Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
putus cinta


__ADS_3

BAB 67


" Betrand, kamu mau pulang? " tanya Sekertaris Adi


" Engga, bawa aku ke klub zero. " jawab Betrand yang masih duduk dilantai


" Iya , aku bawa kamu kesana..."ucap Sekertaris Adi menemani Betrand keluar kantor menuju Klub Zero .


" Wah, kamu ga ajak- ajak kalau mau minum.. " ucap Viko yang langsung duduk memgambil gelas dan tak lama kemudian Jojo dan Steve pun datang


" Dari tadi datang nya, bro? "tanya Jojo


" Mau apa kalian kesini ?" tanya Betrand dengan nada kasar


" Aku dengar ada yang diputusin cinta ?" ucap Viko menyindir


Betrand melirik sinis ke Sekertaris Adi " Maaf bro terpaksa aku bilang... " ucap Sekertaris Adi yang cuek


"Dasar mulut ember!" ucap Betrand dengan kesal terus menyuruput minuman


"  Coba kamu cerita mungkin kita bisa cari jalan keluar nya? " ucap Jojo menarik tangan Betrand yang sedang minum


" Aku diputusin Bella, tadi Bella ke kantor dia melihat Viona duduk dipangkuan ku..." ucap Betrand terdiam sedih


" Apa! "ucap Viko yang mulai kesal dengan apa yang dikatakan Betrand


" Udah aku bilang cepat kamu selesai kan biar ga jadi kayak gini..." ucap Jojo menenangkan Betrand


"Ya udah mungkin ini yang kamu pilih ,kamu milih Viona daripada Bella.. " ucap Viko


" Ga , aku enggak mau putus ama bella, aku sayang banget... " ucap Betrand menitihkan airmata


" Loh kamu jangan egois gitu dong! " ucap Viko menunjuk kesal


" Udah...udah nanti aku ngobrol ama Bella ,mungkin ada jalan keluarnya..." ucap jojo.


"Okey sekarang kita hibur tuan kita yang sedang patah  hati " ucap steve menghibur betrand


Semalam itu Jojo, Viko, Steve dan Adi menemani Betrand yang  sedang patah hati. Sepanjang malam terus terngiang kata-kata Bella dalam ingatan Betrand,


" Duh ni anak berat juga..." ucap Steve yang  memapah Betrand masuk kedalam apartment, dan menidurkannya. Mata betrand saat itu menjadi kosong tanpa arah, benar benar hari itu betrand sangat terpuruk .


Maafku mungkin tak seberapa


Tapi ku ucapkan


Dengan sepenuh jiwa


Maaf..


Ku sering buatmu kecewa


Buatmu tak percaya


Buatmu tak bisa bedakan


Rasa atau bercanda


Tapi cukup sampai disini kebohongan ini


yang ku ingin..


Cinta kita..


Di ukir kembali mulai dari sini.

__ADS_1


Kembali airmata Betrand menitik tak terbendung,


Mungkin inilah hasil yang aku tanam selama ini maaf, maaf


Keesokan harinya


Betrand dan sahabat nya pagi pagi sekali udah menunggu Bella di depan kampus, tapi hingga siang Bella tak muncul sampai mereka bertemu dengan Vivian


" Vivian! " Jojo memanggil dengan keras


" Ada apa teriak - teriak " ucap Vivian cuek


" Bella mana? "tanya Jojo


" Mau apa, kalian cari Bella .cari aja si viona tuh sana! " ucap Vivian kesal mengingat kelakuaan Betrand pada Bella


" Vi, aku mohon gimana kabari Bella apa dia sakit ?" ucap Betrand lembut memohon


" Ngapain kamu perduli ama bella.. " Vivian yang makin kesal mengingat kelakuannya membuat sahabatnya sedih.


" Tolonglah Vi, gimana kabar bella sekarang? " Betrand terus merengek khawatir dengan keadaan Bella.


" Ga tau!  walaupun aku tau enggak mungkin aku kasih tau kalian!  " ucap Vivian yang langsung pergi,


Setelah Vivian pergi , sahabatnya melihat Betrand pun bingung " engga apa apa bro kita coba besok, okey..." ucap Steve menyemangati Betrand


Hari kehari pun terus berlalu tapi berita kabar dari Bella tak betrand dapatkan. Baik itu keadaan dan kehadiran bella hilang seperti ditelan bumi.


Akhirnya, Betrand berinisiatif untuk datang ke kafe Alex dengan harapan bertemu Bella disana.


" Alex bisa kita ngobrol sebentar ?" tanya Betrand dengan mata melirik kesana dan kesini mengharap bertemu dengan Bella


" Iya ada apa? " tanya Alex menghampiri


" Sorry ganggu kerja lo,  aku mau tanya, apa lo tau kabar Bella udah 4 hari bella ga bisa aku hubungin? " ucap Betrand yang mengharapakan kabar


" Sakit! dari kapan? " tanya Betrand khawatir


" Bro aku mau tanya , kamu ada masalah dengan Bella? " tanya Alex


" Iya, aku ama Bella ada sedikit kesalahpahaman... " jawab Betrand dengan nada menyesal


" Bro aku saranin beri ruang untuk Bella menenangkan diri, udah gitu kalian bisa ngobrol baik-baik " ucap Alex


" Iya, iya makasih ya sarannya " ucap betrand mengangguk


" Kamu mau kemana? " tanya alex


" Ga tau...." jawab Betrand lemas setelah keluar dari kafe alex . Betrand pun mengendarai mobil tanpa tujuan dan tanpa  dia sadari,  mobil yang dia kendarai  sampai didepan asrama Bella .Hari itu memang masih siang sekitaran jam 4 sore mahasiawi pun masih ramai yang keluar masuk asrama  tapi Betrand berharap bisa ketemu dengan bella.


Hari itu Betrand menunggu hingga tengah malam dan waktu tak terasa ,malam pun berganti siang tapi Bella belum juga ia temui hingga Betrand pun pergi ke kampus dengan rasa putus asa nya, dan berharap bertemu dengan Bella dikampus


Sesampainya dikampus sahabat sahabat nya sudah menunggu Betrand


" Bro, kamu darimana, ga pulang apartment? " tanya Steve khawatir , Betrand hanya menggelengkan kepala


tak lama kemudian Viko datang bersama Rebecca " Hai guys ,udah nunggu lama? " tanya Viko dengan santai


" Hai rebecca, apa kabar?" tanya Jojo


Rebecca menjawab " sehat "


" Oh ya aku punya kabar bagus buat lo Betrand..." ucap Viko


" Apa? " tanya Betrand sambil memutar mutar kunci mobil

__ADS_1


" Tadi aku udah ngobrol ama Rebecca dia mau bantu cari kabar tentang Bella. " ucap viko


" Apa, yang bener !" tanya Betrand dengan semangat, saat itu Betrand merasa melihat cahaya harapan untuk hubungan nya


" Rebecca emang kamu satu asrama ama Bella " tanya Steve


" Bukan satu asrama lagi, kamarku ama kamar Bella, kan sebelahan... " ucap Rebecca senyum


" Bagus kalau gitu, Rebecca aku butuh banget bantuan kamu? " ucap Betrand


" Tapi imbalannya apa?" tanya Rebecca


" Aku bisa kasih kamu uang setiap kamu kasih kabar perhari nya.." ucap Betrand


" Berapa uang yang bakal kamu kasih?" tantang  Rebecca


" Kamu mau berapa? " betrand balik menantang


" Aku butuh 200 ribu perhari sampai kamu ketemu ama Bella, gimana? " tantang Rebecca


" Okey deal... " ucap Betrand sambil menyodorkan tangan untuk berjabat tangan dengan Rebecca


" Tapi aku ga jamin tentang hubungan kamu ama Bella bisa baik." ucap Rebecca


" Ga apa-apa yang penting aku tau keadaan Bella itupun udah cukup." ujar Betrand. Akhirnya misi pun di mulai


Diasrama


Tok.. Tok.. Tok.


" Ya masuk " ucap Vivian


" Hai lagi pada ngapain?"


"Biasa makan sambil kerjain tugas. " ucap Salsa


" Wah mau dong kerikipnya.. " ucap Rebecca mengambil keripik


" Foto dulu yuk... " ucap Rebecca mengeluarkan ponselnya


Cekrek.. cekrek mereka berdiri selfie semua tampak gambira hanya  Bella yang terlihat sedih


" Kenapa Bella ?" tanya Rebecca


" Sssstttt jangan ribut lagi sensitive... " sahut Vivian


" Kenapa? " tanya Rebecca


" Lagi ada masalah ama betrand. " ucap Vivian dengan nada pelan, Rebecca hanya menganggukkan kepala


tanpa disadari oleh bella dan sahabat sahabat nya Rebecca melakukan video call dengan betrand hingga betrand pun tau kegiatan apa yang Bella lakukan didalam asrama


" Rebecca... " panggil salsa


" Ya apa? " tanya Rebecca


" Besok kamu kuliah jam berapa?" tanya Salsa


" Siang kenapa gitu? " Rebecca tanya balik


" Kalau kamu ga ada kerjaan, aku minta tolong temenin Bella sampai salah satu dari kami datang, kamu mau? " tanya Salsa


" Okey aku mau... " jawab Rebecca tanpa pikir panjang, sedang asik-asik mengobrol tiba-tiba Bella memukul meja


Praak....

__ADS_1


" Ada apa bella? " tanya yuanita kaget


Bella hanya menggelengkan kepala dan airmata pun menetes di pipi  Bella ,Yuanita hanya mengusap punggung Bella sambil menenangkan Bella ,sedangkan Betrand yang melihat menjadi makin sedih, melihat bella yang kecewa dengan perbuatannya.


__ADS_2