CINTA TERLARANG DENGAN SANG MAJIKAN

CINTA TERLARANG DENGAN SANG MAJIKAN
Episode 23


__ADS_3

Saat ini Maya tengah mengobati luka lebam di wajah Alvian, tadi Alvian meminta maminya untuk segera pulang dan mengejar Farel, karna tadi farel pergi dengan keadaan Emosi, ia tidak ingin terjadi sesuatu kepada adik nya itu.


Sebenarnya mami tidak tega meninggalkan Alvian dalam keadaan seperti itu, tapi Mami juga tidak ingin farel sampai berbuat nekat, apalagi saat itu suaminya tengah berada di luar negri untuk urusan bisnis, jadi mami terpaksa harus menghandle kedua putranya sendiri sampai suaminya Kembali.


"May... kenapa kamu ngelakuin hal itu, kenapa kamu tidak mengatakan yang sebenarnya" ucap Alvian yang masih tampak lemah, ia tampak meringis saat Maya mengobati luka-luka di wajahnya.


"Nama baik Tuan lebih penting dari pada nama baik saya, lagi pula ini semua bukan kesalahan tuan sepenuhnya, saya tidak ingin merusak karir tuan yang selama ini telah tuan bangun dari nol" ucap Maya sambil mengobati luka Alpian dengan sangat hati-hati.


"Nggak May... saya gak akan membiarkan kamu menanggung semuanya sendiri, saya akan jelaskan kepada mami dan juga farel, bahwa ini adalah kesalahan saya" Alvian tidak tega melihat Maya menanggung kesalahan yang telah ia perbuat.


"Tuan tidak perlu melakukan hal itu, biarkan saja semua orang tau kalau semua ini adalah kesalahan saya, tuan jangan hanya memikirkan diri tuan sendiri, pikirkan juga nama baik keluarga tuan, dan juga karir tuan" Perkataan orang Mami Alvian terus terngiang di kepalanya, ia tidak bisa membayangkan jika semua itu sampai terjadi, Maya akan benar-benar merasa bersalah.


"Tapi May..." Alvian masih tidak setuju dengan keputusan Maya.


"Saya mohon tuan... tolong rahasiakan semua ini dari semua orang, biarkan saya yang menanggung semuanya, biarkan saya membalas semua kebaikan tuan selama ini, tuan sudah terlalu banyak berjasa kepada saya dan keluarga saya, mungkin hanya dengan cara ini saya dapat membalasnya, saya akan merasa sangat bersalah jika melihat hidup tuan hancur, dan juga nama baik keluarga tua" Maya berusaha meyakinkan Alvian.


"Setelah ini... saya akan pergi dari kehidupan Tuan, saya janji saya tidak akan pernah muncul lagi di hadapan kalian, saya juga tidak akan menuntut apapun dari kalian, saya akan merawat anak ini sendiri, saya akan menjaga anak ini dengan baik" ucap Maya seraya memegangi perutnya.

__ADS_1


"Tidak May... saya tidak akan membiarkan kamu pergi, saya akan bertanggung jawab sama kamu, saya akan menikahi kamu, saya tidak ingin kamu menanggung semuanya sendiri, saya tidak mau kamu dan anak yang ada dalam kandungan kamu menderita, karna walau bagaimanapun anak ini adalah tanggung jawab saya" Alvian semakin tidak setuju dengan keputusan Maya.


"Tidak tuan... tuan tidak perlu menikahi saya, lagipula tuan sudah memiliki istri, saya tidak ingin merusak pernikahan kalian" Maya tidak ingin menjadi orang ketiga dalam pernikahan mereka.


"Saya mohon May... tolong biarkan saya mempertanggung jawabkan perbuatan saya, saya akan semakin bersalah sama kamu kalau saya membiarkan kamu pergi dari sini"


"Tapi tuan..." Maya benar-benar bingung, di satu sisi dia tidak ingin menjadi orang ketiga dan di sisi lain, anak yang ada di dalam kandungannya membutuhkan seorang ayah.


"Kalau kamu tetap bersikeras untuk pergi, saya akan mengatakan hal yang sebenarnya kepada orang-orang, saya akan mengatakan bahwa semua ini adalah kesalahan saya, kamu hanyalah korban" Ancam Alvian, ia sama sekali tidak peduli dengan nama baiknya.


****


Sore harinya Mami Alvian kembali menemui putranya di rumahnya, ia ingin segera membereskan semua permasalahan ini.


"Al... sekarang juga kamu usir perempuan itu dari rumah ini, tadi siang Papi kamu sudah membereskan semuanya, dia sudah membersihkan nama baik kamu, kalau saja Papi kamu tidak segera bertindak, karir kamu akan hancur, semua investor akan menarik kembali uang mereka, dan tidak akan ada lagi yang mau bekerja sama dengan perusahaan kita, kamu tau kan di dalam dunia bisnis itu kita harus menjaga nama baik dan reputasi kita, semua itu untuk menjaga kepercayaan mereka" Mau Alvian menganggap bahwa Maya adalah sumber masalah dari semua kekacauan ini.


"Mih... aku gak akan membiarkan Maya pergi dari sini, aku akan menikahinya Mih... aku akan bertanggung jawab sama Maya, karna anak yang ada di dalam kandungan Maya adalah anak aku" Alvian tidak setuju dengan ucapan Maminya.

__ADS_1


"Al... kamu jangan terlalu percaya sama Dia, bisa jadi anak yang ada di dalam kandungannya itu adalah anak orang lain, kamu pasti di jebak sama dia" Mami berusaha membuat anaknya sadar.


"Mih... Maya bukan wanita seperti itu, anak yang ada di dalam kandungannya itu benar-benar anak Aku, Sebenarnya Maya tidak salah apa-apa, ini semua salah Alvian, Alvian yang sudah memperkosa Maya" Alvian sudah tidak tahan lagi mendengar Maya terus menerus di hina oleh Maminya.


"Al... kenapa sih kamu terus membela perempuan itu, untuk apa kamu menutupi kesalahan perempuan itu, kamu jangan terlalu percaya sama wajah polosnya itu, dia pasti mempunyai niat licik kepada kamu, kamu jangan termakan oleh omongan dia. Pokoknya Mami dan Papi gak akan pernah ngijinin kamu menikahi perempuan kampung itu" tegas nya lagi


"Mami setuju atau tidak, Al akan tetap menikahi Maya, Al akan bertanggung jawab atas anak yang ada di dalam kandungan Maya" tegas Alvian.


"Al... sekarang kamu sudah berani ya membantah orang tua kamu sendiri, sepertinya perempuan itu sudah benar-benar meracuni otak kamu, pasti perempuan itu yang sudah memaksa kamu untuk menikahinya" ucap Mami Alvian kesal.


"Bukan Mih... ini keinginan Al sendiri, Al yang memutuskan untuk menikahi Maya" Alvian berusaha membela Maya.


"Tapi bagaimana dengan istri kamu, pikirkan perasaan Bella juga, dia pasti akan sangat sedih kalau kamu menikah lagi" Mami Alvian mencoba mengingatkan putranya.


"Untuk apa Al memikirkan perasaan Bella, apa pernah Bella memikirkan perasan Al, bahkan dia tidak pernah memikirkan kemauan Al untuk berhenti menjadi model, kalau saja dia tidak pergi meninggalkan rumah, mungkin semua ini tidak akan pernah terjadi" Alvian menganggap semua ini adalah kesalahan Bella.


"Kenapa kamu baru mempermasalahkn semua itu sekarang Al... bukannya kamu sendiri yang bilang bahwa kamu gak akan mempermasalahkan hal itu, dulu kamu meminta dia menerima lamaran kamu, kamu berjanji sama Bella bahwa kamu gak akan memintanya untuk meninggalkan pekerjaannya, Sampai akhirnya Bella setuju menikah dengan kamu, jadi Bella gak salah, justru Mami bangga punya menantu seperti dia, dia itu baik cantik dan smart, apalagi saat ini popularitasnya semakin bersinar, sampai-sampai teman-teman Mami pun selalu memuji-mujinya dia" Mami Alvian selalu menganggap Bella sebagai menantu idaman, bahkan ia selalu membanggakan menantunya itu di depan teman-temannya.

__ADS_1


"Dari dulu Mami hanya melihat Bella dari sisi baiknya saja, Mami gak pernah memikirkan perasaan Al, selama ini Al selalu merasa kesepian, hidup Al rasanya hampa, Bella gak pernah menjalankan tugasnya sebagai seorang istri, Al gak pernah ngerasain pernikahan yang sesungguhnya, Al merasa pernikahan Al dan Bella hanya sebatas status saja, kita berdua saling terikat tapi tidak bisa berjalan berdampingan" Alvian merasa pernikahannya itu hanya sebuah lelucon.


"keputusan Al sudah bulat, Al akan tetap menikahi Maya, dengan atau tanpa persetujuan kalian. Selama ini Al selalu mengikuti keinginan kalian, bahkan Al rela mengubur cita-cita Al sebagai dokter demi memenuhi permintaan kalian, tapi mulai saat ini kalian tidak akan bisa mengatur hidup Al lagi, Al akan menjalankan hidup Al sesuai dengan keinginan Al sendiri, Al juga gak peduli Bella terima tau tidak, dia boleh memilih jalannya sendiri" Pendirian Alvian benar-benar sudah bulat, ia akan melawan siapapun yang menghalangi pernikahannya, hanya ini yang dapat Alvian lakukan untuk membayar semua kesalahannya, ia tidak mungkin membiarkan Maya hidup menderita dan menjalankan hidupnya sendiri, apalagi Maya sudah berkorban dengan menyelamatkan nama baiknya, sebenarnya Alvian tidak perduli dengan semua itu, ia rela walau harus kehilangan semuanya, karna semua itu memang kesalahannya, tapi Maya tetap ingin melindungi Alvian, bahkan Maya mengancam akan pergi dari hidup Alvian jika Alvian mengatakan yang sebenarnya kepada orang lain, Maya rela berkorban demi Alvian untuk membalas kebaikan Alvian selama ini.


__ADS_2