Cerita Cinta Bersamamu

Cerita Cinta Bersamamu
79. Cerita Cinta Bersamamu


__ADS_3

Shane menjatuhkan badannya di kasur kamarnya. Beberapa menit kemudian dia tertidur lelap karena semalaman menjaga Isha.


Ponsel Shane berdering beberapa kali, namun Shane tidak mendengarnya karena sedang tertidur lelap.


****


Anna nampak kebingungan karena tidak ada jawaban dari Shane."Kemana ya Shane ini? Dari kemarin di hubungi susah banget."


Anna berusaha untuk menahan kegelisahannya karena saat ini dia sedang bertamu di rumah saudara Allia.


Allia sedang berbincang dengan saudara sepupunya, sedang Anna menemaninya sambil sesekali melirik ponsel miliknya.


Nada dering ponsel Anna berbunyi, dengan cepat Anna menjawab tanpa melihat nomor yang menelponnya. "Ya halooo."


"Anna, lagi dimana?? ketemu yuk.", Anna reflek melihat ponselnya.


"Ehh.. Sab!! Aku lagi di kampungnya Allia nih. Hari Jumat baru balik. Gimana gimana?." Anna menjelaskan kalau sekarang dirinya lagi berada di luar kota.


"Yahhh. Oke deh hari Sabtu ato Minggu aja ya. Ada yang perlu aku sampein sama kamu." Sabrina mengajak ketemuan lagi hari Sabtu.


"Kan!! Bikin penasaran deh kamu Sab. Ada apa sih?." Anna tiba-tiba menjadi penasaran.


"Ahh enggak kok. Cuma pengen ketemu aja An. See you sabtu ya." Sabrina kemudian menutup teleponnya.

__ADS_1


Anna bergumam karena penasaran, "Hemm.. Ada apa sih. Jadi penasaran."


****


Satu minggu telah berlalu, akhirnya Anna kembali lagi dari kampung Allia. Anna dan Allia turun dari bis, mereka berjalan menuju pintu keluar.


Dari kejauhan nampak lelaki tampan yang tersenyum manis kepada Anna. Anna membalas senyuman lelaki itu, kemudian memeluknya. "Kangeeenn."


Shane nampak mengelus-elus rambut Anna, "Lama amat di rumah Allia."


"Iyaa.. Anna tak culik seminggu biar gak pacaran mulu." Allia berusaha untuk menggoda sepasang kekasih itu.


"Ayok Al, kuantar sampe kos ya.", kemudian mereka bertiga masuk dan menuju kos Allia.


"Ahhh makasih sayang." Anna menggenggam tangan Shane erat dan tidak melepasnya.


Mereka berdua saling bertatapan kemudian tersenyum bersama.


****


Di meja makan, sudah tersedia berbagai macam makanan kesukaan Anna. Anna nampak girang karena kekasihnya nampak pengertian sekali.


Shane berdiri dari kursinya, kemudian mencium bibir Anna sekali lagi dan tiba-tiba menggendongnya, "Sebelum makan, kita harus olahraga dulu sayang."

__ADS_1


Anna tersipu malu, "Apa sih sayang." lalu mereka berdua tertawa.


Shane menggendong Anna menuju kamar sambil menciumi bibir Anna berkali-kali. Setelah sampai di kamar, Shane menurunkan kekasihnya secara pelan-pelan ke ranjang.


Pelan-pelan Shane melepas satu persatu baju yang menempel di badan Anna sambil menciumi bibir dan leher Anna.


Anna menyambut ciuman dari kekasihnya itu, serta mulai melepas satu persatu baju yang menempel di badan Shane.


Mereka berdua saling melepas rindu, dan mulai terdengar *******-******* dari mereka berdua. Tubuh mereka berdua bergumul dan melebur menjadi satu.


Sampai beberapa saat kemudia, Shane sudah mencapai puncaknya dan terkulai lemas di samping Anna.


Anna tersenyum dan mereka berdua kembali berciuman sambil berpelukan.


"Kita istirahat sebentar ya, abis itu makan." Anna terkikik mendengar rengekan Shane yang kecapean.


Mereka berdua tertidur selama dua jam, kemudian Anna membangunkan Shane untuk menyantap makanannya, "Sayang, ayo bangun. Makanan keburu dingin tuh."


Shane menggeliat pelan, lalu kembali menarik tangan Anna sehingga membuat Anna jatuh terjerembab ke ranjang.


"Aku masih pengen meluk kamu." Shane memeluk Anna dengan erat.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2