CINTA TERLARANG DENGAN SANG MAJIKAN

CINTA TERLARANG DENGAN SANG MAJIKAN
Episode 6


__ADS_3

Hari ini Maya sudah mulai masuk kuliah seperti biasanya, ia bangun pagi-pagi sekali untuk membereskan rumah, mencuci pakaian dan juga menyiapkan sarapan, setelah itu ia langsung membersihkan dirinya dan berganti pakaian untuk bersiap pergi ke kampus.


"May... sebenarnya kamu kemana aja beberapa hari ini gak pernah masuk ke kampus" tanya Mita saat mereka tengah makan siang di kantin, tadi pagi mereka tidak sempat mengobrol dulu karna tadi Maya kesiangan.


"Tadinya aku mau cuti kuliah dulu, tapi gak jadi" jawab Maya.


"What... cuti kuliah ? kenapa may" tanya Della penasaran.


"Ia Del... sekarang aku kerja jadi pembantu di tempat ibuku kerja dulu, aku harus menggantikan ibu ku kerja untuk melunasi hutang-hutangnya"jelas Della, ia belum sempat menceritakan semuanya kepada mereka.


"Ya ampun May... kenapa kamu gak cerita sama kita" ucap Mita.


"Ia May... kamu menghadapi masalah seberat ini tapi kamu gak cerita sama kita" tambah Della.


"Maaf Mit... Del... aku belum sempet cerita sama kalian, selain itu aku juga malu"ucap Maya lirih.


"Malu kenapa May"Tanya Della lagi.


"Aku malu untuk memberitahu kalian, aku takut kalian gak mau berteman lagi sama aku" jelas Maya.


"Ya ampun May... kenapa kamu berpikiran seperti itu"jawab Mita


"Ia May... kok bisa sih kamu punya pemikiran seperti itu, kita gak peduli dengan semua itu, apapun status kamu dan pekerjaan kamu, kamu tetep teman terbaik kita" ucap Della.


"Makasih ya Del... Mit... aku beruntung banget punya sahabat kaya kalian"ucap Maya seraya memeluk kedua Sabahat nya itu.


"Eh eh Guys... liat tuh, si Farel lagi jalan ke arah sini, kayanya dia mau nyamperin kamu deh May"Tunjuk Della dengan matanya.


"Hai May...Del.. Mit.." sapa Farel bersama teman-temannya.


"Hay El.." jawab Maya dan teman-temannya.


"Ada angin apa Nih... kamu nyamperin kita ke sini, pasti ada maunya nih" Tanya Della.


"Kamu tau aja Del... aku kesini ingin bicara empat mata sama Temen kamu Maya, boleh kan aku pinjem sebentar" Ucap Farel.

__ADS_1


"Tuh kan udah aku tebak"ucap Della lagi.


"May... aku boleh minta waktunya sebentar gak buat bicara sama kamu, ada hal penting yang ingin aku bicarakan"ucap Farel.


"Kamu bicara apa ? emang gak bisa bicara di sini aja" jawab Maya.


"Gak bisa May... ini masalahnya penting banget, ayolah May... pliss..." Farel memohon dengan menangkup kedua tangannya.


"Ya sudah kalau begitu, memangnya kita mau bicara di mana"ucap Maya lagi.


"Kita bicara di taman aja ya gimana"


"Ya udah... tapi jangan lama-lama ya"


"Del... Mit... aku kesana dulu ya sebentar" pamit Maya.


"Lama juga gak apa-apa May..." ledek Della.


**


"Sama-sama El... memangnya apa yang mau kamu bicarain sama aku" tanya Maya penasaran.


"May..." tiba-tiba Farel menggenggam tangan Maya, hal itu membuat Maya terkesiap.


"Aku suka sama kamu May, Sebenernya aku suka sama kamu sudah sejak lama, tapi baru sekarang aku berani mengatakan hal ini" ucap Farel dengan sepenuh hati.


"Suka ? kamu becanda kan El" ucap Maya bingung.


"Ia May... aku suka sama kamu, aku serius May, aku gak bohong, aku menyukai kamu sejak pertama kali kita ketemu, saat kita sama-sama baru masuk ke kampus ini, saat itu aku berharap jika kita bisa satu kelas tapi sayang kita malah beda kelas" jelas Farel.


"Tapi _tapi kenapa aku, aku ini gak bukan siapa-siapa di kampus ini, masih banyak wanita yang cantik dan juga kaya raya di kampus ini" ucap Maya tidak percaya diri karna orang setampan dan sekaya Farel bisa menyukainya, selama ini ia hanya bisa mengagumi Farel saja, siapa sih yang tidak suka dengan pria rupawan dan juga kaya raya seperti Farel, tapi maya tidak pernah bermimpi sedikitpun untuk menjadi pacarnya, karna bagi Maya itu semua sangat mustahil, status mereka berdua bagaikan bumi dan langit.


"Ia.. Di sini memang banyak Wanita cantik dan juga kaya raya, tapi aku tidak peduli, aku suka sama kamu apa adanya May... aku suka dengan kesederhanaan kamu, aku suka dengan kelembutan kamu, bagi aku kamu berbeda dengan cewek-cewek lain"jelas Farel.


"Tapi_"ucap Maya lagi.

__ADS_1


"May... kamu mau kan nerima cinta aku, kamu mau kan May...jadi pacar aku"tanya Farel penuh harap.


"Jujur selama ini aku memang mengagumi kamu"jawab Maya, raut wajah farel tampak berbinar mendengar jawaban Maya.


"Tapi... aku gak pernah sedikitpun bermimpi menjadi pacar kamu"jawab Maya lagi, Raut wajah Farel tampak surut kembali.


"Tapi kenapa May... bukan kah seharusnya kamu senang karna perasaan kamu tidak bertepuk sebelah tangan"ucap Jefry.


"Ia.. aku memang bahagia mendengar semua ini, tapi aku gak bisa menerima kamu jadi pacar aku, kita itu berbeda El... perbedaan kita itu bagaikan bumi dan langit, aku merasa gak pantas menjadi pacar kamu, bagaimana tanggapan orang-orang nanti jika mereka tau kalau kita pacaran, mereka pasti akan menggunjingkan kita, mereka akan menganggap aku sebagai wanita matre" jelas Maya.


"Nggak May... semua itu gak benar, aku gak peduli dengan perbedaan status kita, semua Fasilitas yang aku gunakan bukan milik aku May, itu semua milik orang tua aku, jadi aku dan kamu itu sama" jelas Farel lagi.


"Tapi Rel..."


"May... tolong jangan jadikan ini sebagai alasan untuk menolak aku, kita itu sama-sama saling suka dan saling memiliki perasaan, jadi tolong jangan sakiti perasaan kamu sendiri May, tolong terima cinta aku May... aku janji semuanya akan baik-baik aja, apa yang kamu takutkan tidak akan pernah terjadi, kamu mau ya May jadi pacar aku" Farel berusaha meyakinkan Maya.


Maya tampak berpikir kerasa untuk menjawab pertanyaan Farel, di satu sisi ia juga suka terhadap Farel, namun di sisi lain, ia juga tidak yakin bahwa hubungan mereka nanti akan baik-baik saja, pasti akan banyak orang yang menggunjingkan hubungan mereka, secara... Farel adalah mahasiswa yang di idolakan oleh para wanita di kampusnya, mereka pasti akan mencap buruk Maya, tapi ia juga tidak bisa membohongi dirinya sendiri.


Maya tampak menghela nafas panjang "Baiklah... aku mau jadi pacar kamu, tapi dengan satu syarat" Maya sudah memikirkan matang-matang keputusannya ini.


"Apa syaratnya May... aku akan lakukan apapun yang kamu minta, asalkan kamu mau menerima aku jadi pacar kamu" jawab Farel penuh semangat.


"Aku mohon tolong rahasiakan semua ini dari orang-orang, kecuali teman-teman kita, karna aku gak akan bisa bohong sama Della dan Mita"


"Tapi May... kenapa orang-orang gak boleh tau, aku ingin semua orang tau kalau kamu sudah menjadi milik aku sekarang, bahkan aku ingin membuat pesta perayaan untuk merayakan hari jadian kita"jawab Farel tampak kecewa.


"Nggak El... aku gak mau, kalau kamu memang gak setuju dengan syarat yang aku berikan, lebih baik kita gak usah pacaran" tegas Maya.


"Ok ok May... aku setuju, aku akan mengikuti semua permintaan kamu"


"Berarti mulai sekarang kita udah pacaran kan May, mulai saat ini kamu sudah jadi milik aku" ucap Farel dengan senyum bahagia, Maya pun mengangguk sebagai tanda setuju.


"Makasih May... makasih banyak, aku bener-bener bahagia hari ini" ucap Farel seraya memeluk Maya.


Maya benar-benar terkejut saat Farel tiba-tiba memeluk tubuhnya " Rel... lepasin... nanti orang-orang curiga Sama kita" ucap Maya berusaha melepaskan pelukan Farel.

__ADS_1


"Maaf May... aku gak sengaja, aku terlalu bahagia dengan semua ini" ucap Farel seraya melepaskan pelukannya.


__ADS_2