Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
Sindiran


__ADS_3

Satu minggu sudah mereka semua merencanakan pesta pernikahan Betrand dan Bella, ini saat mereka tampil kembali menjadi raja dan ratu sehari yang sempurna didepan sahabat, kerabat dan kolega bisnis Pak Arya Anggara, dengan mengusung tema yang sedikit berbeda dari biasanya .Maklumlah Bella sedang mengandung buah hati mereka, tentu saja semua harus elegan tapi aman dan nyaman untuk ibu dan sang calon bayi.


Diacara itu Bella begitu cantik memakai gaun pengantin putih nan elegan, begitu juga dengan Betrand yang tampak tampan dengan setelan jas hitam berjalan menyambut para undangan dan memasang senyum bahagianya, semua undangan pun menyambut dengan tepukan bahagia seraya mengucapkan selamat atas pernikahan mereka.


Tak lupa host yang terus mengoceh menyambut kedatangan pengantin.


" Selamat atas pernikahan Betrand Anggara dan Bella Agnesya kita beri tepukan sekali lagi dan kita doakan semoga pernikahan mereka langgeng hingga akhir hayat. " ujar host yang lantang.


Para undangan pun turut melakukan ajakan host tersebut yang membuat suasana semakin meriah


Host itu pun mulai mengajak pengantin untuk berdiri dihadapan para undangan.


Tanpa tak diduga sesuatu hal pun terjadi


" Selamat atas pernikahan Betrand dan Bella. " ucap host tersebut tapi kata-kata mulai melambat disaat mengatakan kata Bella


" Maaf, saya kira Betrand dan Jasmine karena saat itu waktu pernikahan Derry dan... kalau tidak salah Liliana, mereka akan mengadakan pesta pernikahan. " tutur host tersebut


hal itu membuat Bella terasa tersindir dan para undangan pun mulai saling berbisik


Tangan Bella sedikit melepas dengan kesal Betrand mengambil mic yang berada ditangan host


" Istri saya adalah Bella Agnesya bukan Jasmine dan Nyonya Bella ini sudah saya nikahi dua bulan yang lalu. " ucap Betrand dengan tegas lalu mencium bibir Bella dihadapan undangan.


Sontak para undangan pun terkejut dan kembali memberi tepukan selamat dan meredam suasana yang canggung, kemudian menatap kesal ke wajah kedua orangtuanya, lalu menatap sanyu ke wajah mertuanya seakan menandakan rasa bersalahnya.


Host itu pun merasa sedikit bersalah dengan ucapan ngaconya.


" Maaf... Maaf ,okey untuk acara selanjutnya kita akan melihat sang raja dan ratu ini untuk berdansa.. " ujar host itu seraya mundur dari panggung


Kemudian Bella dan Betrand pun akhirnya melakukan dansa, tapi sayang senyum Bella mulai terlihat pura-pura


" Seharusnya bukan aku yang berada disini. "lirih Bella dengan nada berbisik, hatinya menjadi hambar, iya seharusnya bukan Bella yang berdiri dan menikmati semua acara ini.


" Udah jangan dianggap, Mami adalah wanita cantikku ibu dari buah cinta kita.. Nikmati saja acara ini agar Istriku dan bayi kita bahagia.... Karena Semua ini hanya untukmu. " tutur Betrand menenangkan Bella dan tersenyum manis, senyuman itupun dibalas oleh Bella walaupun hatinya tetap tak tenang


Malam itu Betrand terus memanjakan Bella dan buah cintanya, dia tak ingin gara-gara hal sepele mempengaruhi mood Bella yang berujung dengan perkembangan sang buah hati.


Sementara itu Pak Arya yang terlihat malu dan kesal langsung memanggil sekertarisnya untuk segera membereskannya.

__ADS_1


Malam pesta pun berakhir kedua keluarga besar kembali ke kediaman Pak Arya, tampak semua anggota keluarga terlihat lelah tak terkecuali sang raja dan ratu semalam.


Bella terlihat lunglai ingin rasa ia langsung membaringkan diri diatas ranjang yang empuk. Betrand dengan penuh perhatian membantu memapah istrinya lalu tanpa malu lagi Betrand menggendong Bella dihadapan semua orang


" Betrand, apa ini malu! " sanggah Bella yang memaksa untuk turun


" Biar suamimu yang menggendong sampai ke kamar, aku engga mau kamu kelelahan yang berakibat jelek sama anak kita. " jawab Betrand dengan senyum


Semua anggota keluarga ikut tersenyum dan menggelengkan kepala melihat pengantin baru yang malu-malu


Sesampainya di kamar Bella diduduk diatas ranjang


" Papi lelah? " tanya Bella memegang lengan tangan Betrand


" Engga... Mami mandi ya... Papi ke mau kebawah dulu. " pamit Betrand meninggalkan Bella


Betrand kembali berkumpul bersama keluarganya dengan sesekali melempar kata melepas rasa lelah.


Tapi hal yang tak terduga kembali datang Bi Wina berlari menghampiri Betrand


" Tuan.. Tuan muda kamar Nona dikunci, tadi saya panggil berkali-kali tak ada jawab, aku takut Nona kenapa-kenapa. " ucap panik Bi Wina


" Cepat ambil kunci cadangan.! " teriak Betrand yang mulai khawatir, dia berlari berusaha memanggil membuka dari kamar samping tapi tak satu terdengar panggilannya


" Tuan ini kunci cadangannya. " ucap Kepala pelayan dengan cepat Betrand merebut kunci dari tangan kepala pelayan lalu kembali membuka pintu kamar , tapi sayang sosok istrinya tak ada diranjang hanya terdengar suara gemiricik air dari balik kamar mandi


Betrand pun semakin panik dia melangkah cepat dan memuluk berkali-kali pintu kamar mandi hingga dengan putus asa Betrand mendobrak pintu dan menatap Bella yang terpejam didalam bathup.


Betrand yang panik menghampiri istri lalu memanggil-manggil, dengan mata terpejam Bella terbangun lalu menjerit menutup dadanya dengan kedua tangannya. Sontak seluruh anggota keluarga membalikkan badan dengan canggung


" Mami baik-baik aja. " ucap resah Betrand menatap khawatir


" Ada apa ini.? " tanya Bella yang terkejut kebingungan


" Syukur kalau Mami baik-baik aja. " jawab Betrand memeluk istrinya


" Kalian keluar dulu. " lanjut Betrand berkata


seluruh anggota keluarga pun keluar dari kamar mandi sedangkan Betrand dengan perlahan membersihkan Bella dari sabun yang menutupi seluruh badannya kemudian menyelimbutinya dengan baju handuk lalu mendudukkannya di ranjang

__ADS_1


" Tolong ambilkan pengering rambut dan kayu putih. " ucap Betrand


Bi Wina dengan sigap mengambil pengering rambut dan kayu putih


" Tuan... Nona maafkan saya, tadi sewaktu kalian pulang dari resepsi pernikahan saya lihat Nona Bella begitu pucat membuat saya sedikit khawatir, lalu waktu saya akan memberi Nona obat saya ketuk-ketuk pintu tak ada jawaban, itu juga yang membuat saya makin khawatir jadi Maafkan saya. " tutur Bi Wina sembari membungkuk.


" Sayang kamu kenapa? " tanya Bu Tina mengusap tangan Bella


" Tadi Bella capek dan sedikit gerah lalu mandi tapi ketiduran " jawabnya dengan polos


mendengar penjelasan Bella seluruh anggota keluarga hanya bisa menahan tawa


" Ya sudah kita keluar dulu biar mereka bisa beristirahat. " ajak Bu Prisillya keluar kamar


meninggalkan Bella, Betrand dan Bi Wina.


" Tuan...Nona saya pun akan keluar. "


sambung Bi Wina yang lalu menutup pintu kamar.


" Sayang nanti lagi jangan diulang lagi ya... " ucap Betrand sembari mengeringkan rambut Bella


" Kenapa? "


" Waktu kita mandi di bathup dan tertidur kita engga akan tau apa yang akan terjadi nanti terlebih lagi Mami sedang hamil,... Papi takut mempengaruhi perkembangan anak kita nanti, jadi jangan di ulang lagi ya.. " tutur Betrand sambil menggosokkan kayu putih ke badan Bella


Bella hanya mengangguk mengerti


" Mami lapar? " tanya Betrand


" Iya"


" Mau Papi bawakan makannya kesini atau Mami mau makan di meja makan. " ucap Betrand menawarkan.


" Mau dimeja makan aja. " jawabnya dengan manja


Dengan tersenyum Betrand menyetujui permintaan Istrinya sambil mengelus rambut Bella yang telah kering, kemudian mereka berjalan menuju ruang makan.


Bella yang saat itu turun bersama dengan memegang tangan Betrand, dengan sedikit bersembunyi di belakang tangannya menutupi wajah Bella yang berlalu ,dia malu dengan seluruh anggota keluarga sedangkan para anggota berpura-pura tak melihat Bella seraya menahan tawa.

__ADS_1


__ADS_2