Cinderella dan Pangeran Pemaksa

Cinderella dan Pangeran Pemaksa
Sangat Mencintainya


__ADS_3

"Mi,Pi, kalian setuju kan, Davian menikahi Aiyla ?"Davian masih saja menanyakan hal yang sudah jelas jawabannya.Mami menghampiri Davian hendak menjewer nya lagi,tapi Davian dengan sigap menghindarinya."Mi,malu sama yang lain,"mami melihat semua yang ada di sana dan mengalah melepaskan Davian kali ini.


"Kamu tuh gimana sih,Dav.Coba kamu lihat !"tunjuk mami pada Aiyla.Semua pun melihat ke arah Aiyla dan membuat Aiyla jadi gugup."Kenapa ?"tanya Davian bingung."Apa Aiyla terlihat seperti anak ayam?"semua orang bingung dan kembali menatap Aiyla.Aiyla juga bingung jadinya dan melihat dirinya sendiri memastikan apa benar dirinya seperti anak ayam.


"Apaan sih,mi ! jelas-jelas Aiyla anak orang masa' disamakan dengan anak ayam !"jawab Davian sewot."Kamu sudah tahu Aiyla anak orang kenapa main nikah-nikah aja?apa kamu sudah meminta pada orang tuanya secara baik-baik, melamarnya?"tanya mami.Davian menatap Aiyla, hubungan Aiyla dan ayahnya sedang tidak baik-baik saja.Apa mungkin ayahnya akan peduli dengan hal itu.Aiyla tersenyum tenang membalas tatapan Davian.

__ADS_1


"Mi, hubungan Aiyla dan ayahnya sedang memburuk.Davian takut, justru akan menambah luka yang Aiyla dapat nanti bila kami datang ke rumah ayahnya,"jelas Davian.Mami menghela nafasnya,"Mami tahu ! justru itu, kalian harusnya menjelaskan bahwa yang ada di foto itu cuma salah paham,"nasehat mami lembut.Baru Davian akan menjawab Aiyla memegang lengan Davian dan menggeleng pelan."Iya,Tante ! nanti kita akan jelaskan lagi ke ayah.Sekarang,mungkin kemarahan ayah sudah mereda,"ucap Aiyla.


Papi menatap Davian dan Fahri curiga,ada apa sebenarnya?tapi, nanti saja akan beliau tanyakan."Kamu itu,kok masih manggil mami,tante?"mami gemas deh, sama calon mantunya ini."Iya Tan,eh.Mami maksudnya,he...he...."


****

__ADS_1


*****


Saat akan masuk ke kamarnya,papi Bara memanggilnya dan mengajak Davian bicara di ruang kerjanya."Apa ada yang kalian sembunyikan selain masalah salah paham itu?"tanya papi langsung.Davian membuang nafasnya, papinya sangat peka ternyata.Davian pun menjelaskan yang sebenarnya karena Aiyla juga sudah memberikan persetujuannya."Tapi, Aiyla sangat yakin kalau bundanya orang yang sangat baik dan tidak mungkin seperti itu.Davi juga akan menyelidiki hal ini."Davian tidak ingin papi Bara menghentikan pernikahannya.


"Putra papi ini, pasti sangat mencintainya,kan?"tanya papi senang.Davian tersenyum,"Davi nggak tahu pasti,yang jelas Davian bahagia melihatnya tersenyum dan Davi sesak melihatnya bersedih.Apa Davi terlalu berlebihan,pi?"Davian belum pernah jatuh cinta,jadi dia tidak tahu mencintai seseorang itu seperti apa.Papi menggelengkan kepalanya dan mengembangkan senyumnya."Kamu sangat mencintainya,"ucap papi."Dia sama seperti mamimu,ya kan?"papi Bara melihat sikap tegar mami Manda ada pada diri Aiyla.Mungkin itu salah satu alasan Davian menaruh rasa pada Aiyla.Davian sangat menyayangi maminya,jadi dia ingin memiliki pendamping hidup yang seperti maminya.Davian hanya tersenyum menanggapi pertanyaan papi Bara.

__ADS_1


__ADS_2