
Mobil melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi. hingga membuat Elia harus berpegangan pada pintu mobil. Karena Gadis itu merasa sangat ketakutan.
" Ya Allah tolong Elia." ujarnya sembari berderai air mata air mata. Elia tidak menyangka, bahwa orang yang ingin berbuat jahat padanya, adalah orang yang dulu begitu baik dan sering sekali menolong. saat dirinya merasa kesusahan..
sementara Nella yang mendengar ucapan dari Elia, seketika tertawa terbahak. Karena menurut wanita itu, Apa yang dilakukan Elia sangatlah lucu. dia berpikir, tidak ada yang bisa menolongnya kecuali orang lain.
" teriak yang kencang Elia! Yakinlah bahwa sebentar lagi, kau akan menemui ajalmu hahaha." ucapnya disertai tawa yang menggema. Memenuhi seluruh isi mobil.
Elia yang mendengar itu, semakin merasa ketakutan. wanita itu, dengan sekuat tenaga menahan dan melindungi perutnya agar tidak cedera.
Nella semakin melajukan kendaraannya dengan kecepatan di atas rata-rata. dan setelahnya,...
Brak,... Brakk,.. Brakkk
Mobil menabrak pembatas jalan beberapa kali dan setelahnya, menabrak sebuah pohon besar yang berada tepat di sisi jalan.
__ADS_1
"aaaarrrrgggghhh!!" teriak Elia. sebelum wanita itu, tak sadarkan diri.
"Hahaha! akhirnya kau mati juga gadis sialan!" serunya Seraya menatap nyalang ke arah mobil yang sudah tidak berbentuk itu.
Sebelum mobil itu menabrak pembatas jalan dan juga pohon besar yang ada di tepi jalan, Nella sudah terlebih dulu menggulingkan tubuhnya keluar dari mobil itu. Sehingga wanita itu, bisa selamat dari kecelakaan maut. yang telah dirinya rencanakan.
Yap setelah hari itu, setelah dirinya mengetahui fakta sesungguhnya yang begitu menyakitkan, Nella memutuskan ingin menghabisi Elia. Karena Wanita itu, merasa begitu geram dengan gadis yang bernama Elia Tiara Dewi. yang Bahkan, dulu sempat Dianggap adik oleh Nella.
namun Lihatlah sekarang, Lela memandang Elia seperti memandang seekor serangga. yang ingin selalu membasmi serangga itu tanpa ampun. Begitulah perasaan manusia yang sebenarnya. kita tidak pernah tahu Sampai kapan batas orang lain mengasihi kita.
Namun sekarang Lihatlah. bahkan dirinya sendiri dengan tega membuat Elia celaka. Setelah cukup lama memandangi mobil yang ringsek di depan sana, Nella segera mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi orang-orang yang telah mengganggu Gavin.
" Halo kalian, sekarang kalian menyingkir lah. Karena target kita, sudah musnah!" ucap Nella dengan nada yang sangat dingin dan juga mengerikan.
Setelah mengatakan hal itu, wanita cantik itu segera mengganti semua pakaiannya dan membuang jubah hitam itu ke sebuah lubang yang ada di sana. Setelahnya, Nella segera mengubur dengan dedaunan kering.
__ADS_1
" Semua sudah berakhir Elia. setelah ini, tidak ada lagi orang yang akan menggagalkan Rencanaku hahaha." ucapnya dengan tawa yang menggema di akhir kalimat.
****
Sementara itu di lain tempat, lebih tepatnya di sebuah jalanan besar, terlihat Gavin masih berjibaku dengan kedua orang yang masih mengganggunya itu.
" Haish Mau apa sih dia ini, Kenapa mengganggu terus?" gerutunya Seraya menatap kedua pelaku itu secara bergantian.
Sementara dua orang yang terus saja menabrakkan motor mereka ke arah mobil Gavin, sesekali Saling pandang. dan setelahnya, salah satu diantara mereka, segera menepi. saat mendengar panggilan yang langsung terhubung ke intercom yang terhubung di telinga masing-masing.
" Iya Bos ada apa?" tanya salah seorang dari mereka dengan masih menatap Davin yang masih diganggu oleh rekannya.
" Halo kalian, sekarang kalian menyingkir lah. karena target sudah musnah!" ucap Nella dari seberang sana.
Orang itu pun akhirnya menganggukkan kepala. dan dengan segera, memberikan kode kepada rekannya. jika Semua sudah berakhir. dan mereka, diminta untuk kembali ke tempat masing-masing. Setelahnya, tanpa bicara apapun, mereka berdua segera melajukan motornya meninggalkan Gavin yang tampak kebingungan.
__ADS_1
" Kenapa mereka tiba-tiba saja menghentikan aksinya? Ah sudahlah. lebih baik, aku segera menjemput Elia." ucapnya Seraya melajukan mobilnya untuk menuju ke toko bunga miliknya.