
Anna mengemas semua barangnya ke dalam koper warna merah. Dia memakai celana jeans, dengan atasan blazer hitam, dan memakai sneakers. Anna merias wajahnya dengan make up soft ala artis korea. Dia menghadap ke kaca dan bergumam 'Wooowww... ternyata aku cantik juga yaa.. hihii'. Anna memuji dirinya sendiri di depan kaca.
Kemudian Anna turun dari kamarnya yang berada di lantai dua. Anna mengetuk pintu kamar Mamanya 'Mama.. Anna berangkat dulu ya.. Udah dijemput Shane.' Mama muncul dari balik pintu 'Cuma Shane aja yang jemput sayang?.' Anna tertawa 'Iya ma, Shane sama Niko kok. Allia sama yang lainnya nunggu di kampus.'
'Hati-hati sayang, tidurnya jangan malem-malem loh.. Cepet pulang.' Anna kembali tertawa 'Yaaah mama.. Anna kan belum berangkat. Oke ma.. See you mama sayang.' Allia mencium tangan mama dan melambaikan tangannya. 'Haiiii Shane, Niko.. Makasih yaa udah jemput.' Anna tersenyum manis.
__ADS_1
'It's okay Anna, kebetulan rumah kita searah kan.' Shane menimpali Anna dengan kalem. Niko melirik Shane 'Lu kenapa jadi kalem Shane. eheeemm...' Shane melotot 'Apaan sih Nik.. hahahaa.. '
Anna masuk ke mobil dan mereka pergi menuju ke kampus untuk menjemput Allia dan yang lainnya. 'Nik..puterin lagu yang gak melow donk.' Anna request ke Niko, 'Napa luu An, lagi galau apa lagi marahan sama Ray.' Anna tertawa riang, 'Tau aja kamu Nik, cenayang yaaa... ' Anna kembali tertawa. 'Eh hari ini lu cantik banget An, tumben dandan agak menor.' Anna langsung menimpali Niko, 'Yeeee.. kalo bilang cantik mah cantik ajaaaa... gak usah ada embel-embelnya Niikk..' Anna mencubit lengan Niko, mereka bertiga tertawa bersama.
Allia, Raya, dan Sabrina rupanya sudah menunggu di kampus, 'Raya, Sabrina... kalian nanti naek mobil sama Arthur ya. Bentar lagi Arthur sampe. Nih walkie talkie nya kalian pegang ya, biar ntr gak kesasar.' Raya dan Sabrina mengangguk, 'Oke, siap bosss.. Aku udah bawa camilan banyak, bawa kompor portable, biar nge grill bareng-bareng.. asoooyyy lahh.' Seru Raya sambil lompat-lompat kecil. Sabrina dan Allia hanya tertawa mendengar celoteh Raya, 'Laahh.. kamu emang gak bisa jauh dari camilan-camilan.. percayaaa... hahaha.'
__ADS_1
Dari kejauhan, nampak mobil mewah Arthur melaju dengan kencang menuju titik mereka berkumpul. Arthur turun dari mobil dan segera menyapa teman-temannya. 'Heeyyyy teman-teman.. maaf lama. Macet.' Arthur mencuri-curi pandang ke Allia sebentar. Arthur memang sudah lama naksir ke Allia, tapi Allia rupanya tidak peka dan hanya menganggap Arthur sebagai teman saja. Arthur memiliki perawakan yang segar dan berkulit putih serta memakai kacamata. 'Selalu telat deh.' Allia menggerutu ke Arthur, Arthur hanya tersenyum dan meminta maaf ke Allia.
'Gaeesss...dengerin ya, Nanti mobilnya Shane di isi Shane, Niko, Anna dan Aku. Sedang mobil Arthur di isi Raya, Sabrina dan Arthur. Walkie talkie udah ku kasih ke Raya. oke... let's go gaeesss...' Allia menerangkan dengan jelas ke teman-temannya. 'Oke, siap bos.' Sahut mereka.
Kemudian mereka berangkat menuju ke wilayah hutan pinus untuk staycation bersama.
__ADS_1
BERSAMBUNG