Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
apa dia lamar aku


__ADS_3

BAB 38


Sore itu Betrand dan sahabatnya sudah berkumpul di Klub Zero, setelah Betrand mengantar Bella bekerja di Kafe Alex.


Betrand melambai tangan menghampiri Jojo dan yang lain sudah duduk santai sembari meneguk soft drink.


"Bro, emang kamu udah jadian sama Jasmine? " ucap Jojo


"Mana mungkin aku jadian ama dia.." ucap Betrand santai


"Terus.. ?" ucap Jojo penasaran


" Itu hanya akal-akalan dia aja tau sendiri kan aku kayak apa.." ucap Betrand menegaskan.


" Terus hubungan mu ama Bella? " ucap Jojo


"Aku serius ama Bella, ngapain juga aku kejar kejar dia sampai segitunya?" ucap Betrand yang semakin tegas tatapannya menatap tajam seakan dia tak ingin Bella direbut oleh Jojo.


"Bro, hati-hati sama Jasmine aku takut dia ngeganggu hubungan mu dengan Bella " ucap Jojo was-was ,dia mengerti perasaan sahabatnya.. dia pun mulai membatasi diri.


"Tenang aja aku udah ngasih penjelasan , aku yakin hubunganku ama Bella baik-baik aja ?" ucap Betrand sambil minum


" Tapi, aku rasa Jasmine berbeda dari cewek cewek mu sebelumnya ?" ucap Jojo


" Aku tau dia beda dari yang lain, dia punya kekuatan yang bisa ngendalikan semua hal. " ucap Betrand tertunduk


"Terus menurut mu gimana? " tanya Jojo


"Aku ga bisa lepasin Bella gitu aja, aku ga bisa jauh aja pisah ama dia, aku bakal jagain dia selama aku bisa? "ucap Betrand yakin


"Tenang aja apapun yang terjadi kita bantu, kita dukung okey!!" ucap Jojo menyemangati Betrand.


Betrand membalas dengan tersenyum.


Dikampus


" Hai, teman-teman besok kalian datang ya di pestaku!! " ucap Jasmine dengan suara keras dan lantang di hadapan semua mahasiswa Fakultas seni...


Itu sangat berbeda karena Jasmine berada di fakultas manajemen bisnis


" Pesta apa? " tanya Vivian yang mulai curiga dengan tingkah Jasmine

__ADS_1


"Pesta kedatangan ku, aku kan disini baru , belum banyak teman jadi aku undang kalian untuk datang ke pesta kedatangan ku, kalian jangan lupa ya " ucap Jasmine mendekat dan tersenyum.


Bella hanya terdiam cuek " Bella kamu datang juga ya? " ucap Jasmine manja


" Maaf weekend ini aku sibuk banget !" ucap Bella


" Ayolah kan ga tiap hari kan,  lagian di sini aku hanya ngundang teman- teman kampus aja ko? " ucap Jasmine


"Maaf jasmine, aku ga bisa " ucap Bella sambil tersenyum dan pergi berlalu


Akhirnya acara party dimulai


Semua teman teman kampus diundang tak terkecuali Jojo, Viko, Steve, Vivian, Salsa dan Yuanita, hanya Bella dan Betrand  yang tak tampak di party itu, tapi bukan Jasmine namanya kalau ga bisa ngedatangin Bella dan Betrand dengan seribu satu alasan, akhirnya mereka pun datang.


" Hai, Betrand akhirnya kamu datang juga, aku udah lama nunggu nya tau?" ucap Jasmine yang langsung merangkul tangan Betrand.


" Lepasin malu! " ucap Betrand sinis,


Tak berapa lama Bella pun datang


" Hai, Bella akhirnya kamu juga datang " ucap jasmine. Bella tersenyum


" Okey, karena semuanya udah kumpul kita mulai party nya, " ucap Jasmine semangat


" Teman- teman semua kalian aku undang untuk memberitahukan bahwa aku dan Betrand adalah sepasang kekasih yang sudah dijodohkan oleh orang tua kita. !"ucap Jasmine yang merangkul tangan Betrand tanpa ragu dengan mata sediki melirik tajam mengisyaratkan kalau dialah yang pantas disamping Betrand..


Mendengar itu dada Bella semakin sesak rasa panas terasa sampai ke ubun-ubun akhirnya Bella pun keluar dari apartemen Jasmine meninggalkan mereka yang masih bersuka ria joget diiringi lagu remix..


Tapi berbeda dengan Betrand tatapannya menjadi kesal, dia melepaskan paksa rangkulan tangan Jasmine


" Apa maksudmu? " kesal Betrand melangkah cepat.   tak berapa lama Betrand pun menyusul saat Bella berdiri didepan apartemen menunggu taksi


" Makan yuk? " ucap Betrand.


" Enggak aku ga laper " jawab Bella yang selanjutnya melambai memberhentikan taksi.


"Tapi aku laper, kau temenin ya?" ucap Betrand senyum dan langsung memegang tangan Bella menjauh dari taksi yang sudah berhenti.


Tak berapa lama Mereka mampir ke restoran seafood. Dengan wajah yang tak bersalah akan kejadian tadi Betrand terus tersenyum berusaha menenangkannya


"Pelayan!" ucap Betrand

__ADS_1


  " Kamu mau makan apa? " ucap Betrand menawarkan menu.


"Terserah.. " ucap Bella.


Setelah selesai memesan makan


Rasa penasaran pun makin menyeruak, walaupun apa yang terjadi nanti dia siap dengan kosekuensinya.


"Betrand kalau orang kaya semua memang udah diatur ya ?" ucap Bella tertunduk


Mendengar itu Betrand sedikit kaget seperdetik dia mulai mencerna apa yang dikatakan Bella.


" Enggak semuanya kadang kita juga ingin seperti orang lain mempunyai keinginan yang sesuai dengan isi hati kita. Bella aku ingin kamu jangan terpengaruh dengan kata kata Jasmine, aku ga mau jauh atau pisah dari kamu " ucap Betrand sambil memegang tangan Bella,


Bella hanya diam tak berbicara batin secara tak puas akan kejadian tadi


" Bella i love you, i really really love you  bel.. " ucap Betrand menatap sayu m


Bella tersenyum dan pesanan pun datang,


" Bella kamu udah lulus nanti mau gimana?" ucap Betrand berusaha mencairkan suasana santai


" Sebenarnya aku ingin jadi artis teater terkenal, mungkin aku ingin keliling dunia,kalau kamu?  " ucap Bella


" Kayak ya aku mau bantu ayah meneruskan perusahaan entertainmen terus aku lamar kamu?" ucap Betrand genit


apa engga dia lamar aku


" Kamu nih ada ada aja!? "ucap Bella senyum dengan gugup mata mulai bermain tak karuan


" Beneran, dulu aku ga pernah berpikir aku hanya ingin senang senang aja ga perduli masa depan ku nanti seperti apa,  tapi setelah kejadian ini terus menerus aku ingin jadi orang yang berguna untuk keluarga ku bahkan untuk istri masa depan ku nanti, " ucap Betrand


" Mudah- mudahan kamu dapat istri sesuai dengan harapan mu? " ucap Bella berusaha mencairkan suasana dia tak mau melambung keatas langit dan jauh seketika


" Udah kok , aku udah dapet , calon istri itu kamu, aku ingin kamu jadi istri masa depan aku " ucap Betrand menggoda lalu memeluk Bella.


" ....Bella aku ingin semua cepat selesai baik itu kuliah kita atau masalah kita, aku harap kamu jangan goyahkan pendirian mu untuk selalu mencintai ku ya? " ucap Betrand yang langsung mencium bibir Bella dengan lembut.


Tanpa malu Betrand mencium bibir Bella, sekali lagi dengan perlahan Dia mendekat hingga deru napasnya terasa hangat berpadu dengan napas Bella yang lembut baginya.


Sampai bibirnya menempel rasa manis dan ranum menyeruak ke seluruh bibir Betrand lembut seperti mashmelow, hatinya berdetak kikuk, rasa takut hadir kalau-kalau Bella akan marah dengan perbuatannya, tapi siapa sangka yang dia terima ternyata itu sambutan hangat,

__ADS_1


Betrand memeluk lebih erat merapatkan ciumannya melepaskan semua rasa cinta yang dia rasakan.


__ADS_2