Cinderella dan Pangeran Pemaksa

Cinderella dan Pangeran Pemaksa
Cinta Pertama Fahri


__ADS_3

Fahri sesekali melirik Jasmine yang duduk disebelahnya.Jasmine hanya diam sejak masuk kedalam mobil dan terus memandang jalanan yang masih ramai walau malam sudah semakin larut.


"Kenapa masih melanjutkan hubungan Kalau merasa tidak nyaman?"tanya Fahri memecah keheningan.


"Apa peduli Anda?"tanya Jasmine tidak peduli.


Fahri menghembuskan nafasnya,Jasmine masih sangat marah padanya.Padahal waktu sudah berlalu belasan tahun.Bukan maksudnya untuk menjauh dari sosok pujaan hati,tapi keadaannya lah yang memaksanya untuk menjauh.


"Maaf!"


"Tidak perlu,hal ini tidak ada hubungannya dengan Anda."


"Jasmine,jangan seperti ini!"Fahri menghentikan mobilnya.


"Terus aku harus bagaimana?"


"Katakan pada Papamu,Dion itu orang yang seperti apa!Jangan menyiksa diri dengan terus menerima perlakuan buruk darinya.Papa kamu tidak akan mau putrinya dilecehkan walaupun itu dilakukan oleh calon menantunya sendiri,"ujar Fahri.


"Apa Anda sangat mengenal bagaimana Papa saya?"


"Jas-,"


"Hari sudah sangat malam!"


"Oke,fine!"teriak Fahri memukul stir mobil kesal.


Setelah mengantarkan Jasmine pulang,Fahri kembali ke hotel.Perasaannya benar-benar kalut.Wanita yang selalu dijaganya dari jauh mengalami hal buruk didepan matanya.Jasmine adalah cinta pertama atau mungkin satu-satunya cinta yang Fahri punya.

__ADS_1


Tapi karena Fahri hanya seorang anak yatim-piatu yang tinggal di sebuah yayasan milik Papi Bara,dia jadi merasa minder untuk melangkah lebih jauh bersama dengan Jasmine.


Fahri dan Jasmine pertama kali bertemu saat di sekolah menengah atas.Saat itu,Fahri merupakan kakak kelas dari Jasmine.Awalnya Fahri tidak mengetahui kalau Jasmine adalah anak dari salah satu pengusaha sukses di negeri ini.


Setelah melakukan pendekatan selama beberapa minggu,Fahri dan Jasmine pun menjalin hubungan.Semua berjalan dengan baik dan manis.Mereka sangat bahagia.Jasmine memang tidak pernah mau dijemput oleh Fahri langsung ke rumahnya.


Saat sang ayah dari Jasmine mengetahui hubungan antara Jasmine dan Fahri.Papa Jasmine sangat marah karena Jasmine sudah berani berpacaran saat masih sekolah.


Papa Jasmine adalah orang yang sangat disiplin.Dia tidak mau anak-anaknya mengesampingkan pendidikan cuma untuk hal yang tidak terlalu perlu dilakukan saat masih sekolah.


Saat Papa Jasmine diundang oleh pihak sekolah untuk sebuah acara,Papa Jasmine menemui Fahri tanpa sepengetahuan Jasmine dan memintanya untuk menjauhi putrinya.


Fahri pun menuruti apa yang papa Jasmine inginkan.Fahri yang saat itu sudah kelas dua belas dan akan melakukan ujian kelulusan pun ingin fokus pada pendidikannya.Fahri tidak ingin mengecewakan Papi Bara dan Mami Manda yang sudah memberinya kesempatan untuk menyekolahkannya sejak dia SMP.Bahkan mereka akan membiayai kuliahnya seperti Davian.


Tanpa berbicara apapun,Fahri menghindari Jasmine dan pergi ke Singapura untuk melanjutkan pendidikannya.Jasmine merasa seolah dipermainkan oleh Fahri.Sampai beberapa bulan setelah kepergian Fahri yang entah kemana,Jasmine terus mencarinya.


Keduanya sama-sama bersikap seolah tidak pernah bertemu sebelumnya.Fahri yang sadar di mana posisinya dan Jasmine yang kecewa karena Fahri meninggalkannya tanpa sepatah katapun,memilih untuk menghindari satu sama lain.Tapi Fahri tetap menyuruh orang untuk selalu mengikuti kemanapun Jasmine pergi.Itulah yang bisa Fahri lakukan untuk menjaga Jasmine tanpa harus diketahui oleh Jasmine sendiri.


Sampai Fahri tahu kalau Jasmine dijodohkan oleh pria yang buruk seperti Dion,Fahri benar-benar khawatir pada pujaan hatinya itu.Fahri semakin memperkuat penjagaan terhadap Jasmine dan terus mengumpulkan bukti keburukan Dion untuk diberikan kepada Papanya Jasmine.


Dan tadi,saat acara resepsi pernikahan Radit dan Billa berlangsung,Fahri pun memberanikan diri untuk menyapa Jasmine yang sedang duduk sendiri tanpa Dion yang pergi ke toilet.Tapi ternyata Dion salah paham melihatnya berbincang berdua.


Dion langsung menarik tangan Jasmine untuk segera pergi.Fahri yang gelisah karena melihat Jasmine merasa tidak nyaman,memutuskan untuk mengikutinya sendiri dan menyuruh orang yang biasanya menjaga Jasmine untuk membantu mengamankan acara.Sampai kejadian buruk itupun terjadi.


Fahri yang tidur terlentang menatap langit-langit hotel terus memikirkan Jasmine yang menangis saat diparkirkan tadi.Lama-kelamaan otaknya jadi lelah sendiri dan akhirnya tertidur.


* * *

__ADS_1


Keesokkan harinya,di pagi hari yang cerah.


Semua keluarga sedang berkumpul menikmati sarapan di meja panjang yang khusus dipersiapkan untuk keluarga besar pemilik hotel.Tak ketinggalan juga ayah Reyhan dan keluarga Billa.


"Perasaan yang pengantin baru Radit dan Billa,kenapa kalian juga ikutan keramas?"goda Mami.


Pipi Aiyla jadi merah merona mendengar godaan dari Mami.Aiyla duduk di dekat ayahnya.Ayah Reyhan tersenyum dan mengelus kepala putrinya yang tengah malu itu.Namun saat Radit dan Billa datang dengan bergandeng tangan,godaan beralih pada sepasang pengantin baru.


"Cie...cie....cuit.....cuit....."teriak Mami tanpa malu.


"Cucu Mama dari Radit OTW nih!Cie......"Mama Salma ikut-ikutan menggoda.


"Iya,dong!Mama maunya berapa?Satu,dua,tiga?"jawab Radit percaya diri.


Billa menepuk lengan Radit dan melotot tajam.Bisa-bisanya meladeni godaan dari mereka.Semua yang ada di sana tertawa bahagia melihat Radit dan Billa yang selalu berdebat.


"Maaf mengganggu,apa Anda Pak Fahri?"tanya seseorang berseragam polisi menyela tawa mereka.


"Iya,Pak.Saya Fahri.Ada yang bisa saya bantu?"


"Saudara Dion telah melaporkan Anda atas tuduhan kekerasan yang dialaminya semalam.Kami kemari untuk melakukan penangkapan terhadap saudara Fahri,harap Pak Fahri ikut dengan tertib!"salah satu polisi menunjukkan surat penangkapan kepada Fahri.


Semua keluarga besar yang sedang menikmati sarapan pun terkejut.Mereka tidak tahu apa yang terjadi semalam.Davian dan Radit hendak menghentikan tapi Fahri mengisyaratkan agar semuanya tidak perlu merasa khawatir.Fahri pun mengikuti perintah dari polisi yang membawanya.


Davian segera menelpon pengacara kepercayaan keluarga Adhitama untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi oleh Fahri.Davian,Radit beserta Papi Bara dan Papa Indra pun pergi menyusul Fahri ke kantor polisi.


Sementara keluarga Billa yang juga khawatir diminta untuk lebih baik pulang saja begitupula ayah Reyhan sambil menunggu kabar dari Fahri.Mami Manda,Mama Salma,Billa dan juga Aiyla pun pulang ke mansion keluarga Papi Bara.Semuanya berharap kalau kasus ini hanya kesalahpahaman saja.

__ADS_1


__ADS_2