Cinderella dan Pangeran Pemaksa

Cinderella dan Pangeran Pemaksa
Jatuh Cinta?


__ADS_3

Di dalam perjalanan pulang, Davian dan Fahri tidak ada yang membuka suara.Keduanya terdiam dengan pikirannya masing-masing.


Davian sibuk memikirkan bagaimana caranya meluluhkan hati Aiyla agar mau menerima ajakannya untuk menikah.


Sedangkan Fahri, sebenarnya Fahri sedang tidak memikirkan apa-apa.Fahri hanya fokus menyetir.


Entah mengapa, Davian sangat menginginkan Aiyla untuk menjadi miliknya.Apakah Davian sudah menyukai Aiyla sejak pertama mereka saling pandang? Davian pun tak tahu apa yang dia rasakan saat ini.


Sesampainya mereka di kediaman keluarga Bara Adhitama,


"Pulanglah, Fahri!Tidak perlu mampir !"perintah Davian agak cemberut.


"Ya elah, pasti ngambek dah tuh Boss,"gumam Fahri dan segera pergi.


Pasti Davian marah dibilang gila olehnya.


Fahri tidak pernah merasa tersinggung apalagi sakit hati dengan ucapan Davian.Fahri sangat tahu bagaimana Davian.Fahri dan Davian sudah berteman sejak mereka remaja.


Keesokan harinya, saat istirahat makan siang.


Aiyla dan Billa sedang beristirahat dan menikmati angin sepoi-sepoi di tempat biasa.


"Ai,yang kemarin ngajak kamu nikah siapa sih?"tanya Billa kepo.


"Kamu tanya aku?"Billa mengangguk.


"Terus aku tanya siapa ?"lanjut Aiyla balik bertanya dan membuat Billa cemberut.


"Kayaknya dia orang kaya deh.mukanya tuh gantengnya pake banget.Putih, tinggi,keren.

__ADS_1


Aaaa.... pokoknya tipe cowok idaman banget deh !"puji Billa heboh.


"Wah,kamu ternyata suka cowok juga yah Bil!"Arya datang tiba-tiba dan ikut nimbrung obrolan Aiyla dan Billa.


"Pak Boss,apa karena rambut saya pendek ,saya tidak terlihat seperti seorang perempuan ?"tanya Billa sewot.Billa memang berpenampilan agak tomboy dengan rambut model Bob pendeknya.


"Tapi, percayalah Pak Boss!saya perempuan ASLI no kaleng-kaleng,"sambung Billa tegas.


Aiyla dan Arya saling tatap dan tertawa mendengarnya, membuat Billa mengerucutkan bibirnya.


"Emang kalian nggak tahu siapa dia?"tanya Arya.Aiyla dan Billa menggeleng kompak.


"Masa' sih?padahal wajahnya familiar loh."


"Siapa sih,pak Boss?kasih tahu dong?"Billa semakin penasaran.


Awalnya Arya tidak tahu siapa Davian.Tapi,Arya merasa familiar dengan wajah Davian.Dan setelah mengingat-ingat, ternyata oh ternyata.......


Billa pun menurut mengetik nama Davian Adhitama.Sedangkan, Aiyla hanya diam menunggu.Setelah mendapatkannya, Billa hanya bisa menutup mulutnya shock.Billa tidak menyangka temannya diajak menikah oleh seorang CEO dari Adhitama Group.


Aiyla jadi penasaran dengan apa yang didapat Billa dan melihat apa yang tertulis di sana.


Aiyla pun membelalakkan matanya.


"What....kok bisa ?"


Sedangkan di lain tempat,di ruangannya, Davian sedang disibukkan oleh berkas-berkas yang di berikan Fahri.


"Boss, masih marah?"tanya Fahri.

__ADS_1


Davian mendongakkan kepalanya menatap Fahri,"marah? dengan siapa ?"


"Dengan saya mungkin."


"Alasannya ?"


"Masalah yang kemarin ?"


"Oh,yang kamu bilang aku gila ?"


"Pake diperjelas,"batin Fahri.


"Tenang aja, masalah kemaren sudah lewat jadi tidak perlu dibahas lagi."


Fahri menghela nafas lega."Terus,kok dari tadi diem aja.Sakit gigi?"tanya Fahri dan langsung mendapat tatapan tajam dari Davian.


Davian menyandarkan punggungnya bingung.


"Lagi mikir."Jawab Davian singkat.


"Mikirin apa?"


"Mikir,bagaimana cara meluluhkan hati Aiyla?"


Fahri tak habis pikir dengan Bossnya itu.


"Boss,"panggil Fahri.


"Hmmm...."Sahut Davian sembari melanjutkan pekerjaannya.

__ADS_1


"Apa Boss menyukai atau mungkin sudah jatuh cinta pada nona Aiyla?"tanya Fahri dan berhasil membuat Davian terdiam bingung harus menjawab apa.


__ADS_2