
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh🤗 hay readers tercinta bertemu lagi sama author IMEILDA.
Author ada novel baru yang tak kalah serunya loh. Mungkin nanti author akan lebih aktif ke novel yang baru, tapi tenang aja novel "Cinta Disepertiga Malam" akan tetap lanjut dong karna sudah mau tamat🤗. Tinggal beberapa bab lagi nih. Pantengin terus karya-karya othor selanjutnya😁
Seorang gadis bernama Clarissa berjalan sendiri ditengah keheningan malam. Mencari kesejukan hawa malam yang selalu membuatnya tenang. Pandangannya lurus ke depan membiarkan terpaan angin membawanya melayang.
Clarissa adalah gadis yang baik dan lembut dari keluarga terpandang yaitu keluarga Danata. Ia memang cantik namun tak pernah ada yang mendekatinya karna ukuran badannya yang bisa dibilang gendut. Padahal jika dilihat tidak terlalu berisi, ya gitulah jika lelaki menilai dari fisik. Beda dengan sang kakak yang amat tampan dan banyak dikejar banyak perempuan namun tak satu pun bisa menarik perhatian sang kakak. Karna dia termasuk pria dingin dan cuek ke siapapun.
Tapi malam ini seperti bukan keberuntungan Clarissa. Dari kejauhan nampak seorang lelaki berjalan sempoyongan ke arahnya. Sembakin dekat dan semakin dekat sehingga sekarang nampak jelas wajah lelaki tersebut.
Lelaki itu memegang lengan Clarissa sepontan. Membuatnya terkejut dan segera Clarissa melepas pegangan tangan dari lelaki tersebut yang sama sekali tidak dikenalnya. Lelaki itu meminta tolong kepada Clarissa untuk membantunya. Clarissa bingung harus apa sementara lelaki itu terus memaksa. Dirinya takut nanti orang akan salah paham mengira dia dan lelaki itu berbuat aneh-aneh, terlebih lelaki itu seperti orang mabuk.
"To-tolong bantu saya nona, saya mau pulang.....saya bukan orang jahat" tukas lelaki tersebut sambil memohon.
Clarissa terus menjaga jarak dengan lelaki itu. Pandangannya melihat sekeliling takut ada orang yang melihat. Itu jalan sepi dan sunyi, lampu penerangan pun minim. Kalau warga melihat apa jadinya nanti mereka.
__ADS_1
"Mas nya ini dari mana dan kenapa bisa ada di sini? Saya harus bantu apa? Nama anda siapa?" tanya Clarissa sembari waspada takut lelaki didepannya itu akan berbuat aneh-aneh.
"Namaku Kendrick....nanti saya akan jelaskan tapi to-tolong bantu saya" jawab Kendrick terbata-bata karna merasa hawa panas menyelimuti dirinya masih tersisa. Badannya oleng hampir jatuh tapi Clarissa dengan sigap menangkap tubuh Kendrick. Sehingga mereka dengan posisi saling berpegangan.
Tak berselang lama datang seorang warga yang melihat Kendrick dan Clarissa hanya berdua di tempat yang sepi dengan penerangan yang minim. Jelas membuat mereka curiga. Tiga orang warga mendekati mereka berdua, saat sudah jelas ketiga warga kaget melihat orang yang mereka kenal.
"Loh mbak Clarissa ngapain di sini malam-malam dan lelaki ini siapa!!" tanya salah satu warga yang melihat itu.
Clarissa terkejut mendapati warga yang melihatnya. Ia segera melepas pegangan tangannya dari Kendrick. Dengan gugup Clarissa menjawab pertanyaan salah satu warga. Namun belum ia menjawab salah satu warga yang lain sudah menyembur duluan dengan kata-kata yang menogok.
"Mau berbuat aneh-aneh ya...." ucapan itu langsung dibantah oleh Clarissa.
"Halah bohong kan....lihat lelaki itu kayak orang hilang kesadaran pasti mau aneh-aneh" bantah joni salah satu warga yang menuduh Clarissa.
Kendrick hanya diam tak menjawab karna kepalanya pusing dan bingung. Melihat gadis didepannya yang sedang gemeteran karna dituduh berbuat yang enggak-enggak. Mulutnya diam membisu tak ingin membantu Clarissa yang sedang kesusahan mencari akal.
"Dek kok ada disini?" tanya Faero kakak Clarissa yang baru datang dan tak sengaja melihat adiknya. Ia mendengar keributan tersebut lalu langsung menghampiri sang adik apalagi mendengar tuduhan pada adiknya.
__ADS_1
Faero melirik Kendrick dengan tajam seolah tak suka. Ia belum melihat jelas wajah Kendrick karna kegelapan malam. Dengan akalnya dirinya berpikir keras agar tuduhan yang warga lontarkan tidak sampai terjadi. Sementara Clarissa semakin ketakutan dengan suasana tersebut ditambah kedatangan sang kakak.
"Cari udara segar kak tapi gak sengaja lelaki ini menghampiriku minta tolong dan para warga menuduhku berbuat aneh-aneh" jawab Clarissa jujur dengan tangan gemeteran.
"Aneh-aneh!!" pikir Faero bingung.
"Maaf tuan Faero, tadi kami melihat adik anda bersama lelaki ini disini hanya berdua saja dan saling berpegangan yang sangat dekat dan intim, bagaimana bisa kami tidak berpikir negatif" tukas Joni.
"Tapi adik saya bukan tipe orang yang seperti itu. Baiklah biar ini menjadi urusan saya......saya akan membicarakan ini dirumah" ucap Faero yang kesal saat adiknya fitnah yang tidak-tidak.
"Baiklah kalau begitu, urusan ini kami serahkan pada anda. Kami tidak mau ada kekotoran disini silahkan ada bereskan ini semua" tegas Joni.
Faero hanya mengiyakan perkataan Joni. Ia langsung membawa adiknya pulang bersama lelaki yang tadi ditemui Clarissa. Faero tau kalau Kendrick tidak mabuk karna tidak ada bau alkohol. Ia memapah Kendrick untuk berjalan pulang ke rumahnya. Kebetulan tak jauh juga jaraknya.
🌷🌷🌷
Penasaran gak nih dengan kisah mereka berdua? Bagaimana akhirnya? Apakah yang sebenarnya terjadi?.
__ADS_1
Cus langsung meluncur ke ceritanya aja, cari di halaman beranda nama author atau langsung klik judul novelnya "Gadis Gendut Istri Sang CEO". Othor tunggu ya 😁👋
By By 👋👋