Cinderella dan Pangeran Pemaksa

Cinderella dan Pangeran Pemaksa
Bawa Dia ke Hadapanku


__ADS_3

"Assalamualaikum,"salam Radit yang baru pulang dari kantor.


"Waalaikumussalam,"jawab semuanya yang berada di ruang keluarga itu.


Setelah makan malam, keluarga kecil papi Bara plus mamanya Radit seperti biasa berkumpul di ruang keluarga sambil berbincang-bincang sebelum beristirahat.


"Mama...!"Radit heran kenapa mamanya ada di sini.


"Kapan mama kemari ? papa mana ?"tanyanya beruntun.


"Mama datang sendiri ke sini tadi siang,"jelas mama.


"Kok nggak bilang ? kan bisa Radit jemput !"Radit menyalami para orang tua.


"Mami mau kasih kejutan untuk calon menantu mama !"ucap mama sumringah.


semua yang ada di sana menatap mama bingung,lalu beralih menatap Radit.


"Emang Radit sudah punya calon ? bukannya baru putus ya ?"sela mami.


"Iya,ini anak sudah punya gantinya ternyata.Dan kali ini,aku yakin dia nggak akan putus-putus lagi,mbak !"jawab mama.


"Siapa lagi cewek kurang beruntung itu,ma ?"ejek Davian dan Radit langsung menatap penuh permusuhan.


"Namanya Billa,"ucap mama.


Byurrrrr......mami menyemburkan teh yang baru diseruput nya ke muka Radit yang duduk di sofa terpisah di sampingnya.Sepertinya mami sengaja melakukan hal itu.

__ADS_1


"Aaaaa....mami,kok Radit di sembur ? apa salah dan dosa anakmu ini ?"Radit si anak alay memulai drama.


Davian tertawa paling kencang melihatnya.Sedangkan Aiyla mengerutkan dahinya, apa mungkin Billa yang mama bicarakan adalah Billa temannya ? tapi,apa Billa dan Radit saling mengenal ? kenapa Billa tidak pernah cerita ? berbagai pertanyaan muncul di benaknya.


"Billa ?"tanya mami penasaran setelah memberi hukuman pada Radit.


"Iya,namanya Billa.Anaknya baik,ramah, cantik juga,"papar mama.


"Billa yang bekerja di cafe and resto ?"mami memperjelas.Mama mengangguk dan Radit menepuk jidatnya sendiri.


"Mama tahu dari mana kalau Radit dan Billa....?"Radit tak sanggup memperjelas pertanyaannya tentang hubungannya dengan Billa saat melihat tatapan memicing dari Aiyla.


"Dari Key !"jawab mama singkat.


OMG, Radit lupa kalau Key bilang akan membantunya berbicara dengan mamanya.Radit tersenyum canggung melihat tatapan Aiyla yang seakan ingin menghajarnya.


"Terus gimana tanggapan Billa ?"mami masih menginterogasi.


"Kayaknya sih,dia shock ! lagian kamu tuh tega banget deh,Dit ! Masa Key bilang kalau mama nggak merestui kalian cuma gara-gara Billa cuma pelayan cafe.Mama kan bukan orang seperti itu,"omel mama pada anak bungsunya itu.


Radit menggaruk alisnya yang tiba-tiba gatal."Maaf,ma ! nggak sengaja."


"Untung Key ngasih tahu mama.Jadi mama bisa langsung ke cafe menemui Billa dan menjelaskan semuanya,"ucap mama.


* * *


"Hai,bro !"sapa Radit pada Arya, Bossnya Billa.

__ADS_1


Radit baru sempat datang ke cafe untuk bicara dan menjelaskan tentang mamanya yang datang beberapa waktu lalu.Radit selalu kepikiran dan tidak konsen dalam bekerja karena merasa bersalah sudah menarik Billa kedalam masalahnya.


"Ada apa nih, Boss ? tumben mampir,"balas Arya.Radit dan Arya adalah teman sewaktu kuliah.


"Emang harus ada apa-apa dulu baru boleh mampir ?"canda Radit.


"Sebenarnya gue mau nyari Billa,kok nggak kelihatan ya ? apa dia nggak masuk ?"tanya Radit sambil celingukan.


"Billa ? ngapain lu nyari Billa ? jangan main-main deh lu,dia nggak bisa lu jadiin mainan lu !"peringat Arya.


Radit mendengus, kenapa semua orang selalu negatif thinking terhadapnya.Kemarin mami terus Aiyla, sekarang malah Arya yang meragukan niat baiknya.


"Lu tenang aja sih ! gue cuma ada yang perlu dibicarakan sama dia,"bela Radit.


"Lu telat,dia sudah berhenti dua hari yang lalu,"beritahu Arya.


Hufth........ Radit menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi.


* * *


Kini sudah satu bulan lebih usia pernikahan Aiyla dan Davian.Pernikahan mereka pun dipenuhi dengan kebahagiaan.Sejenak Aiyla lupa tentang masalah yang sedang dia cari kebenarannya.


"Boss ! pria itu sudah kita temukan !"lapor Fahri.


Davian mengalihkan atensinya pada Fahri.Saat ini mereka sedang ada di kantor.Fahri menyerahkan beberapa foto, hasil dari pengintaian anak buahnya selama beberapa hari ini.Davian melihatnya satu persatu dan benar, yang difoto itu adalah pria yang mereka cari.


"Sekarang dia tinggal di kota B, Boss ! Dia bekerja sebagai tukang ojek online di sana.Dia tinggal di sebuah kampung bersama istri dan dua anaknya yang masih remaja,"jelas Fahri.

__ADS_1


"Bawa dia ke hadapanku !"Suruh Davian dengan nada tegas.


__ADS_2