
Kini,sebelas tahun telah berlalu Aiyla tumbuh menjadi wanita yang cantik seperti ibunya.Aiyla pun jadi gadis yang tangguh.walaupun ibu Rosa memperlakukannya seperti seorang pembantu, Aiyla tidak mempermasalahkan itu.Teman-teman Camilla pun tahunya Aiyla adalah anak dari bik Darmi.Bukannya bersedih Aiyla justru bersyukur dianggap anaknya bik Darmi.
Tapi sayang, dikarenakan pabrik ayah Rey mengalami kerugian yang cukup besar terpaksa Aiyla tidak melanjutkan pendidikannya.Bu Rosa berdalih bahwa hanya satu dari salah satu anaknya yang bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih lanjut.Dan,kita tahulah siapa orangnya.Kan Bu Rosa tidak pernah menganggap Aiyla sebagai anaknya.Dan ayahnya pun menyetujui apapun yang dikatakan oleh istrinya itu.
Aiyla akhirnya memilih untuk bekerja.Aiyla sempat kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan karena ia hanya lulusan SMA.Tapi,Aiyla bukanlah orang yang mudah berputus asa.Dan sekarang,di sinilah dia berada.Di sebuah cafe tempat para muda-mudi berkumpul menghabiskan waktu dan uangnya.Tiga tahun sudah Aiyla bekerja sebagai waiters di cafe tersebut.
__ADS_1
"Hey, melamun aja kesambet baru tahu rasa kamu,"sapa Billa membuyarkan lamunan Aiyla.Salsabilla atau biasa disapa Billa adalah bestienya Aiyla sejak tiga tahun lalu.Mereka sama-sama lulusan SMA yang diterima di cafe tersebut di hari yang sama."Ngelamun apa,serius banget,"lanjut Billa kepo."Nggak melamun kok, cuma lagi menikmati angin,"balas Aiyla dengan senyum.
"Kamu tuh aneh tau nggak,angin kok dinikmati.Masuk angin yang ada kamunya.Udah kita pulang yok,nanti Mak lampir di rumah kamu marah-marah lagi,"kata Billa menakuti Aiyla.Aiyla hanya geleng-geleng kepala mendengarnya.Billa memang sudah tahu bagaimana perlakuan ibu dan saudari tirinya itu.
Billa pun mengantarkan Aiyla sampai pintu gerbang rumahnya."Makasih ya Bill,cepet pulang jangan mampir ke mana-mana lagi.Udah malem,"ucap Aiyla."Iya,bawel,"balas Billa.Aiyla pun segera masuk,takut si ibu tiri ngomel.
__ADS_1
Aiyla pun tidak mempermasalahkan itu karena dia sudah menyimpan sarapan bagiannya.setelah semua beres, Aiyla segera menyiapkan diri untuk pergi bekerja.cafe tempat Aiyla bekerja buka pukul setengah sembilan dan tutup pukul sepuluh malam.Aiyla berangkat dengan dijemput Billa.Sebenarnya ayah Rey mempunyai mobil satu.Tapi,mobil itu dipakainya untuk ke pabrik dan mengantarkan anak dan istrinya itu.Huh....malang sekali nasibmu Aiyla.
Tin......tin.......tin.......
Billa mulai memberi tanda kehadirannya."Aiyla......Aiyla......itu temen kamu berisik banget sih,"teriak Camilla pada Aiyla.Aiyla segera bergegas keluar."Loh kamu nggak ngampus ,Mil?"tanya Aiyla."Kamu nggak usah cerewet, suka-suka aku lah mau ngampus apa nggak."jawab Milla ketus."Huft........serah deh,"Aiyla tak peduli.
__ADS_1
"Lama banget sih Ai,"Billa mulai sewot."Iya , sorry ,"jawab Ai cengengesan."Ya,udah.Ayo berangkat nunggu apa lagi?"Billa pun melaju kan motornya dengan santai menuju cafe.