Cinderella dan Pangeran Pemaksa

Cinderella dan Pangeran Pemaksa
Kangen


__ADS_3

Hari ini, Davian sangat sibuk sekali.Sibuknya Davian tapi tidak ada hubungannya dengan urusan kantor.Davian sengaja libur dulu hari ini dan urusan kantor Davian serahkan kepada om Dewa selaku wakilnya yang ditunjuk oleh kakek langsung.Dewa adalah cucu dari adik perempuannya kakek Davian.Davian bolos kerja tidak hanya sendiri, Fahri sebagai bestie yang selalu menemani Davian di kala suka dan duka juga diajaknya.


******

__ADS_1


"Ai,bang Davian ke mana?kok tumben nggak terlihat batang hidungnya !"tanya Billa merasa aneh.Biasanya Davian selalu muncul entah itu pas sarapan atau makan siang.Tapi ini sudah sore belum kelihatan.Saat ini, Aiyla dan Billa sudah kembali bekerja.Karena waktu libur tiga hari sudah usai.Aiyla mengangkat kedua bahunya.Aiyla juga bingung, tidak biasanya Davian seperti itu.Tidak datang,tidak mengirim pesan,tidak menelpon, pokoknya tidak memberi kabar.Aiyla jadi merasa seperti ada yang hilang.


Saat jam pulang tiba, Aiyla yang baru saja akan menaiki motor Billa dikejutkan dengan kehadiran seseorang yang ditunggu-tunggu kabarnya hari ini.Davian menghampiri Aiyla dan Billa."Assalamualaikum !"salamnya.

__ADS_1


"Idih,enak aja ! bukan saya tapi tuh,"tunjuk Billa pada Aiyla,"dia yang kangen, katanya !"Aiyla melotot mendengarnya."Kapan aku bilang kangen ?"Aiyla tak terima dituduh seperti itu."Udah deh,Ai.Ngaku aja ! kamu itu dari tadi ngecek Hp terus,iya kan?"Billa langsung dibekap mulutnya oleh Aiyla saat akan melanjutkan omongannya.Davian senyum-senyum, bahagia.Ternyata Aiyla juga merindukannya.Karena hari sudah semakin malam, Davian segera mengajak Aiyla pulang.Tapi, Aiyla menolak saat Davian mengajaknya naik ke mobilnya.Karena Aiyla tinggal bersama Billa,jadi dia akan pulang bersama Billa.Davian pun tidak bisa menolak dan mengikuti motor Billa dari belakang.Hari ini Davian tidak mengajak Fahri, Fahri sedang mempersiapkan sesuatu yang Davian perintahkan.


Setelah sampai di apartemen, Davian singgah sebentar untuk melepas rindu karena seharian tidak melihat wajah gadis yang dicintainya itu."Ai,besok kamu ikut mas,yah !"Aiyla mengernyitkan dahinya."Besok kan aku kerja,mas !"Davian menatap Aiyla dan menggenggam tangan Aiyla,"kita kan akan menikah, bagaimana kalau kamu berhenti bekerja ?"tanya Davian lembut tidak ingin Aiyla tersinggung.Aiyla terdiam lama kemudian menatap Davian dan mengangguk.Aiyla ingin seperti bundanya yang fokus mengurus keluarganya.Davian sangat senang sekali, Aiyla menurut tanpa ada perdebatan."Oke,besok mas akan jemput kamu.Kita akan urus pengunduran diri kamu dan mas akan mengajak kamu ke suatu tempat."Aiyla mengangguk.Davian pun pamit untuk pulang.

__ADS_1


"Kamu mau berhenti,Ai?"Billa mendengar percakapan Aiyla tadi."Kalau kamu berhenti,aku sendirian dong,Ai !"Peluk Billa sedih.Aiyla membalas pelukan Billa,"karyawan cafe banyak Bul-bul.Bukan cuma kita berdua." "Tapi kita sudah tiga tahun bekerja bersama, terus tiba-tiba kamu resign.Nanti suasananya pasti jadi beda,"keluh Billa."Yah,mau bagaimana lagi,aku kan sebentar lagi akan menikah.Seminggu lagi bahkan akan ada acara lamaran."Papi Bara sudah memutuskan bahwa lamaran akan diadakan di salah satu hotel miliknya.Karena Papi sudah mengetahui keadaan keluarga Aiyla, jika ayahnya Aiyla tidak mau mengurus pernikahan Aiyla,jadi papi meminta dari keluarga Billa yang akan mewakili dari pihak Aiyla.Sebenarnya bukan papi yang meminta,tapi bapaknya Billa lah yang mengajukan diri untuk mewakili keluarga Aiyla.Aiyla sudah mereka anggap seperti anaknya sendiri dan ketika Billa menceritakan tentang yang terjadi pada Aiyla, bapak dan ibu Billa sangat geram pada ayah Reyhan.Tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena itu urusan keluarga mereka.


__ADS_2