Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
Cemburu Buta 2


__ADS_3

BAB 73


"Sayang kamu tunggu disini, aku ambil mobil dulu. " ucap betrand yang berlalu pergi mengambil mobil di area parkir.


"Bella,mau kemana kok udah mau pulang.? "tanya Jerry yang sedang membereskan meja bekas dipakai pengunjung.


" Mau kencan..lah" jawab Bella.


" Ga, ngajak - ngajak. " sindir Jerry.


" Ngapain ngajak - ngajak ,ga seru! " sahut Bella senyum, enggak lama kemudian


" Aduh! " ucap Bella kesakitan, sontak Jerry menghampiri


"Kenapa? " tanya Jerry khawatir.


" Ini mataku sakit! " jawab Bella mengucek-ngucek mata


" Jangan digosok nanti iritasi. " ucap Jerry menahan jari Bella dan meniupnya.


Disaat yang sama Betrand datang dari dalam mobil terlihat Jerry seperti akan mencium Bella, dengan rasa cemburu yang amat besar Betrand keluar dari mobil dan langsung menarik baju Jerry tanpa pikir panjang  kepalan tangan Betrand mendarat di pipi Jerry yang akhirnya perkelahian pun ga bisa dihindarkan.


Bella saat itu kaget dengan kelakuan Betrand "Betrand...Betrand berhenti! " ucap Bella melerai tapi kata-kata itu tak dihiraukan.


Dari dalam Kafe


" Kak Alex ada yang berkelahi! " teriak Ria.


Alex pun keluar dan melerai Betrand dan Jerry " Hentikan kalian, ada apa ini !" ucap Alex yang terbawa emosi


" Si cupu ini mencium Bella!" jawab Betrand yang tidak puas memukul Jerry


" Apa,siapa yang cium Bella! " sahut Jerry yang masih tidak terima dengan tuduhannya.


" Terus kalau bukan cium Apa! Aku tau, dari dulu kamu memang incer Bella, kan! "


" Emang kenapa kalau aku incer Bella! "


" Tuh , kan apa aku bilang, anak ini perlu aku hajar! " Betrand yang masih terbakar api cemburu


" Udaaahh.!" ucap Bella teriak.


Mereka pun berhenti dan melirik kearah Bella .


Bella berkata " Udah..udah aku bilang udah. Cukup! "


"Apa maksud kamu dengan cukup! " ucap Betrand


" Betrand ini hanya salah paham, Jerry hanya bantu aku tadi aku kelilipan " ucap Bella menjelaskan


" Oh jadi kamu bela dia dari pada pacar kamu sendiri, bagus..bagus Bella sebentar aja aku pergi udah ngegaet cowok lain, apalagi kalau aku pergi tinggal kamu, bahagia kayaknya! " ucap Betrand yang membentak Bella


" Apa maksud kamu dengan ngegaet  cowok lain, aku ama Jerry ga ada apa apa. " ucap Bella yang kesal


" Ga ada apa-apa, terus tadi apa!? "


" Aku udah bilang dia bantu aku karena aku kelilipan"


" Ah, alasan kamu aja biar ga ketahuan selingkuh, kan! " ucap Betrand


" Apa, ga salah kamu bilang aku selingkuh, bukannya kamu yang selingku ama Viona sekarang kamu bilang aku selingkuh. " Bella yang benar-benar kesal dengan ucapan Betrand .

__ADS_1


Betrand akhirnya diam dengan rasa bersalah "Maaf, maaf Bella bukan aku mau singgung kamu.. " ucap Betrand dengan nada lembut sambil memegang tangan Bella


" Udah Betrand ,aku capek. Aku mau pulang " ucap Bella melepaskan pegangan tangan Betrand


" Ya udah, aku anter ya.. " ajak Betrand


" Ga usah, aku bisa sendiri "


" Bel... aku anter ya. " bujuk Betrand


" Aku bilang ga usah! " teriak Bella


" Bella.. Bella " ucap Betrand yang merasa bersalah.


Bella akhirnya pergi dengan kekecewaan sedangkan Betrand terdiam melihat Bella pergi sendirian, dengan wajah yang masih kesal ke Jerry  ,Betrand berkata " Awas kamu !" lalu Betrand pergi mengikuti Bella dari belakang sambil membawa mobil.


Kemarahan Bella pada Betrand hari itu udah sampai puncaknya  dengan tingkah laku  Betrand yang cemburu buta, setelah lama Bella berjalan. Bella tau kalau Betrand mengikutinya dari Kafe. Bella menghentikan langkahnya dan membalikkan badan kearah mobil Betrand. Betrand pun keluar dan menghampiri untuk menenangkan Bella


" Bella udah capek naik mobil ,yuk." ajak Betrand


" Ga, lebih baik kamu pulang aja .aku ingin sendiri dulu " ucap Bella yang masih kesal ,dan berjalan lagi


" Oh, aku tau kamu mendingan pergikan sama jerry, atau Ferdi.! " ucap betrand yang mulai kesal. Dengan kesal Bella menghampiri Betrand karena apa yang Betrand katakan itu ga masuk akal .


Bella bertanya " apa maksud kamu Jerry atau Ferdi?"


" Iya kamu mau pergi ama dua cowok bodoh itu! " bentak Betrand


"Betrand lebih baik kita menenangkan diri dulu aja deh." ucap Bella


" Apa maksud kamu dengan menenangkan diri! "


"Oh jadi sama aku, kamu ga bisa ngomong baik-baik tapi ama mereka bisa. Pintar-pintar kamu sekarang ya, Bel.. "  Bella semakin ga mengerti dengan apa yang Betrand bicara, Bella pun menghindar  berjalan menjauh dari Betrand


" Bella kalau lagi ngomong jangan pergi, kamu ngerasakan! "


Bella pun menjadi marah


" Terus mau kamu apa? "tanya Bella


"Dengerin ya kamu itu pacar aku "


" Terus kalau aku pacar kamu, kamu mau apa? "


" kamu itu harus tau diri bisa jaga jarak dong?!"


" Jaga jarak! "


" Iya jaga jarak jangan kayak wanita jalang yang bisa deket sama semua cowok. "


" Apa kamu bilang aku wanita jalang! " dengan kesal Bella menampar Betrand


prakkk...


" Betrand kita bener-bener harus menenangkan diri. " ucap Bella sambil melepaskan kalung pemberian Betrand


" Bella apa maksudnya ini " ucap Betrand kaget


" Aku harus pergi, aku capek" ucap Bella sambil menangis


" Bella maaf... maaf aku ga sengaja. " ucap Betrand menahan dengan sedih melihat Bella menangis  " Aku bilang, aku mau pergi! " teriak Bella berlari pergi meninggalkan Betrand.

__ADS_1


Perasaan Bella benar-benar hancur dengan kata-kata Betrand yang sudah menganggap rendah sedangkan Betrand marah dengan perkataannya " Sial.!"  ucap Betrand sambil menggebrak mobil dan masuk pergi dengan kekesalan yang teramat dalam.


Kemudian Betrand pergi ke Klub Zero tempat luapan amarahnya, sesampainya disana sahabat sahabat nya sedang asik mengobrol


"Hei katanya mau kencan kok malah kesini? " tanya Steve.


Pertanyaan itu tak dianggap oleh Betrand "Hei, bro ditanya malah diam. Marahan lagi ya... " Viko yang meledek Betrand.


Betrand akhirnya terpancing emosi " Apa.. apa! " Bentak Betrand yang langsung berdiri dengan maksud menghindar, baru saja beberapa langkah Betrand berjalan tanpa sengaja dia bersenggolan dengan pengunjung lain


" Hei kalau jalan pake mata bukan pake dengkul! " ucap pengunjung itu, dengan amarah yang masih meluap-luap Betrand tanpa pikir panjang memukul pengunjung tersebut dan perkelahian pun tak terhindarkan ini kedua kalinya Betrand berkelahi.


Melihat sahabatnya berkelahi Jojo, Steve dan Viko hendak melerai tapi karena saat itu Betrand dikeroyok, maka sahabatnya tak tinggal diam sehingga  terjadi perkelahian di Klub Zero, yang  berakhir di kantor polisi,


Dan mereka semua diminta keterangan dan memberi surat pernyataan tidak akan mengulanginya kembali.


Keesokan harinya


Berita Betrand masuk kantor polisi pun menjadi trending topik  seisi kampus, dan sampai juga ke telinga Bella .


Dalam hati bella menjadi bingung antara kesal dari omongannya dan kasihan dengan keadaannya " Sa.. Tolong kamu cari tau keadaan Betrand sekarang. " ucap Bella meminta tolong


" Kenapa bukan kamu aja? " tanya Salsa .


"Kemarin aku tengkar ama Betrand, jadi kamu tolong aku, okey."


Salsa pun pergi mencari berita ter updet tentang kondisi Betrand, setelah setengah hari Salsa mencari berita, akhirnya Salsa pergi mendatangi Bella dan berkata " Bella gawat! " ucap Salsa terburu-buru


" Ada apa? " tanya Bella yang menjadi khawatir


" Betrand dirumah sakit ,babak belur.  " ucap Salsa.


Mendengar berita itu Bella langsung berlari kerumah sakit tempat Betrand dirawat.


Sesampainya Dirumah sakit


" Siang mbak, kalau Betrand Anggara di ruang apa ya.? " tanya Bella


" Sebentar...oh ya diruang mutiara kamar 203." jawab suster jaga


" Makasih. " sahut Bella yang bergegas pergi.


Setelah didepan ruang mutiara bella mencari-cari kamar Betrand ternyata disana udah ada Jojo dan lainnya.


" Jo.. Gimana kabar Betrand? " tanya Bella khawatir.


Jojo dan sahabat sahabatnya hanya menggelengkan kepala yang membuat Bella menjadi makin khawatir. Dengan sedih Bella masuk kedalam ruang rawat, terlihat sesosok badan yang ditutup selimbut seperti orang yang sudah meninggal, hati Bella saat itu menjadi hancur, menyesal dengan apa yang Bella perbuatan. Airmata Bella pun tak terbendung lagi dengan keras Bella menangis.


" Betrand, maafin aku.. maafin aku. " ucap Bella yang terus menangis keras


"Betrand aku maafin semuanya! Betrand bangun... bangun" ucap Bella sambil menggoyang -goyangkan badan Betrand sambil melirik kearah Jojo,


Bella berkata " Kenapa kalian engga bantuin dia! " ucap Bella dengan nada terbata-bata


"Kita udah bantu, tapi maaf terlambat. Betrand hanya bilang di Kata-kata terakhir, " minta maaf udah ngecewain kamu" itu yang dikatakan Betrand " ucap Jojo.


Bella semakin sedih " Betrand bangun jangan tinggalin aku, bukannya kamu mau kalau aku jadi istri kamu. Betrand aku janji aku bakal jaga jarak dengan semua cowok, aku bakal setia terus sama kamu, Betrand bangun.. Bangun. " ucap Bella menangis semakin keras.


Karena Bella menggoyangkan badan Betrand dengan kasar terdengar suara batuk dari balik selimbut " Uhuk.. uhuk. " . Bella terdiam sesaat dan membuka selimbut yang menutupi wajah Betrand.


Ternyata Betrand dengan wajah yang babak belur meringis kesakitan akibat guncangan yang Bella perbuatan.

__ADS_1


__ADS_2