nenek tersenyum sumringah dan mereka berbincang-bincang. Kakek dan Nenek Anna sangat senang ada tamu di rumah mereka.


'Opaaa... aku pulang' , Suara renyah itu adalah milik Anna, dan ketika Anna masuk ke dalan rumah, Anna terkejut sudah melihat Shane duduk manis di ruang tamu bersama kakek neneknya.


'Shaneeeee.... ngapain kesini?'.


Shane hanya tersenyum mendengar kata-kata Anna.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2