CINTA DISEPERTIGA MALAM

CINTA DISEPERTIGA MALAM
BAB 26. TINGKAH LUCU


__ADS_3

Mobil mereka sudah jauh dari pantai, hari ini sungguh hari yang menyenangkan untuk aisyah karna bisa jalan-jalan dengan kedua kakaknya. Didalam mobil aisyah terus mengoceh sesekali bernyanyi membuat alis dan hafka hanya tersenyum saja.


"Senang gak hari ini?" tanya alif melirik aisyah dari kaca spion.


"Senaaang bangeet bangeet deh makasih ya kak udah ajak aisyah jalan-jalan" ucapnya tersenyum lebar.


"Sama-sama lain waktu kalau gak sibuk kakak akan ajak jalan-jalan lagi oke!!" ucap alif sambil terus fokus menyetir.


"Oke kak" jawab aisyah mengacungkan kedua jempolnya.


Hafka hanya melamun saja tak menggubris semua ucapan aisyah dan alif yang sekarang ada dalam benaknya adalah pertemua dia denga verli waktu ditaman, sekilas bayangan verli muncul dalam pikirannya. Alif yang sedari tadi hanya melihat hafka melamun, lalu mengagetkannya dengan menepuk pundak hafka. Seketika hafka tersadar dan menoleh ke alif.


"Apaan sih kamu ini mengagetkan saja" ucap hafka sedikit kesal karma terkejut.


"Melamun apa sih sampai segitunya? Cewek yaaaa hayooo ngaku" goda alif namun hafka tak bergeming hanya diam saja.


"Loh kak hafka punya pacar? Siapa kak kenalin dong masak punya cewek di pendem sendiri sih," timpal aisyah membuat hafka makin kesal.


"Gak ada kok, kalaupun ada nikah aja sekalian ngapain pacaran buat dosa aja gak ada itu kata pacaran tau" tungkas hafka.


"Yeee sensi amat sih kak, bercanda kali gitu aja udah ngambek" ucap aisyah tersenyum kecil.


"Masih kecil bahasnya kok sampai situ udah diam aja" giliran alif yang berbicara.


"Udahlah fokus nyetir jangan banyak bicara" saut hafka.


Lalu alif hanya fokus menyetir tak mau melanjutkan perkataannya, takut membuat hafka semakin kesal padanya.


❤❤❤❤❤


"Kely tadi aku bawakan bunga untukmu ada dimobil, aku tau kamu suka sekali dengan bunga mawar jadi aku belikan itu untukmu" ucap verli.


"Waah serius ver, mana aku mau liat dong" kely tersenyum senang.


"Ada dimobil, kak boleh ambilkan!" verli menyuruh frisko untuk mengambil bunga yang tadi sudah dibeli.


"Oke sebentar ya, oh ya apa mau ditaruh di depan saja tadi verli membelinya sedikit banyak heheh tau nih verli" ujar frisko tertawa menertawakan verli.


"Lah apa salahnya kan kely juga suka, benar kan key?" ujarnya tak mau ditertawakan oleh frisko.


"Iya aku malah senang kok nanti biarku jaga semua tanaman itu" jawab kely.

__ADS_1


"Tuhkan bener kenapa kakak malah ngetawain aku" verli besengut kesal.


"Iya iya gitu aja ngambek ya udah kakak ambilkan, kakak tau didepan ya" ujar frisko.


"Iya taruh depan saja nanti biar bibi yang menata" kata syafira.


Frisko menjawab dengan anggukan lalu bergegas keluar mengambil semua tanaman yang ada dibagasi mobil, lalu ditaruh dihalaman depan setelah itu hendak kembali namun ternyata verli dan kely sudah didepan bersama abisfa dan syafira.


Mereka sengaja ingin kedepan karna kely pengen melihat semua bunga yang sudah dibeli oleh verli, saat sampai diluar mata kely berbinar melihat semua bunga mawar yang bermacam warna sangat indah.


"Wuuuaahh cantik banget, ini semua untukku ver?" tanya kely tak percaya.


"Ya iyalah untukmu" jawab verli.


"Terima kasih aku akan rawat semua bunga-bunga ini, papa sama mama gak keberatan kan?"


"Gak dong asalkan kamu senang" jawab syafira.


"Makasih ma muuuaaachh"


"Aku tadi juga beli buat dirumah jadi kita sama-sama punya" ujar verli.


"Siap" ujarnya sambil terkekeh.


Orang tua kely dan frisko hanya ketawa saja dengan kelakuan kedua sahabat ini, abisfa dan syafira bersyukur walaupun keadaan kely seperti ini dia tidak patah semangat masih ada yang sayang dengannya apalagi saat melihat verli. Kely masih bisa sembuh sedangkan verli kemungkinan sangat kecil untuk bisa sembuh.


Karna sudah cukup lama verli dan frisko berpamitan untuk pulang, kely dan verli berpelukan. Setelah berpamitan frisko membantu verli untuk masuk ke mobil lalu mengemudikan mobilnya keluar dari rumah kely. Hari ini verli terlihat sangat bahagia, frisko juga ikut senang saat melihat verli bisa tersenyum lebar sepanjang hari.


Tak hanya sepanjang hari frisko berharap verli seterusnya akan bisa bahagia dan tak patah semangat untuk terus bangkit.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pagi tiba.


Hafka sudah berada di rumah sakit lebih awal. Karna tadi tidak sempat sarapan hafka pergi ke kantin untuk membeli makanan, selang beberapa menit hafka sudah menyelesaikan sarapannya. Sekarang waktunya untuk bekerja, ia kembali ke ruangan pribadi untuk mengambil berkas lalu pergi ke ruangan dokter brisma.


Sebelumnya hafka sudah janjian bersama dokter brisma untuk menyerahkan berkas riwayat pasien yang sebelumnya hafka tangani saat dokter brisma keluar negri. Karna tempo hari dokter brisma memintanya jadi hari ini hafka menyerahkan berkas tersebut.


Didepan ruangan dokter brisma hafka mengetuk pintu setelah dipersilahkan masuk, hafka membuka pintu kemudian duduk dikursi sembari menyerahkan berkas di yang dipegangnya.


"Dok ini berkas yang anda minta" ucap hafka menyerahkan berkaa ditangannya.

__ADS_1


"Ow ya terima kasih, apa ada yang lain selain ini?" tanya dokter brisma.


"Tidak ada dok itu sudah semua" ujarnya.


"Baiklah kamu boleh pergi" kata dokter brisma.


"Baik"


Kemudian hafka keluar dari ruangan dokter brisma menuju ruang pribadinya, jam kerjanya sebentar lagi jadi hafka bersiap-siap. Ada jadwal operasi pagi hari ini jadi hafka harus benar-benar siap.


*********


Di kediaman safren.


Verli hari ini ada cek up, frisko sudah mendaftarkan lewat online jadi lebih cepat. Frisko lebih memilih menemani verli dan tidak bekerja untuk sehari. Frisko sudah siap dan menunggu verli di depan kamar hendak mengetuk pintu ternyata kamar verli tidak dikunci jadi frisko langsung masuk ke dalam.


Saat pintu kamar terbuka mata frisko menangkap seseorang yang sedang shalat tak lain adalah verli. Frisko sangat terharu karna perubahan verli sangat membuatnya senang, betapa tidak dari ia yang bandel gak bisa diatur sekarang jadi penurut dan lembut. Bahkan untuk mengerjakan shalat fardhu saja tidak pernah tapi hari ini frisko melihat verli sedang shalat dhuha itu membuatnya menitihkan air mata.


Verli sudah selesai shalat sekarang sedang merapikan mukenah, frisko langsung menghampiri verli dan memeluknya. Sontak verli terkejut karna ada yang memeluknya dari belakang saat menengok ternyata kakaknya.


"Apasih kak tiba-tiba aja ngagetin untung gak jantungan aku" ujar verli yang masih terkejut.


"Heheh maaf ya, kakak hanya senang aja bisa liat kamu begini" ucap frisko melepaskan pelukannya.


"Aku masih belajar kak, yaa aku gak mau balik ke masa lalu yang membuatku masuk ke jurang kegelapan" curhat verli.


"Teruskan ya jangan patah semangat kakak yakin kamu pasti bisa" frisko memberi semangat kepada verli.


"Pasti dong, yuk kita berangkat"


"Ayo, kakak bawakan ya tasnya" pinta frisko.


"Oke deh"


❤❤❤❤


Selamat pagi readers🤗😁 selamat hari senin semoga lancar aktivitas hari ini.


Author double up nih untuk kalian, boleh dong vote, like, dan tinggalkan komen untuk author 😊


Bay bay 👋

__ADS_1


__ADS_2