CINTA DISEPERTIGA MALAM

CINTA DISEPERTIGA MALAM
BAB 43. BERTANYA


__ADS_3

Lama menempuh perjalanan akhirnya mereka sudah sampai di pesantren. Frisko menurunkan barang verli yang ada di bagasi, mereka disambut penuh kehangatan.


Mereka kini sudah ada diruang tamu, abi yusuf sudah mempersiapkan semua untuk kedatangan mereka. Ummi halimah sudah melihat kely dan verli karena tadi mereka sudah berkenalan.


Nadin sudah melihat area pondok yang sangat luas, ini pengalaman pertama kali untuknya masuk di area pondok pesantren. Terlebih verli menginjakkan kaki saja tidak pernah beda dengan kely karna dulu ia pernah mondok walau pun hanya sebentar karna merasa tidak betah.


"Kyai kami titip verli dan kely di sini, mohon bimbingannya jika mereka salah tolong diingatkan mana yang baik dan benar, apalagi untuk verli ini adalah pertama kali masuk pesantren" ucap safren.


"Iya kami akan menjaga putri anda sebaik mungkin dan disini kita semua adalah keluarga" jawab kyai yusuf.


"Kalau nak verli dan kely mau, juga boleh tinggal disini bersama ummi"


"Tidak perlu bu nyai kami tinggal di asrama saja, tidak perlu memperlakukan kami istimewa karna disini saya ingin seperti yang lainnya" ucap verli.


"Panggil ummi saja tidak apa, kalau kalian tidak mau nanti akan ummi antarkan ke asrama kalian" jawab ummi halimah.


"Baik ummi" ucap verli hampir bersamaan dengan kely.


Verli melirik sejenak ke arah foto yang ada didepannya, waktu tak sengaja juga diliat oleh abisfa. Ia mengenali kedua lelaki yang ada di foto tersebut.


"Apa ini kedua orang tua hafka ya? Benarkah? Berarti aku gak salah masuk pesantren" batin verli.


"Ya sudah sayang kami tinggal pulang dulu ya, kalian baik-baik disini kalau ada perlu bisa hubungi mama" kata nadin.


"Iya ma, papa sama mama jaga kesehatan dan jaga diri baik-baik verli pasti rindu sama kalian apalagi kak frisko"


"Papa tinggal ya key akhir bulan papa sama mama akan beekunnung ke sini jika sempat" giliran abisfa yang bicara.


"Papa tenang aja key pasti betah kok disini kan dulu juga pernah dipondok" ujarnya tersenyum.


"Bagus kalau begitu, kami pulang dulu ya"


"Oke pa"


***


Sepeninggal orang tua mereka, kely dan verli diantar oleh ummi halimah ke asramanya dibantu oleh para santriwati yang lewat.


Saat menuju asrama verli masih melihat luasnya pesantren, ia sungguh pertama kali masuk ke ponpes. Baru pertama aja merasa kagum dan hawanya tuh nyaman banget.


Verli sudah berea merapikan barang, kely pun sama sudah rapi tertata dilemari. Mereka bukan pertama seorang mahasiswa ada teman lain juga.


Verli senang bisa mendapat teman baru di pesantren apalagi mereka baik sama kely dan verli. Tak segan mereka membantu verli dan kely merapikan barangnya. Karna verli sulit berjalan jadi abi yusuf sudah menyiapkan kamar khusus untuk mereka berdua.


Menjelang malam verli bersama santriwati lain memulai hari pertama dengan mengaji bersama mereka. Dan besok baru memulai aktivitasnya.


Pagi tiba.

__ADS_1


Verli dan kely sudah memulai aktivitas mereka seperti halnya santri lain. Verli melihat teman barunya itu dengan pakaian yang benar-benar tertutup lengkap dengan niqab, dalam hati verli ia merasa heran dan bertanya-tanya. Apakah tidak panas? Apa tidak gerah? Itu semua terpapang dikepala verli.


"Eh ver kami kok ngeliatin si aina dan tia begitu banget sih" kely menyenggol lengan verli agar tersadar dari lamunan.


"Gak panas apa ya key?" tanya verli heran.


"Tanya saja sama dia langsung" jawab kely.


"Penasaran deh, coba lah aku tanyain.......eh key emang kamu gak pernah liat yang begitu kan keluarga kamu agamanya memadai" tanya verli lagi.


"Ya tau lah, itu namanya niqab verli....." jeasnya.


"Hmm" verli berdehem lalu memandang aina yang sibuk membaca buku.


"Aina, tia!!" sapa bergantian verli.


"Ow iya ada apa?" tanya aina langsung memandang ke arah verli dan mendekatinya.


"Aku boleh tanya sama kalian gak?" tanya verli.


"Silahkan jika kami bisa menjawab pasti akan kami jawab" ucap aina.


"Kalian gak gerah pakai pakaian panjang begini?" tanya verli tanpa ragu sedikit pun karna rasa penasarannya.


Aina dan tia tersenyum kepada verli di balik niqabnya, kely pun ikut mendejat ke arah verli.


"Terlebih dapat menghindarkan kita dari tatapan para lelaki untuk menjaga diri juga" timpal tia.


"Ow begitu, maaf ya aku gak tau.....aku baru hijrah baru berubah kalau aku tanya-tanya bolehkan? Kalian gak keberatan kan?"


"Masya Allah tidak sama sekali verli, malah kita senang kamu mau belajar dan tak malu untuk bertanya" ucapnya lembut.


"Kalian sudah lama di sini?" tanya kely.


"Sudah lama kami disini sejak SMP kebetulan kami bareng masuknya awal semester" jawab tia.


"Wah lama juga ya sungguh kagum aku sama kaliam bisa bertahan sampai bertahun-tahun.......aku aja gak dilanjutin karna gak betah soalnya dulu aku pengen sekolah tapi malah dimasukin pesantren"


"Alhamdulillah kami bisa bertahan dan belajar disini, jangan menyesalinya kan sudah kembali ke pesantren lagi, mulailah dari awal dan kita belajar sama-sama"


"Beruntung disini kita bertemu teman baik seperti kalian, aku kira setelah melihat keadaan kita seperti ini gak ada yang mau berteman dengan kami"


"Semua punya kekurangan dan kelebihan masing-masing jadi jangan suka berkecil hati" nasihat aina.


"Terima kasih aina, tia kalian memang orang-orang baik"


"Sama-sama"

__ADS_1


Pagi diwarnai dengan perbincangan mereka yang kini menjadi teman dekat, walaupun ada juga yang tidak suka dengan verli dan kely tapi itu tidak jadi masalah dan tidak dihiraukan oleh mereka.


***


Di rumah sakit.


Hafka tengah menangani pasien, ada operasi juga hari ini. Untuk beberapa hari kedepan hafka masih bekerja di rumah sakit ini tapi setelahnya ia akan berhenti dan pindah ke rumah sakit lain.


Saat berjalan dikoridor ada seseorang yang tak sengaja melihat hafka dengan tatapan tajam seolah ia mengenali hafka. Walau pun hafka tau siapa sosok perempuan itu, tapi ia tak menghiraukannya.


"Sayang sebentar ya aku mau ke toilet dulu" kata perempuan tersebut pada kekasihnya.


"Baiklah" jawabnya.


Perempuan itu tidak langsung ke toliet malah balik mengikuti hafka. Karna merasa tidak nyaman hafka berbalik arah dan perempuan itu clingukan mencari hafka.


Dari belakang hafka mengagetkan perempuan tersebut. "Mau apa mengikuti saya" sepontan hafka bertanya.


"Maaf ya saya tidak ada waktu untuk meladeni anda dan jangan pernah mengusik kenyamanan saya" tegas hafka pada fera.


Perempuan itu adalah fera, ia bersama radit ke rumah sakit untuk cek kesehatan dan program hamil lagi. Karna radit sangat ingin mempunyai buah hati dari fera.


"Jadi kamu dokter? Wah hebat sekali masih muda udah jadi dokter" ucap fera dengan nada menggoda.


"Saya tidak tertarik dengan perkataan anda, saya permisi" setelah berkata demikian hafka pun pergi meninggalkan fera.


Jelas fera merasa kesal karna dicuekin, sepertinya ia mulai tertarik dengan hafka apalagi setelah melihat prosefi hafka yang sebenarnya. Bisa-bisa ada rasa cinta yang tumbuh dihatinya setelah ini. Pasti radit sangat kecewa kalau mengetahui hal ini.


Menjelang sore hafka sudah kembali ke apartemen, ia berniat akan ke rumah pamannya untuk tinggal disana sampai nanti kembali pulang.


Kini hafka sudah shalat ashar dan akan pergi sore itu juga. Takut keburu malam jadinya hafka dari kerja hanya bersih badan lalu langsung kembali pergi ke rumah alif.


Dirumah niko.


Alif tengah bercanda riang sama aisyah dan juga ibunya di ruang tengah sambil menonton televisi. Terdengar bel rumah berbunyi, alif langsung membukakan pintu untuk tamu yang berkunjung.


Saat itu alif kaget karna hafka sudah berdiri di depannya, ia langsing menyuruh hafka masuk dan duduk.


Alif memanggil kedua orang tuanya memberi tau bahwa ada hafka berkunjung. Niko pun menghampiri hafka di ruang tamu bersama delsa.


"Assalamualaikum paman bibi" ucap hafka.


"Wa'alaikumussalam, duduklah kamu kesini gak bilang dulu sama paman" jawabnya.


"Maaf paman kalau hafka kesini gak bilang dulu, emang niatnya tadi mau kesini langsung saja"


"Gimana dengan kerja kamu afka?" tanya alif.

__ADS_1


"Alhamdulillah lancar aja, nah aku kesini juga mau bilang sesuatu sama paman dan bibi"


__ADS_2