CINTA DISEPERTIGA MALAM

CINTA DISEPERTIGA MALAM
BAB 17. BUKTI


__ADS_3

"Abi umi maaf banget sebelumnya bukan hafka tidak mau menikah dan memberikan cucu tapi hafka belum siap untuk hal itu kalau pun hafka siap itu atas pilihan hafka sendiri abi umi" hafka menjelaskan dan mengutarakan isi hatinya.


Hafka bukannya tidak menghargai kedua orang tuanya namun hafka tidak suka dengan perjodohan dia ingin menikah atas kehendak hatinya sendiri.


"Kami menghargai keputusanmu nak, kami hanya ingin melihatmu bahagia dengan pasangan hidup yang siap mendampingi setiap langkahmu" ujar yusuf menatap hafka.


"Umi hanya ingin yang terbaik untukmu, kami tidak akan memaksamu tapi segeralah untuk memikirkannya ya" sambung halimah mengelus pundak hafka.


"Iya umi, hafka akan usahakan permintaan abi dan umi maaf kalau hafka mengecewakan abi dan umi"


"Gak papa nak jangan berkecil hati, itu adalah hidupmu dan kamu yang menjalaninya andai kita menjodohkanmu dengan pilihan kami bukan menjamin kamu akan bahagia" jelas yusuf.


"Terima kasih abi umi sudah mengerti akan keputusan hafka" ucap hafka memeluk halimah lalu mencium tangan orang tuanya.


"Abi mau bersiap ke masjid, nanti kamu susul ya"


"Baik abi hafka bersiap dulu" ujar hafka lalu berdiri pergi ke kamarnya.


-


-


-


-


Rumah Sakit.


Syafirah berjalan menuju ruang ICU menemui nadin untuk membahas soal kedua anaknya karna syafira merasa ada yang aneh dengan peristiwa kecelakaan mereka.


"NADIIN" panggil seseorang ke arah nadin.


"Syafira ada apa?" tanya nadin melihat syafira berjalan ke arahnya.


"Aku ingin bicara sesuatu sama kamu tentang anak kita" ujarnya.


" Ada apa memangnya dengan mereka".


Frisko yang berada disamping nadin ikut mendengarkan obrolan mereka dengan serius.


"Gini ini ten-tentang kecelakaan yang menimpa mereka berdua" kata syafira sedikit ragu untuk berbicara.


"Memangnya kenapa?" tanya nadin penasaran.


"Apa kamu tidak merasa ada yang mengganjal dalam kejadian itu? Waktu itu polisi menyelidiki katanya itu murni kecelakaan, tapi pas mas abisfa cari detailnya dan dapat rekaman vidio deket lokasi kejadian coba deh ini kamu liat sendiri" syafira mencoba menjelaskan dan menyodorkan ponselnya pada nadin.


Karna nadin penasaran akhirnya dia mengambil ponsel ditangan syafira lalu melihat rekaman vidio, frisko pun ikut melihat karna penasaran juga.


Mereka mengamati dengan seksama dalam rekaman tersebut, nadin hanya diam saja masih melihat rekaman itu sedangkan frisko sudah menemukan kejanggalannya. Dalam hatinya frisko berkata "Kok kayaknya mobil hitam ini sengaja ya ingin menabrak mobil kely, apa jangan-jangan mereka memang berniat jahat wah ini harus dituntasin aku harus bilang papa" ujarnya.


"Ma kita harus bilang sama papa ini aneh mobil hitam itu seperti sengaja ingin menabrak mobil kely dan lihat kalau ini lampu hijau seharusnya disini lampu merah kenapa mereka malah jalan dan menyerempet mobil kely gak bertanggung jawab pula main pergi aja, coba deh mama amati sekali lagi satu lagi jalanan disini sepi pantes mereka bisa mencari cela" kata frisko tiba-tiba.

__ADS_1


"Hmm sepertinya memang ada yang aneh karna polisi bilang itu murni kecelakaan bukan ketiksengajaan, tolong kamu kirim ke hanphoneku ya biar aku kirim ke mas safren" ujar nadin menyerahkan ponsel syafira.


Syafira mengangguk lalu mengirimkan rekaman itu ke hanphone nadin.


Ting.


Satu notifikasi masuk ke hanphone nadin rekaman tersebut sudah masuk, langsung saja nadin mengirimkan ke suaminya dengan penjelasan.


"Makasih syafira sudah memberitahuku, gini aja lebih jelasnya kiya tanyakan ke kely apa yang sebenernya terjadi waktu itu" ucap nadin.


"Ayo kita keruangan kely, tapi saat aku tinggal tadi kely sedang tidur mungkin saja sekarang sudah bangun" ujarnya.


"Kalau gitu ayo kita kesana" ucap frisko.


Mereka pun pergi keruangan kely bersamaan ingin meminta penjelasan dari kely apa yang sebenenrya terjadi pada saat itu karna mereka memang merasakan ada yang jangkal dan tidak beres.


❤❤❤


FLASBACK SYAFIRA


Pada saat malam kejadian kely dan verli kecelakaan, polisi menghampiri syafira setelah penyelidikan mereka berkata pada syafira dan abisfa bahwa itu murni kecelakaan. Abisfa tidak mungkin percaya begitu saja saat itu juga abisfa mencari bukti apa ada unsur kesengajaan apa memang murni kecelakaan.


"Papa gak percaya kalau ini murni kecelakaan karna kely tidak akan mengemudi dengan ceroboh" ujar abisfa.


"Lalu apa yang harus kita lakukan?" tanya syafira yang masih menangis.


"Papa akan mencari sisa bukti lain semoga aja ada, nanti papa suruh asisten papa untuk mencarinya mama tenang aja ya"


"Mama akan tenang kalau kely udah sadar, yang sekarang mama pikirkan itu kely, hissh...hissh"


"Hmmm" syafira menjawab dengan deheman saja.


Abisfa pun pergi menemui asistennya untuk mencari bukti tentang kecelakaan yang menimpa putrinya. Sebelumnya abisfa sudah menelfon asistennya itu untuk menemuinya di restoran yang sudah ditentukan.


Abisfa melajukam mobilnya menuju restoran, tak butuh waktu lama mobil sudah terparkir didepan restoran. Beberapa saat abisfa menunggu sudah asistennya datang.


"Maaf pak menunggu lama" ujar sang asisten.


"Duduklah"


"Ada apa pak?"


"Tolong kamu cari apa ada bukti lain saat kejadiaan kecelakaan putri saya dan sahabatnya, kata polisi itu murni kecelakaan namun saya merasa ada yang aneh putriku tak mungkin mengendarai mobil dengan ceroboh" jelas abisfa.


"Baik pak saya akan mencarinya dan memberikan segera mungkin"


"Oke laksanakan cepat jangan buang waktu"


"Baik pak kalau begitu saya permisi"


"Iya"

__ADS_1


Asisten abisfa pergi mencari apa yang diinginkan atasannya itu. Abisfa pun pergi kembali ke rumah sakit karna tak tega meninggalkan istrinya lama dirumah sakit sendirian.


Keesokan paginya.


Belum ada bukti apapun yang diberikan oleh asisten abisfa, semua hasil nihil semua jejak lenyap begitu saja seperti ada yang menghapusnya karna letak kecelakaan tersebut hanya ada dua toko yang mempunyai CCTV namun rekaman itu tak ada karna CCTV di tokonya mati saat kejadian.


"Apa sudah ada buktinya?" tanya syafira.


"Belum semuanya lenyap seperti ada yang sengaja menghapus jejak bukti" ucap abisfa.


"Lalu bagaimana kita bisa mendapatkan bukti untuk meyakinkan polisi?" tanyanya lagi.


"Berdoalah semoga masih ada tersisa bukti yang lainnya"


"Semoga aja memang ada aku mengharapkan itu" ujar syafira duduk disebelah ranjang kely.


"Iya".


Malam asisten abisfa datang ke rumah sakit sebelumnya memberi kabar pada abisfa bahwa dia telah mendapatkan bukti rekaman yang tersisa. Disitu abisfa sangat senang karna bisa mendapat lain untuk memperjelas kejadian tersebut.


Mereka pun berbicara dikantin rumah sakit.


"Mana buktinya?" tanya abisfa tak sabar.


"Saya sudah mengirimkannya ke nomer anda"


" Sebentar saya liat dulu" abisfa membuka ponselnya dan melihat vidio tersebut, mata menyengit menatap sebuah kejanggalan dalam vidio.


"Kamu dapat rekaman ini dari mana?" tanya abisfa.


"Dari salah satu mahasiswa saat itu dia tak jauh dari lokasi tersebut sedang iseng membuat vidio dan tak sengaja merekam kejadian, saya mendapatkannya pas dilokasi kejadian dia sedang jalan bersama kawannya tak sengaja saya mendengarkan pembicaraan mereka tentang rekaman tersebut jadi saya meminta mereka memberikan rekaman tersebut" jelas asistennya.


"Oke saya paham sekarang, apa kamu tidak memberi imbalan pada mereka?"


"Sudah tuan, saya memberikan uang pada mereka"


"Baguslah, kalau gitu kamu boleh pergi biar sisanya nanti saya pikirkan" ujar abisfa.


"Baik tuan saya permisi"


Asisten abisfa berjalan pergi sedangkan dirinya menemui syafira untuk memberikan bukti tersebut.


"Sayang aku sudah mendapatkan buktinya" ujar abisfa tiba-tiba masuk keruang raeat kely.


"Oh ya mana coba liat" abisfa pun memperlihatkan rekaman vidio sambil menjelaskan pada syafira dari mulai asistennya mendapatkan vidio tersebut sampai kejanggalan dalam rekaman itu.


"Ini bisa jadi barang bukti memang jelas sih dalam rekaman ini kalau mobil hitam itu sengaja menabrak mobil kely" ujar syafira.


"Ya sudah ini biar aku selesaikan, kamu istirahatlah nanti rekaman ini aku kirimkan ke nomormu tolong beritau soal ini pada orang tua verli"


"Besok aku kasih tau pada nadin"

__ADS_1


"Hmm"


FLASBACK OFF SYAFIRA


__ADS_2