Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
Petaka


__ADS_3

Setelah selesai mentraktir Ferdi makan siang Bella cepat-cepat kembali ke apartemen mempersiapkan kejutan untuk keberhasilan Betrand


" Bibi! " teriak Bella dari pintu depan.


Bi Wina yang sedang menyetrika baju pun berlari menghampiri Bella


" Ada apa Non.. " ucap Bi Wina yang terkejut


" Bibi...Proyek Betrand berhasil, sekarang dia sedang mendata tangani kotrak kerja! " ucap Bella dengan semangat


" Selamat ya... Non.... Selamat. " sahut Bi Wina yang ikut senang


" Bi... hari ini Bibi bantu saya buat makan yang paling enak dan istimewa, aku mau hias apartemen ,aku mau buat kejutan! " ucap Bella dengan antusias


" Baik Non.. Baik. " sahut Bi Wina yang pergi ke dapur dengan semangat


Bella pun tak menyia-nyiakannya waktunya bergegas dia mempersiapkan penyambutannya Betrand nanti malam.


Malam hari pun tiba Bella yang saat itu terus mendekorasi apartemen hingga terlihat romantis



Bunga udah, lilin udah hias dinding udah



Meja makan romantis udah menu makan malam spesial juga udah sekarang tinggal tunggu Betrand datang, apa Betrand suka engga ya sama dekorasi ku gumam semangat Bella memandang hasil dekorasinya.


" Bi menu makan Bibi... Simpan aja di lemari makan nanti biar saya yang menyajikan. " ucap Bella


Bi Wina pun mengerti


" Non... Kalau gitu saya engga akan ganggu selamat menikmati waktu romantis Nona dan Tuan Muda. " pamit Bi Wina


" Bi....Makasih ya.. " sahut Bella


sekarang tinggal tunggu Betrand datang,


ya.. Ampun lupa aku belum dandan batin Bella tak tersadar, dia masih memakai baju santai, bergegas Bella menyegarkan diri dan berdandan cantik dengan gaun merah kesukaan Betrand.


satu jam kemudian


Bella telah siap dengan semuanya, Bella yang keluar dari kamar telah terlihat sangat cantik, memakai gaun merah yang terlihat seksi


Malam itu Bella seakan tak sabar menunggu kedatangan Betrand.


Dua jam kemudian


Bella mulai sedikit kesal tanda-tanda Betrand akan pulang pun belum dia dapatkan


Malam itu dia berusaha menelepon berkali-kali tapi panggilannya tak satu pun Betrand angkat.


Setelah tiga jam kemudian Betrand pun meneleponnya dengan semangat Bella menerima panggilan sang kekasih


Bella: Sayang kamu dimana? Aku...


Betrand : Sayang maaf hari ini aku engga bisa pulang semua staff dan direksi mengadakan jamuan makan malam mungkin aku akan sedikit terlambat, Mami tidur aja duluan, Besok kita ketemu ya.


ucapnya tergesa-gesa

__ADS_1


terdengar teriakan ajakan para staf dari balik pembicaraan lalu Betrand menutupnya.


Bella yang bisa diam menatap sedih kerja kerasnya berbuah hampa, airmata Bella tak bisa ia bendung sayang selamat atas keberhasilan proyek mu ucap pelan bersamaan dengan menetesnya airmata.


Bella pun berjalan masuk kedalan kamar ,menutup kesedihan semoga waktu akan menggantikannya besok dengan indah.


Keesokannya


Bella yang masih memakai gaun merah terkejut dan bergegas keluar kamar mendekati kamar Betrand, jantungnya terus berdetak kencang saat tangannya memegang pegangan pintu.


Dengan rasa menahan napas Bella membuka pintu kamar dan berharap semoga Betrand ada sedang tertidur lelap.


Tapi sayang khayalannya tak terwujud Betrand malam itu tak tidur di apartemen.


mungkin dia tidur lagi di kantor, wajarlah kalau dijamu dengan atasan dan batin Bella memberi support


Bella bergegas kembali ke kamar untuk mandi dan bersiap-siap pergi ke kantor


" Bi...Saya mau ke kantor dulu Betrand dulu. " pamit Bella yang terburu-buru


Bella tau perkerjaan Betrand tak semudah dia kira, hari ini Bella ingin memanjakannya


kayaknya aku harus ke kafe Alex, aku akan buat masakan kesukaan Betrand


gumam Bella.


Bergegas Bella berangkat ke kafe, dia engga mau ketinggalan satu waktu pun untuk bisa memanjakan Betrand


Di kafe Alex


" Pagi Kak.. " Sapa Bella


" Aku ingin pesan masakan kesukaan Betrand, kemarin dia engga pulang, jadi aku mau antar makanannya. " ucap Bela denga manja


" Boleh tunggu bentar ya.. " jawab Alex dengan senyuman


Tak lama menu kesukaan Betrand pun telah siap


" Kak... Bella engga akan lama takut Betrand kelaparan. " sindir Bella


" Eh... Bella tunggu. " ucao Alex menahan Bella di depan pintu


" Ada apa Kak ?" tanya Bella


" Tolong bantu Kakak, ada pesanan antar ke Hotel KL, ini kan hotel dekat Betrand bekerja, engga apa-apa kan. " pinta Alex


" Oh... Engga... Engga apa-apa, ya udah Bella berangkat sekarang ya... " pamit Bella melambaikan tangan


" Hati-hati di jalan.! " teriak Alex di pintu masuk


Bella pun memutuskan untuk mengantarkan pesanannya lebih dulu karena jika ke kantor dulu ditakutkan akan lama.


Tepat di depan Hotel KL Bella yang sudah siap dengan dandanan cantik masuk ke dalam lobby


" Mbak kamar 306 lantai berapa ya? "


" Lantai dua. "


Bella dengan percaya diri melangkah masuk kedalam lift menuju kamar pemesan.

__ADS_1


Setibanya dia tepat didepan kamar 306 dengan memasang senyum ramah Bella mengetuk pintu.


Tampak seorang wanita cantik membuka pintu


" Pagi Mbak saya dari Kafe Alex mau mengantarkan pesanan. " sapa Bella tersenyum ramah


" Anda? "


" Saya adik pemilik kafe. "


" Oh.. Masuk sebentar ya... Saya ambil uangnya dulu " ucap wanita itu mempersilahkan masuk


Dengan canggung Bella masuk ke dalam kamar hotel


wah hotel indah gumam Bella yang menikmati dekorasi kamar hotel


hingga tatapan berakhir di sebuah kamar terlihat sosok seorang laki-laki bertelanjang dada yang hanya ditutupi selimbut putih.


Ya... ampun ucap batin Bella kaget memalingkan wajahnya


Tapi pandangan seakan meminta kembali kearah sosok laki-laki yang tertidur pulas dan laki-laki itu membalikkan badannya, alangkah terkejut Bella setelah melihat laki-laki tersebut adalah Betrand.


Seakan tak percaya Bella mendekati kamar untuk memastikan kalau laki-laki itu bukanlah Betrand, tapi keadaan berkata lain...Terlihat jelas Betrand sedang tidur pulas bertelanjang dada berselimbutkan selimbut putih.


Dengan cemburu yang memuncak


Bella mengambil satu teko air yang sudah tersedia di dalam kamar dan menyiramnya ke wajah Betrand, seketika itu Betrand bangun dengan terkejut


Mata dan kepala yang masih pusing sisa mabuk semalam berusaha untuk sadar


" Bella.. " ucapnya dengan kaget melihat


Bella berdiri dengan muka merah padam dan di sebelahnya terdapat wanita berbaju handuk memegang uang dan dompet.


" Bagus... Bagus ternyata ini yang kamu sebut jamuan makan malam. " ucap Bella dengan mata menyempit, napas yang sudah tak beraturan dan tangannya mengepal keras


" Bella... Aku engga tau siapa dia, semalam aku memang ikut dalam jamuan makan malam dan aku juga ikut minum-minum bersama semua staf, tapi aku engga tau siapa dia. " ucap Betrand yang langsung bangun memegang tangan Bella


" Kamu engga tau siapa dia, lalu kenapa kamu tidur dengannya! " teriak Bella


" Aku engga... Engga. " jawab Betrand dengan kikuk


" Dan kamu dasar wanita j****g! " Bella menghampiri dan menampar wanita tersebut


" Maaf...Maaf saya engga tau kalau dia... " ucap Wanita itu dengan berlutut


" Apa, kalau dia sudah punya istri! " teriak Bella menjambak rambut wanita itu dengan kejam


" Mbak... Mbak...Ampun. " lirih wanita itu menangis kesakitan


" Bella... Bella udah lepaskan dia. " Betrand berusaha melepaskan jambakan rambut Bella


" Oh, Bagus sekarang kamu bela dia dari pada aku," ucap Bella melirik tajam


" Bukan gitu sayang. " jawab Betrand yang serba salah dengan jalan mundur


Bella mulai melepaskan jambakan rambut panjang wanita yang itu dan mendekati Betrand


" Mulai dari sekarang kita putus, dan rencana pernikahan kita batal, semoga kalian bahagia" ucap Bella pergi meninggalkan Betrand

__ADS_1


__ADS_2