
tanpa pikir panjang lagi, Gavin dan yang lainnya, segera bergegas menuju ke lokasi kejadian. Dengan perasaan yang campur aduk. ada perasaan bagi yang sedih dan juga khawatir yang menjadi satu di dalam hati laki-laki itu.
di sepanjang perjalanan, Gavin tak henti-hentinya menghela nafas lega. tak berselang lama setelahnya, mata elang Kevin seperti melihat seseorang yang sangat ia kenal.
Dengan gerakan cepat, laki-laki itu segera menghentikan laju kendaraannya. dan dengan segera turun dari dalam mobil mewahnya itu. diikuti oleh Nella dan kedua sahabatnya.
" Elia!" teriak Gavin Memanggil nama gadis itu dengan sedikit lebih kencang. dengan segera gadis yang ia Panggil itu, segera menoleh ke sumber suara. Walaupun, netranya tidak dapat melihat siapa itu, namun, pendengarannya masih sangat tajam.
Sehingga, Elia dengan mudah dapat mengetahui Siapa pemilik suara itu. dengan perlahan-lahan, jadi itu bangkit dari duduknya. dan dengan segera berjalan menghampiri Gavin dan teman-temannya.
Grep
Seketika itu pula, semua mata dibuat tercengang saat Gavin tiba-tiba memeluk Elia di hadapan mata mereka semua. Terutama Nella. wanita cantik itu, bahkan merasa sangat terkejut dengan apa yang ia lihat di hadapannya itu.
__ADS_1
" kamu kenapa? Kenapa keadaanmu seperti ini? Apanya yang sakit? Ada yang sakit atau tidak?" seketika itu pula, Gavin menjelma menjadi sosok emak-emak yang sangat kepo terhadap kondisi seseorang.
Hal itu yang sepertinya membuat Justin dan juga Arman yang mendengarnya, seketika menahan tawa. Karena memang laki-laki itu jarang sekali bersikap seperti ini pada wanita. dan mereka sangat salut. karena secara tidak langsung, Elia dapat meluluhkan kekerasan hati sahabat mereka itu.
Sementara Nella, wanita itu juga semakin merasa kebingungan dengan apa yang terjadi sebenarnya. Namun, wanita itu enggan untuk bertanya lebih lanjut terhadap Apa yang terjadi.
Akhirnya Nella memilih untuk diam saja. toh lagi pula, ini juga bukan urusannya. harusnya dia memang tidak ikut campur dalam urusan ini. dan akhirnya, mereka semua memutuskan untuk segera kembali ke tempat masing-masing
Gavin mengajak Elia untuk pulang ke rumahnya. Rencananya, laki-laki itu akan memperkenalkan Elia sebagai calon istrinya.
Karena memang, yang lainnya memutuskan untuk pergi dengan kendaraan masing-masing ataupun kendaraan umum.
Elia yang mendengarnya, sesaat terdiam. dan setelah beberapa saat, gadis itu menganggukkan kepala. hal itu tentu saja membuat Gavin yang melihat itu, seketika merasa sangat bahagia.
__ADS_1
Entahlah, Mengapa Gavin dapat sebahagia ini. Karena niatnya dari awal hanya untuk bertanggung jawab pada gadis itu karena merasa bersalah. Namun sepertinya rencana Tuhan Lebih Indah.
Hingga ditumbuhkanlah rasa sayang di dalam hati laki-laki itu. dan Gavin tidak menyadari kapan rasa itu tumbuh subur di dalam hatinya.
****
Tak lama berselang, akhirnya Gavin dan juga Elia, sampai juga di kediaman keluarga Harsono. dan dengan segera, mereka berdua turun dari dalam mobil. dan setelahnya, masuk ke dalam rumah yang terlihat begitu mewah.
Saat pertama kali membuka pintu, Gavin langsung disambut oleh sang ibu yang tengah duduk di ruang tamu Seraya sesekali membaca majalah.
Matanya menatap tak berkedip dengan apa yang ada di hadapannya itu.
Nb : mampir ya guys, di karya temen author. bagus loh ceritanya, nyesel nanti kalau nggak mampir hihihi.
__ADS_1