
Sesampainya di pintu kedatangan Bella terlihat lemas, dia berjalan dengan dipapah Betrand
" Sayang, kita kerumah sakit dulu ya.. Aku sangat khawatir. " ajak Betrand yang terus memapahnya
" Engga usah, Mami hanya ingin cepat sampai rumah dan istirahat. " tolak Bella, dengan semangat dia berjalan
" Tuan Muda... Nona Muda. " sambut supir yang langsung mengambil koper ditangan Bi Wina
Dalam perjalanan Bella barulah bisa tertidur, tampak wajah Bella yang lelah kepalanya semakin merebah dipangkuan Betrand yang sedang mengusap-usap rambut
" Pak,... jangan cepat-cepat, Bella baru saja tidur. " ujar Betrand memperlambat kendaraannya.
Betrand mulai terasa lelah matanya mulai menutup melepaskan rasa ngantuk sejak semalam.
Setibanya di kediaman Pak Arya, mereka pun terbangun dengan mata yang mengantuk, mereka keluar dari mobil dan berjalan menuju ruang tamu
" Assalamualaikum...Ayah... Bunda kami pulang." ucap Bella dan Betrand mengucapkan salam
" Waalikum salam... Kalian sudah datang...Kenapa kalian terlihat lelah. " sambut Bu Prisillya menyambut
Bella dan Betrand pun hanya tersenyum
" Papah... Mamah.. Kalian sudah disini? " tanya Bella merilik Pak Indra dan Bu Tina .
" Iya kita datang tadi pagi, Mamah kira kalian sudah datang " jawab Bu Tina
" Kenapa capek.?" tanya Bu Tina memegang tangan Bella
Bella hanya mengangguk yang disusul dengan Betrand
" Ya udah,..Mandi saja sebentar lagi masuk waktu makan siang, kita makan siang bersama. " ujar Bu Prisillya
Dengan lelah Bella dan Betrand berusaha berjalan ke kamar untuk menyegarkan diri.
Didalam kamar Bella terlihat pasrah berbaring di atas ranjang yang empuk
" Sayang, mau turun..?" ajak Betrand
" Iya... Mau. " jawab lelah Bella.
Sebenarnya Bella enggan untuk turun, badan terlalu lelah untuk berjalan lagi, tapi apa boleh buat dia tau mau kedua orang tuanya memandang Bella anak yang tidak sopan.
Dengan perlahan Bella berjalan menuju ruang makan.
" Kalian sudah sampai... Sini-sini makan dulu, sudah itu kalian bisa istirahat. " sambut Bu Prisillya
Bella tersenyum menutup rasa capeknya
tapi sayang belum juga keluarga menyantap hidangan, ada salah satu aroma makanan yang membuatnya mual. Dengan spontan Bella berlari menuju toilet, kejadian itu membuat seluruh anggota keluarga terlihat kaget
" Kenapa dengan Bella? " tanya Pak Indra.
" Engga tau Pah.. Sejak di pesawat Bella mengeluh sakit kepala dan mual, pasti maagnya kambuh lagi. " keluh Betrand dengan cemas
" Betrand udah kami periksa Bella ke dokter? " tanya Bu Prisillya
" Belum tidur Bun.. Bella engga..mau . " jawab Betrand
__ADS_1
Tak lama Kemudian Bella kembali
" Maaf... Maaf saya. " ucap Bella yang duduk kembali
Dengan sigap Betrand memberinya air hangat.dan mengusap-usap punggung Bella.
Sayangnya kejadian itu terulang lagi Bella berlari ke dalam toilet dan muntah-muntah lagi.
" Betrand...Kamu ajak istrimu ke kamar untuk istirahat ." pinta Pak Arya
" Baik Ayah.. " ucapnya pamit
Sementara kita Bu Tina dan Bu Prisillya mulai saling pandang dan tersenyum lalu memandang Bella yang dipapah masuk kedalam kamar.
Didalam kamar
" Sayang kamu baik-baik aja? " tanya Betrand
" Iya.. " jawab singkat Bella, sepertinya dia enggan menjawab seluruh pertanyaan Betrand yang seakan membuatnya pusing.
" Sayang, makan dulu nanti perutmu semakin sakit. " ucap Betrand menyuapi Bella
Dengan telaten Betrand menyuapi Bella, dia tak mau Bella akan sakit hati diacara nanti.
Tok..Tok.. Tok
" Boleh kami masuk.?" ucap Bu Prisillya yang datang bersama Bu Tina
" Eh.. Bunda.. Mamah. " sambut Bella yang berbaring di ranjang
" Bella.. Kita ke rumah sakit ya... " ajak Bu Prisillya
" Bella... nurut apa kata mertuamu, kita ke dokter apalagi sebentar lagi kita akan sibuk, akan lebih baik kalau kita ke dokter. " ujar Bu Tina membujuk
Dengan terpaksa Bella menuruti kemauan ibu dan mertuanya . Akhirnya Bella, Betrand, Bu Tina dan Bu Prisillya pun berangkat ke rumah sakit.
" Bunda... Mamah tunggu disini, saya mau daftar dulu. " ucap Betrand menduduk Bella di kursi tunggu pasien
" Udah biar Bunda aja kamu jagain Bella. " tolak Bu Prisillya
Tak lama Bu Prisillya kembali, dan Bella dipapah menuju ruang periksa
Dan mulai Bella dibaringkan, diperiksa dan alat USG pun digunakan memastikan akar dari permasalahan
" Apa kalian kedua orang tuanya? " tanya Dokter
" Iya.. dokter saya mertuanya dan ini ibunya. " jawab Bu Prisillya
" Kalau suaminya? "tanya Dokter
" Masih diluar.. Tunggu biar saya panggil. " jawab cepat Bu Tina
bergegas Bu Tina mengajak Betrand untuk berubah masuk
" Dok... Ini suaminya " jawab Bu Tina mengusap-usap pundak Betrand
" Saya hanya mau bilang selamat anda akan menjadi seorang ayah dan ibu-ibu ini akan menjadi nenek. " ujar Dokter
__ADS_1
Betrand pun ternganga kaget bercampur bahagia
" Istri saya hamil.? " tanyanya yang seakan tak percaya
" Dia istri anda sudah hamil 3 minggu. " lanjut Dokter.
Dengan cepat Betrand menghampiri Bella yang sedang merapihkan baju, lalu memeluknya.
" Sayang terima kasih, kamu sudah buat aku menjadi laki-laki sempurna. " ucap Betrand mencium kening Bella dan memapahnya dan duduk dikursi pasien.
" Ingat trimester pertama adalah kehamilan yang rawan, jaga diri jangan stress dan jangan terlalu capek ,saya akan buatkan resep itu dan multivitamin untuk ibu dan janinnya. " ucap Dokter
Setelah selesai mereka keluar dari ruang Dokter dengan penuh bahagia.
Terutama Betrand wajah kebahagian sudah tak terbendung lagi rasanya ingin semua tahu bahwa istrinya sedang mengandung buah cintanya.
Dalam perjalanan Betrand mulai rewel
" Pak pelan-pelan bawa mobilnya. " ucap tegas Betrand yang mulai protect
Sementara Bella tersenyum memegang perutnya yang telah berisi janin buah cintanya dengan Betrand
Hingga di kediaman Pak Arya
" Kalian sudah pulang? " sambut Pak Arya yanh sedang duduk menonton santai bersama Pak Indra
" Ayah kita punya kabar gembira. " ucap Bu Prisillya
" Apa? "
" Anak kita Bella sedang hamil. " jawab Bu Prisillya yang menunjukkan wajah bercahaya
" Mah... Benarkah Bella hamil.? " tanya Pak Indra yang tak percaya
" Iya Pah... Anak kita sedang hamil. " angguk Bu Tina
" Selamat Pak Indra akhirnya anda akan menjadi seorang kakek. " ucap selamat Pak Arya sembari berjabat tangan
" Anda pun.. Anda pun akan menambah lagi cucu. " jawab Pak Indra dengan gembira
" Kepala pelayan. " ucap panggil Pak Arya dengan lantang
" Mulai sekarang siapkan makanan bernutrisi buat Bella dan bayinya. " ucap perintah Pak Arya
" Baik, Pak. " angguk kepala pelayan
" Sayang, sebaiknya kalian istrahat biar nanti makan malam Bi Wina yang bawa ke atas. " ucap Bu Prisillya
" Baik. " jawab Bella dan Betrand bersamaan
dengan lembut Betrand memapah Bella menuju kamar meninggalkan kedua orang tuanya.
Didalam kamar Betrand mulai menjadi protect, Bella dengan perlahan dibaringkan dan diselimbuti lalu tak lupa mencium keningnya
" Bella makasih.. juniorku sehat selalu ya... Papi dan Mami akan selalu menjagamu. " ucap Betrand mengusap perut Bella lalu menciumnya.
Dengan penuh kasih sayang Betrand merebahkan kepalanya di paha dan wajah menempel diperut Bella yang sesekali mencium
__ADS_1
" Sayang seperti ya anak kita sekarang? " tanya Betrand
" Tampan seperti Papinya dan cantik seperti Maminya." jawab Bella membelai rambut Betrand