
Sesampainya di negara Z
Papah dan Mamah sudah menunggu di pintu kendatangan .Betrand dan Bella berjalan dengan berpegangan tangan ,Bella dengan bahagia melambaikan tanganya dengan senyum merekah
" Mamah.! " ucap Bella memeluk Ibu Tina
" Anak perempuan Mamah. " balas Bu Tina yang memeluk Bella melepas kerinduan
" Gimana kabarmu, nak? " tanya Pak Indra
mengusap rambut Bella.
" Sehat, pah. " jawab Bella
" Siang Om.. Tante.. " Betrand memberi salam
" Siang... Yuk... " ajak Bu Tina keluar dari airport.
Selama perjalanan Betrand begitu kaku, lidah tak banyak bicara hanya manggut-manggut dan senyum ,Bella yang melihatnya hanya bisa senyum geli.
" Nak.. Betrand selamat datang dirumah kecil kami, mudah-mudahan Nak Betrand betah. " ucap Bu Tina
"Makasih Bu.. " jawab Betrand
" Jangan panggil Ibu... Panggil aja Mamah. " sahut Bu Tina
" Ma.. Mamah. " jawab Betrand gugup
Bu Tina pun tersenyum
" Bella ajak sana Betrand ke kamar tamu. " Bu Tina menyuruh Bella
" Iya Mah... " sahut Bella ,dan mereka pergi ke kamar tamu yang bersebelahan dengan kamar Bella
" Sorry ya... Kamarnya kecil. " ucap Bella mengajak Betrand melihat seisi kamar.
Betrand menutup pintu kamar dan memeluk Bella
" Ga apa-apa. " ucap Betrand yang nyosor ingin mencium Bella.
" Jangan nanti Mamah liat. " ucap Bella dengan suara pelan
" Biarin aja biar cepet dinikahin. " jawab Betrand yang mencium leher Bella dengan Bergairah
tok.. tok... tok..
" Kak... dipanggil Mamah! " ucap Ciko dibalik pintu kamar tamu
" I-Iya.. Kakak sekarang kesana! " jawab Bella yang mendorong Betrand karena kaget
" Aku pergi dulu. " ucap Bella
" Tunggu.. " jawab Betrand memeluk dari belakang
" ....I love you. " lanjut Betrand berbisik lembut ditelinga Bella, dengan malu Bella pun keluar dari kamar meninggalkan Betrand yang tersenyum.
" Iya..Mah ada apa? " tanya Bella yang menghampiri Bu Tina di dapur
" Ayo kita makan, kalian pasti capekkan setelah perjalanan jauh, mana Betrand? " ucap Bu Tina
" Lagi ganti baju. " jawab Bella dan tak lama Betrand pun datang
" Nak Betrand kita makan dulu ya..." ucap Bu Tina sembari membawa panci sayur.
" Biar saya bawa Mah.. " sahut Betrand
__ADS_1
Bu Tina pun mengiyakan dan memberi panci tersebut ke tangan Betrand, sore itu mereka menikmati makan sore bersama
" Nak, Betrand Papah mau tanya tentang pekerjaanmu, kamu kerja dimana ? " tanya Papah
" Oh.. saya bekerja diperusahaan YK grup, perusahan dipimpin oleh ayah saya sendiri saya hanya membantu saja. "
" Sebagai apa? "
" Direktur perencanaan.. Om" ucapnya sedikit gugup
" Jangan panggil Om.. panggil aja Papah. " ucap Pak Indra dengan santai
"....Sudah berapa lama Nak, Betrand kerja disana? " tanya Pak Indra yang mulai menginterogasi
" Kurang lebih satu tahun, Pah. "
" Sekarang Papah tanya serius... Apa benar mau mau melamar Bella? "tanya Pak Indra
" Iya Pah.. Saya meminta izin untuk menikah dengan Bella. "
" Punya apa? "
" Maksud Papah ? " tanya Betrand kaget dengan pertanyaan Pak Indra.
" Berkeluarga itu bukan hanya tentang materi tapi tentang kesiapan bathin ,hidup ber rumah tangga itu tidaklah mudah, banyak dari kalian hanya dengan emosi sesaat akhirnya bercerai di usia muda, jadi Papah mau kenyakinan kamu sebagai seorang laki-laki benar kamu mau menikah dengan anak Papah? " tanya Pak Indra
" Iya Pah... Saya bersungguh-sungguh untuk menikahi Bella, jadi Papah dan Mamah saya meminta izin untuk menjaga dan membahagiakan Blla seumur hidup saya. " jawab Betrand menyakinkan Pak Indra
sejenak Pak Indra terdiam dan menatap Bella sang buah hatinya.
" Kapan orang tuamu akan kesini? " tanya Pak Dani
" Hari Minggu " jawab Betrand
sambil melepaskan nafas panjang Pak Indra Berkata " Papah tunggu kedatangannya." akhirnya mereka semua tersenyum bahagia.
" Mau kemana? " tanya Betrand
" Kita jalan-jalan. " jawabnya dengan senyuman
" Kalian mau kemana? " tanya Mamah dari ruang keluarga
" Mau jalan-jalan Mah.. " jawab Bella dengan semangat ,mereka pun berpamitan. Ditengah perjalanan Bella bertemu dengan dua orang laki-laki
" Bella! " sapa Willy
" Willy! " ucap Bella yang terkejut dan semangat Willy pun tak segan memeluk Bella tapi niat terhalang oleh Betrand yang sudah menariknya terlebih dahulu ke pelukannya
" Bella siapa? " tanya Wlliy
" Oh ya.. Kenalin dia suami aku. " jawab Bella
" Betrand. " ucap Betrand memperkenalkan diri
" Willy..Bella kapan kamu nikah? " tanya Willy yang kaget
" Kemarin. " ucap Betrand menegaskan
" Ooo...Kalian mau kemana?" tanya Willy sembari berjalan
" Mau ke lapang,...Anak udah kumpul semua belum? " tanya Bella antusias
" Udah yuk... " ucap Willy
" Kemana? " Tanya Betrand dengan heran
__ADS_1
" Papi ...aku punya kejutan pasti Papi senang? " ucap Bella yang menarik Betrand untuk berlari sedangkan Betrand hanya tersenyum dan mengikuti langkah Bella
Sesampainya dilapangan bola
" Woiii....! " teriak Bella menyapa semua teman-temannya
" Bella! " sambut mereka semua yang mayoritas laki-laki
" Kapan kamu pulang? " tanya salah satu temannya
" Tadi siang! " jawab Bella dengan semangat
" .....Masih perlu pemain engga? " lanjut Bella bertanya ,Sejenak Betrand kaget dengan perkataannya
" Masih yuk.. Kita udah lama nih engga tanding bareng.! " sambut teman-temannya
" Okey, tunggu bentar aku pake sepatu dulu. " sahut Bella yang langsung mengeluarkan sepatu dari dalam tas
" Sayang kamu mau main bola? " tanya Betrand yang kaget
" Iya... Dulu aku sering tanding sama teman-teman ..Papi mau ikut.. Kalau engga Papi pengecut! " ucap Bella sambil berlari.
Tentu saja Betrand tak mau kalah dengan Bella ,segeralah dia memakai sepatu dan berlari ke tengah lapang, Bella saat itu begitu bahagia. Dengan pandainya ia mengotak-atik bola seperti atlet pemain sepak bola wanita .Betrand pun sore itu mulai menikmati olahraganya walaupun dia sedikit khawatir dengan perilaku Bella karena lawannya bukanlah perempuan tapi semua laki-laki.
Setelah 1x45 menit Bella beristirahat
" Fuh... Capeknya. " ucap Bella yang duduk di pinggir lapangan sembari mengipas-ngipas wajahnya yang berkeringat
" Ini... Sayang minumnya. " sahut Betrand
membuka botol air mineral
" Makasih ganteng. " jawabnya dengan senyuman
" Bella... Kata Willy kamu udah nikah? " tanya Andri salah satu teman Bella
" Iya.. " jawabnya dengan senang
" Kok kita engga tau , dengan siapa? " Andri melanjutkan pertanyaan
" Saya... Saya suami Bella. " ucap Betrand mendahulukan jawaban Bella
" Anda? " tanya Andri
" Ya... Nama saya Betrand " ucap berdiri dan mereka pun berjabat tangan
" Maaf saya engga tau kalau anda suami Bella kapan kalian nikah.? " tanya Andri yang penasaran
Bella pun berbisik ke telinga Andri dan Andri hanya mengangguk mengerti.
" Ya udah kita pulang dulu, udah capek! " ucap Bella pamit dan melambai
setelah agak jauh dari lapangan bola
" Sayang kamu tuh penuh kejutan ya.. " ucap Betrand
" Itu sih belum seberapa? " jawab Bella dengan sombong
" Kamu punya kejutan lainnya? " tanya Betrand melirik Bella dengan kagum
" Ya... " Bella mengangguk sombong
" Okey...Kita lihat kejutan apalagi yang mau istri ku perlihatkan." sahut Betrand
" Tapi kalau udah tau.. Apa Papi mau berpikir ulang untuk menikahi Mami? " tanya Bella dengan serius
__ADS_1
" Tergantung kejutan apa yang Mami mau tunjukkan ke Papi, kalau menyenangkan Papi engga bakalan tunda-tunda lagi untuk meminang Mami. " ucap Betrand dengan manja.