
Di ruang keluarga kediaman keluarga Bara Adhitama, percakapan hangat antara ibu dan anak masih terus berlanjut.Mami Manda sengaja menyuruh Davian dan papi Bara untuk pulang lebih awal untuk mengomeli anaknya itu.
Setelah makan malam usai, mereka pun berkumpul dengan ditemani teh dan cemilan yang telah disiapkan oleh para maid.Mami Manda sangat merindukan saat-saat seperti ini.
Sejak Davian resmi diangkat menjadi CEO Adhitama Group menggantikan ayahnya, Davian jadi susah untuk diajak berkumpul karena kesibukannya.Hanya papi Bara yang selalu menemani sang istri tercinta.Karena kebucinan papi Bara,dia selalu ingin menempel pada mami Manda.
Walau begitu,papi Bara tetap mengawasi Adhitama Group dan Davian tentunya.Terkadang papi Bara juga pergi ke kantor untuk mengamati langsung perkembangan Adhitama Group.
"Sudah ya mi,bila waktunya tiba Davi akan memperkenalkan mami dengan wanita pilihan Davi,"ucap Davian.
"Kamu nggak ngerasain jadi mami sih, sayang.Temen-temen mami kalo lagi kumpul arisan,ada yang bawa menantunya ada juga yang membawa cucu-cucunya.Terus mami bawa siapa?"keluh mami Manda masih mencoba mempengaruhi Davian.
"Kalo seperti itu ceritanya,kenapa mami nggak bawa papi aja atau ajak Daviannya langsung ?"papi Bara mencoba memberi solusi yang langsung dapat pelototan dari keduanya.Dan papi hanya menanggapi keduanya dengan senyuman manis.
__ADS_1
"Papi gimana sih,kalo mami bawa papi ke arisan nanti yang ada ibu-ibu pada godain papi.Terus,kalo bawa Davi,emang Davi nya mau?"tanya mami penuh harap.
Tanpa menunggu lama, Davian langsung menggeleng dan menjawab:"Big No, Davi sibuk."
"Ya sudah,mami bawa bawa Fahri aja kalo gitu,"solusi terakhir papi.
Mami Manda menggeleng-gelengkan kepalanya tidak setuju."Kalo itu mami yang Big No."
Sekarang giliran papi Bara yang geleng-geleng kepala."Gosip apalagi sih,mi?Kalian itu arisan kok kerjaannya gosip melulu."
"Mami nggak ikut-ikutan gosip,Pi.Tapi berhubung yang digosipin anak mami,ya mami kan jadinya kepo juga...he...he...he...."cengir mami.
"Masa' ibu-ibu arisan bilang anak mami yang tampan dan rupawan ini seorang gay,"lanjut mami tak terima.
__ADS_1
Papi terkejut mendengarnya,berbeda dengan Davian yang hanya tersenyum tidak peduli dengan gosip itu.
"Gosip ini tuh muncul pasti karena Davian dan Fahri ke mana-mana selalu berdua seperti sepasang kekasih.Ih....tuh kan mami jadi sebel.Mami tuh kesel banget waktu denger gosip ini.Rasa-rasanya pengen mami robek tu mulut biang gosip,"curhat mami dengan emosi yang membara.
"Sudahlah mi, nggak usah di dengerin gosip murahan seperti itu.Mami tahu sendiri kan anak mami ini nggak mungkin ngelakuin hal yang menyimpang seperti itu.Fahri itu sekertaris, asisten pribadi dan sahabat Davi.Jadi,wajar dong kalo kita berdua sering kelihatan bersama."Jelas Davian menenangkan mami tercinta.
Papi Bara dan mami Manda membenarkan apa yang dikatakan oleh putra semata wayangnya itu.Mereka orang tuanya, mereka lebih tahu seperti apa anaknya.
"Ya udah ya mi,sudah malem lebih baik mami dan papi istirahat.Davian juga mau istirahat, capek banget soalnya."pamit Davian.
"Hmmm...good night, sayang."
"Good night,mi...pi...."
__ADS_1