CINTA DISEPERTIGA MALAM

CINTA DISEPERTIGA MALAM
BAB 12. MALA PETAKA


__ADS_3

"Kak hafka dateng kesini ternyata" ucap aisyah yang baru datang lalu melirik tas belanjaan di atas meja. "Itu buat akukan kak heheh" sambung aisyah sambil terkekeh.


"Iya ini buat aisyah ini ambil itu semua makanan dan minuman kesukaan kamu" kata hafka sambil menyodorkannya pada aisyah.


"Makasih kak tau aja aku lagi ingin ngemil tapi kak alif masih kerja gak pulang-pulang" ucap aisyah.


Aisyah mengambilnya dan pergi kamarnya, sambil berlari kecil. Aisyah itu sifatnya berubah-ubah kalau ada maunya lembut tapi kalau gak diturutin ngambek, ketus, dan bodoamat.


Hafka mengobrol sebentar dengan delsa tak lama mobil niko memasuki halaman rumah, delsa menyambut suaminya dan mencium punggung tangan niko, delsa memberi tau bahwa hafka datang kemari. Niko berjalan masuk bersama delsa melihat diruang tamu ada keponakannya.


Hafka yang melihat niko sudah datang, berdiri dari tempat duduknya dan memberi salam pada niko tak lupa mencium tangannya.


"Sejak kapan ada disini hafka tadi gak ngabari paman dulu?" tanya niko


"Baru saja paman belum lama kok, kebetulan jadwal hafka kosong jadi dari pada sendirian diapartemen ya kesini deh" jawab hafka sambil tersenyum.


"Ya sudah tunggu alif sebentar lagi pasti pulang tadi katanya gak ada meeting" ujar niko.


"Baik paman hafka tunggu" jawabnya.


Belum lama hafka dan niko mengobrol ada panggilan dihanphone niko, digesernya tombol hijau lalu terdengar suara dibalik telefon.


"Assalamualaikum pa," ucap alif dari balik telefon.


"Wa'alaikumussalam iya nak ada apa lif?" tanya niko.


"Alif hari ini mungkin pulang agak telat pa karna ada meeting mendadak gak bisa alif tunda" ucap alif lagi.


"Ow gitu ya tapi ini ada hafka dirumah kasihan loh nungguin kamu apa bener-bener gak bisa ditunda" kata niko memohon.


"Hafka kerumah pa? tapi ini beneran gak bisa alif tunda maaf ya pa" jawab niko dengan nada nesu.


"Ya sudah nanti papa beritau hafka, kamu lanjut aja kerjanya" ujar niko.


"Iya pa bye" panggilanpun diakhiri.


Hafka mendengar semua obrolan niko dan alif, dia hanya diam saja niko pun berbicara.


"Maaf ya alif pulangnya agak telat katanya ada meeting dadakan gak bisa ditinggal" kata niko dengan wajah sendu.


"Iya ndak papa paman" jawab hafka.


*****

__ADS_1


Hari sudah sore verli baru pulang dari kampus, karna setelah kuliah dia tidak langsung pulang melainkan bertemu dengan kely. Mobil verli sudah terparkir digarasi rumah, kakinya melangkah masuk ke dalam terlihat diruang tamu ada kakaknya sedang membaca majalah dengan secangkir teh diatas meja.


Verli berjalan semakin mendekat kearah frisko, dia duduk disofa menyandarkan bobot tubuhnya kesandaran sofa. Matanya sendu malas tak ada semangat sama sekali. Frisko yang melihat itu menaruh majalahnya dan menatap verli lalu menanyakan ada apa dengannya.


"Kamu kenapa dek, mukanya ditekuk gitu ada masalah?" tanya frisko.


"Huufft" verli hanya menghembuskan nafas panjang. "Gak papa kak cuma mikirin radit" sambung verli lagi.


"Ngapain kamu mikirin laki-laki bre*sek itu, udah menghianati kamu pengecut lagi" jawab frisko kesal dengan nada bicara kasar.


"Dia kemarin ngancem aku kak, dia gak akan biarin begitu saja orang yang sudah mengusiknya, katanya dia akan beri perhitungan padaku dan..." verli diam tidak meneruskan perkataannya.


"Dan apa ver? udah kamu ngomong aja sama kakak gak udah disembunyikan" tekan frisko penaasaran.


"Ternyata selama ini radit hanya main-main kak sama aku, perempuan itu sebelumnya sudah hamil terus keguguran aku gak tau kapan radit melakukan hal intim sama perempuan itu dibelakangku" sambung verli.


"APA!!!! jadi perempuan itu sebelumnya sudah hamil tapi keguguran, Dasar lelaki bre*sek kakak akan beri dia pelajaran sebelum dia menyakitimu" jawab frisko kaget bercampur marah.


"Udahlah kak males aku gak usah cari masalah lagi sama dia, aku udah lupa gak mau ada urusan sama dia" ucap verli dengan wajah mengkerut.


"Ya sudah tapi kamu harus lupain lelaki itu gak usah kamu hiraukan ya, kakak akan terus pantau kamu dia pasti tidak akan bercanda dengan ucapannya" jawab frisko sambil mengusap lembut kepala verli.


"Iya kak, aku ke kamar ya"


_


_


02.30


Seseorang sedang berjalan ke kamar mandi mengambil air wudhu, Hafka menggelar sajadah dan melaksanakan shalat tahajud. Hafka sudah selesai melaksanakan shalat lalu menengadahkan tangannya berdoa kepada Allah.


Dibukanya Al-Quran dibaca dengan suara yang merdu dan fasih. Selesai itu hafka melanjutkan tidur, biasanya dia tidak akan tidur lagi tapi kali ini berbeda mungkin karna kecapean. Adzan subuh sudah berkumandang hafka sudah bangun dan selesai melaksanakan shalat subuh.


Jam menunjukkan pukul 07.00 hafka sudah siap untuk berangkat ke rumah sakit. Sampai dimobil ada dering tefelon masuk diponselnya. Hafka mengambil hanphone yang ada disaku celana lalu melihat kontak yang memanggil adalah halimah uminya.


"Assalamualaikum nak" ucap halimah dari balik telefon.


"Wa'alaikumussalam, iya ada apa umi?" tanya hafka.


"Apa kamu sibuk nak?" tanya balik halimah.


"Ini hafka mau berangkat kerja umi, memangnya ada apa umi?" jawab hafka sekalian bertanya.

__ADS_1


Hening...... tidak ada jawaban dari uminya, sekali lagi hafka bertanya, "Umi apa ada masalah kenapa umi diam saja" ucap hafka sedikit khawatir.


"Adikmu sakit nak umi sudah membawanya periksa tapi dari tadi dia mencarimu terus, umi sudah memberitahunya tapi malah mengigau kamu terus" jawab halimah.


Awalnya halimah tidak mau memberi tau hafka takut mengganggu pekerjaannya tapi halimah juga gak tega liat maryam mencari hafka terus.


"Astagfirullah maryam sakit umi, memangnya sakit apa umi?" tanya hafka terkejut.


"Iya adikmu demam, umi sudah membawanya ke rumah sakit yang ada disini katanya tipes tapi masih diperbolehkan pulang gak perlu dirawat" jawabnya.


"Ya sudah besok hafka akan pulang umi, tolong beri tau maryam ya umi besok hafka pulang" ujar hafka.


"Iya nak, hati-hati ya dijalan lanjutkan pekerjaanmu maaf jadi membuatmu khawatir"


"Tidak usah minta maaf umi hafka tidak keberatan kok" kata hafka lirih.


"Baiklah udah dulu ya kamu harus bekerja, assalamualaikum"


"Wa'alaikumussalam".


Panggilan telah berakhir hafka melangkah pergi dan mengemudikan mobilnya kerumah sakit.


*******


Kely telah sampai didepan rumah verli hari ini kely menjemputnya karna dia bosan dirumah. Kely mau pindah kuliah di Indonesia saja karna sudah capek pulang pergi keluar negri, rencananya akan pindah satu kampus dengan verli agar lebih dekat dengan sahabatnya.


Verli sudah berada dalam mobil kely mereka berangkat bersama sambil berbincang memecahkan suasana. Keadaan jalanan tidak terlalu ramai jadi kely melajukan mobilnya dengan sedikit cepat. Tanpa mereka sadari didepan mobilnya ada mobil lain yang melaju dengan cepat lewat simpangan, verli yang melihat itu langsung berteriak.


"KELY AWAAAASSSS!!!!!" Teriak verli.


"AAAGGHHT" teriak mereka.


Kely membanting setir berbelok kesamping sampai sisi lain mobil menabrak pohon dan berguling ke jalan.


_


_


_


HAI READERS TERCINTA, TERIMA KASIH SUDAH MAMPIR DI KARYA RECEH AUTHOR🤗🤗


JANGAN LUPA VOTE, LIKE, HADIAH, DAN KOMENTAR YANH POSITIF AGAR SI AUTHOR HALU INI LEBIH BERSEMANGAT 😁

__ADS_1


__ADS_2