
Yuk mampir di karya terbaru aku hehehe siapa tahu juga . belum ada yang ngedukung nih dukung yuk supaya autor lebih semangat untuk mengupdate bab baru lagi yuk semangat yuk dukung outdoornya hehehe. see you karya baru
blurb :
" Cantik. " satu kata itulah yang berhasil meluncur bebas keluar dari mulut seorang laki-laki tampan yang merupakan pengusaha martabak di kota itu.
Dia adalah Dion Alexander. seorang laki laki tampan yang baru pindah dari negara sebelumnya.
Sementara itu, di depan sana, terlihat seorang gadis cantik bak negri dongeng, tengah menatapnya dengan tatapan tajam.
"turun! dasar laki laki tak tau Diri," maki gadis itu dengan nada berapi api.
Dia adalah Jovita Adelia Putri. seorang gadis SMA, yang tampaknya baru saja berangkat ke sekolah dengan langkah tergesa-gesa.
__ADS_1
Terbukti, sesuatu hal buruk hampir saja terjadi pada Gadis itu. jika saja, Dion tak pandai mengendalikan kendaraannya itu.
Namun, sepertinya sesuatu telah terjadi pada hati laki-laki itu. karena sadari tadi, Dion hanya terdiam. saat, gadis SMA itu memakinya dengan kata-kata sedikit kasar.
sepertinya, hati laki laki itu, telah terjerat dengan pesonavgadis SMA itu.
Akankah Dion mampu meluluhkan hati Jovita?
yuk simak..
Pagi ini, di sebuah rumah sederhana di kota x negara A, terlihat seorang gadis tengah kelimpungan sendiri. Karena dirinya, bangun kesiangan seperti biasa.
" jovia, ayo bangun! ini sudah hampir setengah tujuh loh. nanti kamu telat!" teriak seorang wanita paruh baya ruang meja makan.
Seketika itu pula, gadis yang bernama jovia Adelia Putri itu, terbangun dari tidurnya dan langsung melirik ke arah jam dinding yang berada di belakang tubuhnya itu.
__ADS_1
" Astaga! sepertinya aku terlambat lagi!" ucapnya Seraya menepuk kepalanya sendiri. dan tanpa basa-basi lagi, gadis cantik bak seorang Barbie itu, segera berlari menuju ke kamar mandi dan langsung saja mencuci mukanya tanpa membasuh tubuhnya terlebih dahulu.
Dengan langkah terburu-buru, Jovita menyambar tas selempang dan juga kunci motor kesayangannya itu. Kemudian, dengan segera langsung menemui ibundanya. Yang sepertinya, sudah berteriak-teriak memanggil namanya.
" Eh, kamu nggak makan dulu?" tanya sang ibu saat melihat anaknya berjalan melewatinya begitu saja.
" nanti saja di sekolahan. sepertinya, Jovita sudah telat." ujar Gadis itu Seraya menyambar segelas susu coklat yang ada di atas meja. dan juga Burger Mini yang memang sengaja dibuatkan oleh ibunda tercinta.
" dadah Mami! Jovita pergi dulu!" teriaknya Seraya mengecup pipi wanita paruh baya itu. dan dengan segera, langsung berlari menuju ke arah garasi. untuk mengambil motor kesayangannya.
" semoga, nanti kita nggak telat ya," ucap Gadis itu mengajak berbicara terhadap motor kesayangannya. memang, Gadis itu terlihat sangat aneh karena sering berbicara seorang diri.
" cantik-cantik kok ngomong sendiri." tiba-tiba saja, terdengar suara seseorang yang tengah mencibirnya. hingga membuat gadis itu, seketika menoleh dengan menatap tajam ke arah sumber suara.
" kau lagi, kau lagi kau memang harus diberi pelajaran!" ucapnya mengeram kesal. dan dengan segera, dan secepat kilat, gadis cantik itu langsung menerjang laki-laki yang pernah mencibirnya itu hingga membuatnya ambruk di tengah jalan.
__ADS_1
Jovita langsung meninju wajah laki-laki itu dengan sangat brutal dan keras. hingga membuat laki-laki terakhirnya terkapar tak berdaya.