
Setelah drama salah paham dan merajuknya si raja drama sang calon pengantin pria yang tidak suka karena calon istrinya bertemu dengan pria masa lalunya,akhirnya setelah ijab kabul terucap dengan sekali tarikan nafas,Radit dan Billa resmi menjadi pasangan pengantin baru.
Rona bahagia jelas terpancar dari wajah kedua keluarga besar.Abah Billa sempat meneteskan air matanya tadi saat kedua mempelai memohon doa restu.Putri yang dijaganya sepenuh hati,hari ini telah resmi menjadi milik pria lain.Momen haru memang akan selalu ada di setiap pernikahan.
Ayah Reyhan pun kembali mengingat saat putri semata wayangnya menikah.Saat itu,dia bahkan tidak mengucapkan selamat.Pasti putrinya sangat sedih pada saat itu.Ayah Reyhan menggenggam tangan putrinya yang duduk disebelahnya dengan erat.
"Maaf,karena Ayah tidak mendampingi kamu saat itu.Tapi didalam lubuk hati Ayah,doa yang terbaik selalu Ayah panjatkan pada yang maha pengabul doa,agar Aiyla ku selalu diberi kebahagiaan yang tidak pernah didapatnya dari Ayah,"ucap Ayah Reyhan sendu.
Aiyla membalas genggaman tangan ayahnya,"Terima kasih,Alhamdulillah doa Ayah dikabulkan oleh sang maha mendengar.Mereka adalah kebahagiaan Aiyla, begitupula Ayah."
Acara demi acara pun terlaksana dengan lancar sampai pada acara resepsi yang langsung dilanjutkan pada malam harinya.Di hotel milik Adhitama Group,terpasang begitu mewah bunga-bunga yang menghiasi dekorasi pelaminan.Abah dan Ibu Billa sangat bersyukur,putrinya mendapatkan perlakuan yang begitu istimewa di keluarga barunya.
Dihari pernikahan Radit,kakak perempuannya pun akhirnya datang dan bertemu dengan anggota keluarga baru.Anak-anaknya yang masih kecil pun ikut memeriahkan kebahagiaan keluarga besar dengan tingkah lucu mereka.
"Sebentar lagi,kita juga akan segera berjumpa dengan Davian junior!"seru Davian bangga.
Aiyla mengangguk senang.Mereka memang sudah melakukan USG dan dokter Mia memberitahu kalau anak mereka berjenis kelamin laki-laki.Laki-laki ataupun perempuan tidak jadi masalah bagi mereka,yang terpenting adalah bayinya lahir dengan selamat dan sehat tanpa kurang satu apapun begitupula dengan ibunya.
Sembari menikmati hidangan yang disajikan,para tamu undangan pun dihibur oleh penyanyi yang khusus diundang oleh pengantin.
Aiyla mengedarkan pandangannya mencari suaminya yang tiba-tiba menghilang.Melihat banyak kolega bisnis yang hadir,Aiyla berpikir mungkin suaminya itu sedang bercengkrama dengan teman bisnisnya yang hadir.Namun saat masih asik menikmati hidangan sambil mengobrol dengan keluarga,dari atas panggung Aiyla mendengar seseorang yang suaranya sangat dia hafal.
"Lagu ini,spesial untuk istriku tercinta yang sebentar lagi akan menjadikanku seorang ayah."
Davian dengan penuh penghayatan menyanyikan sebuah lagu untuk istrinya tercinta sebagai ungkapan dari perasaannya.
#Memenangkan hatiku,bukanlah
Satu hal yang mudah
Kau berhasil membuat
__ADS_1
Ku tak bisa hidup tanpamu
Menjaga cinta itu,bukanlah
Satu hal yang mudah
Namun sedetikpun tak pernah kau
Berpaling dariku
Beruntungnya aku,dimiliki kamu
Kamu adalah bukti
Dari cantiknya paras dan hati
Kau jadi harmoni saat ku bernyanyi
Tentang terang dan gelapnya hidup ini
Kaulah bentuk terindah
Dari baiknya Tuhan padaku
Kau wanita terhebat bagiku
Tolong kamu camkan itu
Meruntuhkan egoku,bukanlah
Satu hal yang mudah
__ADS_1
Dengan kasih lembut kau pecahkan
Kerasnya hatiku
Beruntungnya aku,dimiliki kamu
Kamu adalah bukti
Dari cantiknya paras dan hati
Kau jadi harmoni saat ku bernyanyi
Tentang terang dan gelapnya hidup ini
Kaulah bentuk terindah
Dari baiknya Tuhan padaku
Kau wanita terhebat bagiku
Tolong kamu camkan itu......
Riuh tepuk tangan terdengar saat Davian berhenti bernyanyi.Davian berhasil membuat banyak hati meleleh mendengar suaranya yang lumayan merdu.Para wanita yang hadir merasa iri pada wanita spesial yang ditunjuk Davian tadi.Aiyla menitikkan air matanya,haru.
"Bang Davian emang paket komplit!"seru Billa.
"Kamu jangan salah,suamimu ini juga bisa nyanyi kek gitu doang,"sebal Radit mendengar Istrinya memuji pria lain.
"Hem!"
"Kamu nggak percaya?Mau bukti?"Radit bersiap melangkah pergi,Billa cepat menghentikannya.
__ADS_1
"Nggak usah!Nanti yang ada langit runtuh,bumi gonjang ganjing lagi!"kesal Billa.