Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
Kepergok 2


__ADS_3

" Mami... Papi mau ra... " ucapnya yang terputus melihat kedua kakaknya sedang menatap Betrand begitu juga dengan Bella dan Sekertaris Adi.


Betrand yang melangkah cepat menghampiri kedua kakaknya.


" Kak... Ada apa kesini?" tanyanya.


" Emangnya Kakak engga boleh kesini, apa adikku tersayang menyembunyikan sesuatu dari Kakak..?" ucap Kak Tio sambil melipat tangan.


" Bukan gitu Kak.. Betrand hanya belum siap kalau.. " ucapnya yang terpotong


" Kalau ada Bella di rumah kamu. " sahut Kak Tio memotong


" Iya Kak..Betrand takut Kakak akan salah paham ."


" Adik, menurut Kakak kalau kamu engga cerita malah kakak akan salah paham begitu juga dengan Ayah dan Bunda. " ucap Kak Tio menjelaskan.


" ya udah kalau gitu kita panggil ayah kesini kasian juga disana." ucap Kak Tio yang akan memanggil Ayah lewat ponselnya.


Betrand dan bella kaget dan takut


" Kak.. apa nanti aja kita panggil ayahnya.?" ucap Betrand menahan Kak Tio


" Kapan.. kalau ada gosip dari orang luar? " tanya Kak Tio.


" Bukan gitu. Kak... " jawabnya memelas


Kak Tio pun akhirnya menelepon Ayah


Bella menarik kecil lengan baju Betrand dan Berbisik


" Gimana.. Aku takut. " ucap Bella


" Ya udah biar aku yang urus kamu hanya mengangguk seperti korban. " jawab Betrand dengan berbisik


" Korban gimana? " ucap Bella kesal


" Sstt udah ikut aja kataku nanti ya.. " ucap Betrand


" Gimana Ayah mau kesini? " tanya Kak Derry


" Iya bentar lagi Ayah Kesini. " jawab Kak Tio dengan tenang.


" Bella bisa bantu Kakak.? " ucap Kak Tio


" Iya Kak.. Apa? "


" Tolong banguin Bi Wina. " jawab Kak Tio.


" Iya Kak.. " sahut Bella yang bergegas pergi


Ting...Tong.


Terdengar suara bel pintu , dengan gugup Betrand menghampiri dan membuka pintu


" Ayah.. " ucap Betrand tersenyum kaku


Ayah pun masuk bersama para Sekertarisnya


" Mana teman-temanmu? " tanya Ayah menoleh


" Emm.. "ucap Betrand yang bingung


" Ada dia lagi bangunin Bi Wina. " ucap Kak Derry. Ayah pun mengangguk


Didepan kamar Bi Wina, Bella berusaha mengetuk pintu dengan perlahan


Tok.. Tok...Tok

__ADS_1


" Ya.. " sahut Bi Wina dari dalam


" ...eh non....Ada apa, ada yang harus Bibi bantu? " tanya Bi Wina yang kaget, Bella pun buru-buru masuk sambil mendorong Bi Wina


" Ada apa non..? " tanya Bi Wina yang bingung


" Sstt...Ada Tuan Besar, Kak Tio dan Kak Derry disini. " ucap Bella berbisik


Bi Wina pun ikut kaget


" Kapan Tuan Besar datang! " ucapnya


" Sekarang lagi diruang tamu. " jawab Bella. Bi Wina bergegas merapihkan baju dan menyisir dan melangkah cepat keluar dari kamar.


" Tunggu Bi.. " ucap Bella yang menarik Bi Wina


" Ada apa? "


" Bi... Nanti kalau Tuan Besar tanya saya disini baru tinggal belum lama terus bilang kalau Betrand banyak tidur dikantor daripada dirumah ya.. " ucap Bella sambil menempelkan kedua telapak tangannya


" Kan...Emang gitu keadaan sebenarnya. " ucap Bi Wina yang heran.


Bi Wina melangkah pelan dan Bella yang menjadi takut ikut melangkah bersama sambil memegang lengan tangan Bi Wina.


Diruang Keluarga


Bi Wina langsung menghampiri sambil melepaskan tangan Bella


" Tuan Besar ,maaf saya tidak bisa menyambut Tuan Besar dengan baik. " ucap Bi Wina sambil membungkuk


" Bi.. Gimana kabar Bibi? " tanya Ayah


" Baik Tuan.. Kalau Tuan dan Nyonya Besar bagaimana kabarnya? " Bi Wina menanyakan kembali.


" Baik.. Siapa perempuan itu Bi..? " tanya Ayah yang melirik kearah Bella yang berdiri di samping meja makan


Sejenak Ayah berpikir


" Oh ya..Ayah baru ingat kenapa di situ kesini. " ucap Ayah melambaikan tangan


Bella berjalan gugup menghampiri Ayah


" Om.. Bagaimana kabar Om.? " ucap Bella yang gemetaran


" Baik.. Kalau kamu nak? " tanya Ayah


" Se-sehat. "


" Kamu lagi apa disini? " Ayah yang melanjutkan pertanyaan


Bella yang gugup, bingung menjawab apa hingga dia berkeringat dingin


" Dia tinggal disini sementara, Yah. " ucap Betrand


" Kenapa? " tanya Ayah melirik


" Sekarang semua mahasiswa libur jadi Betrand menawarkan diri untuk tinggal disini karena biasanya Bella tidur di kafe tempat Bella bekerja. Disana dia harus bercampur dengan karyawan laki-laki." ucap Betrand menjelaskan


" Emangnya disini ga ada laki-laki? " ucap ayah memandang Betrand


" Betrand pulang kadang-kadang, kebanyakan Betrand tidur dikantor, Yah. Kalau Ayah engga percaya Ayah bisa tanya Bi Wina" ucap Betrand duduk bersama Kak Derry. Ayah memandang Bi Wina


" I-Iya...Tuan Besar semua benar dengan apa yang dikatakan tuan muda, " ucap Bi Wina yang membungkuk


" Ya udah Bi tolong buat saya cemilan dan Bella kamu duduk. " ucap Ayah


Bi Wina pergi kedapur sedangkan Bella duduk

__ADS_1


" Nak.. Bella satu jurusan dengan Betrand?" ucap Ayah yang mulai menginterogasi.


" I-Iya.. Om."


" Udah lama kalian berpacaran.? "


" Udah. "


" Udah berapa lama ?"


" Setahun setengah."


Ayah mengangguk


" Orang tua tau tentang hubungan kalian? "


" Tau... saya pernah kenalin Betrand lewat video call."


" Ya udah kalau gitu. " ucap Ayah


" Maaf om.. saya mau bantu Bi Wina di dapur. " ucap Bella pamit


" Iya silahkan. " jawab Ayah


Bella bergegas pergi membantu Bi Wina


sedangkan Betrand yang masih gugup hanya terdiam


" Ya udah kita main kartu. " ucap Kak Tio memulai pembicaraan ringan dan para laki-laki pun akhirnya memulai bermain kartu yang diselingi dengan tertawa saling ledek, Bella dan Bi Wina memulai membuat cemilan, setelah selesai


" Non.. nih bawa? " ucap Bi Wina yang memberi nampan yang berisi sepiring cemilan dan minuman hangat.


" Iya Bi... " ucap Bella yang mengambil nampan lalu berjalan menghampiri para laki-laki kemudian menyuguhkannya.


" Maaf Om... saya mau beristirahat terlebih dahulu. " ucap Bella


" Dimana kamu tidur.? " tanya Ayah yang membuat semua orang terdiam


Bella yang makin gugup sambil melihat ke semua orang


" Saya tidur dengan Bi Wina. " ucap nya tertuduk.


" oh ya udah silahkan. " jawab Ayah dengan tersenyum dan Bella pergi menghampiri Bi Wina


" Bi...Saya tidur malam ini sama bibi ya.. " ucap Bella berbisik


" Iya non.. yuk " jawab Bi Wina


Didalam kamar


" Non.. kasur Bibi kecil jadi non.. tidur aja di atas biar bibi dibawah. " ucap Bi Wina mengeluarkan karpet.


" Enggak usah Bi.. saya dibawah aja. "


" Jangan Non... Nanti saya bisa dimarahi tuan muda. " ucap Bi wina yang takut


" Bi...Saya masih muda imun saya masih kuat, tapi kalau bibi nanti masuk angin gimana, kan kita juga yang repot. " ucap Bella yang mengambil bantal dan selimbut lalu tidur dilantai


" Ya udah kalau gitu.. Maaf ya.. kalau Bibi diatas. " ucapnya


Diruang keluarga


" Pak, saya dan semua sekertaris pamit dulu mau beristirahat, silahkan anda menikmati waktu anda " ucap Sekertaris Ciko


" Oh ya.. Silahkan " ucap Ayah


Dan para Sekertaris pun pergi kembali ke apartemen yang mereka sewa sebelumnya sedangkan Ayah, Kak Tio,Kak Derry dan Betrand melanjutkan bermain kartu.

__ADS_1


__ADS_2