Cerita Cinta Bersamamu

Cerita Cinta Bersamamu
98. Cerita Cinta Bersamamu


__ADS_3

Semua yang keluar dari mulut Shane membuat Anna seperti tersihir dan terdiam. Anna hanya mengikuti apa kemauan Shane.


Baru ketika sampai di rumah, Anna bingung kenapa dia sama sekali tidak protes kepada Shane, padahal mereka sudah putus sejak dua tahun lalu.


****


Alarm jam Anna berbunyi sekitar pukul 5 pagi hari. Anna langsung terbangun dan excited karena hari ini adalah hari pertamanya bekerja.


Buru-buru dia untuk mandi, kemudian berganti baju. Baju kerja sengaja Anna siapkan dari malam hari agar hari pertama bekerja dia bisa fokus dan tidak terlambat.


Anna memilih rok warna biru elektrik, kemudian atasan blouse crinkle warna hitam. Dan memakai sepatu heels berwarna hitam pekat.


Tak lupa Anna mengikat rambut panjangnya, dan memakai riasan simple, serta lipstik berwarna


nude.


"Pagi papa, pagi mama."


"Aku gak di sapa nihhh?." gerutu Arsy.


"Pagi dedeeeek cerewet." Anna menowel pipi Arsy dengan keras.


"Waaawww... anak mama cantik dan fresh sekali." puji mama Via.


"Harus dong ma. Ini hari pertama Anna kerja, jadi Anna harus berpenampilan simple tapi cantik." Anna tersenyum geli.

__ADS_1


Ketika Anna akan duduk di kursi makan, tiba-tiba pembantunya datang dan mengatakan, "Non Anna, sudah di jemput mas Shane."


"Hah??!!! Shane??!!." Anna seakan tak percaya karena Shane tidak bilang akan menjemputnya.


"Suruh masuk aja bi." papa Dave menyuruh bibi memberitahu Shane untuk masuk.


Lalu Shane memasuki ruang makan keluarga Dave sambil memberi salam, "Om, saya mau ajak Anna makan di luar boleh??."


"Oh bolek nak. Silahkan."


"Ciyeee ciyeeee balikan nih." teriak Arsy kegirangan.


Anna yang tidak ingin berdebat dengan Arsy di depan Shane cuma bisa menggertak adiknya melalui tatapan tajam dan mulut komat-kamit, "Awas lu ya."


"Pa.. berangkat dulu ya."


"Kalau aku bilang pasti kamu ngeles gak mau aku jemput." jawab Shane dengan tenang.


"Kita kan sekantor Shane. Gak enak ahh ntar tiba-tiba ada gosip macem-macem."


"Sungkan sama teman kantor yang mana? Gaga kah?." Shane menjawab dengan nada yang tenang tapi agak tegas.


"Ahh enggak. Aku sama gaga kan gak ada apa-apa." Anna berusaha untuk beralasan.


"Sama kan!! Gaga dan aku sama-sama mantan. Aku liat Gaga masih suka sama kamu."

__ADS_1


"Jangan sok tau deh." Anna berusaha untuk mengalihkan pembicaraan, "Kita makan di mana?."


"Udah sampe tuh." Shane menunjuk sebuah resti di depan mereka.


Resto itu rupanya dekat dengan kantor mereka, "Shane, ini dekat kantor kan. Nanti kalau banyak orang-orang kantor gimana??."


Shane berusaha menjawab dengan lebih tenang, "Bilang aja kita teman lama."


"Tapi tetep aja gak enak Shane."


Shane tidak menggubris Anna, dan langsung mengajak Anna untuk turun dan masuk ke resto tersebut.


Masuk ke resto, Shane tersenyum dengan beberapa orang. Dan mulailah bisik-bisik dimulai.


"Itu pacar pak Shane kah?." bisik seseorang kepada teman di sebelahnya.


"Mungkin. Cantik ya." Mereka mulai berbisik-bisik.


Setelah memesan beberapa menu sarapan, Anna berbisik, "Tuh kan, mereka bisik-bisik Shane."


"Udah cuek aja. Lagian kamu gak salah apa-apa." ucap Shane lirih.


"Kamu sih....." Anna cemberut manja.


Shane tersenyum melihat Anna cemberut manja dan berbisik, "Kamu sangat cantik kalau cemberut."

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2