Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
Oleh-oleh 3


__ADS_3

Dalam perjalanan Bella hanya diam memandang kosong kearah jalan Kenapa Jasmine bisa-biasanya buat gosip itu, kalau memang terjadi pun Ayah dan Bunda pasti mengetahuinya Bella yang terus memikirkan gosip hangat dikampus.


Apa Bella udah tau tentang gosip itu? Betrand memandang sekilas sembari menyetir dan memegang tangan Bella.


" Mami, mau tinggal dulu di Kafe atau pergi bersama ke kantor? " Betrand mencairkan suasana


" I-ikut Papi aja, Sebentar kok... Cuma mau kasih Oleh-oleh ini aja. " jawab Bella


" Sudah sampai, Papi tunggu di mobil aja ya... Salam buat Alex. " ucap Betrand memarkirkan mobilnya, Bella berajak keluar " Tunggu sebentar " sahut sembari menutup pintu mobil


Betrand: Halo Jo, kapan gosip itu tersebar? "


Jojo: Sekitar 3-4 hari yang lalu


Betrand : Siapa yang menyebarkannya?


Jojo: Berita itu muncul di berita kampus ,kamu engga lihat?


Betrand : Aku terlalu sibuk untuk membaca hal yang tak penting.


Jojo : Walaupun sudah menyebar, sudah aku urus, nanti juga akan hilang dengan sendirinya, gimana dengan Bella?.


Betrand : Sepertinya dia udah tau.


Jojo: Dia baik-baik saja.?


Betrand : Sepertinya iya...


Jojo : Ya sudah, kamu jaga Bella aja, sisanya biar kita yang urus.


Betrand : Makasih, udah dulu, nanti kita ngobrol lagi


Betrand yang mengakhiri percakapan setelah melihat Bella keluar dari Kafe


" Sudah selesai.? " tanya Betrand


" Sudah, yuk.. "


Diparkiran Mobil kantor, Betrand turun sembari membawa satu stel baju kantor yang telah Bella persiapan sebelumnya


" Sini, Mami bawa? " ucap Bella menarik baju ditangan Betrand


" Engga usah, Papi masih bisa kok.. " jawab Betrand menahan dan memegang tangan Bella agar dapat jalan bergandeng ke dalam kantor


Didepan kantor Sekertaris Adi sudah siap dengan menyambutnya


" Siang Pak...Siang Nona" sambutnya dengan sedikit membungkuk


Betrand dan Bella menyambut dan masuk kedalam kamar kantor untuk berganti baju


Dengan lihay Bella membantu mendandani calon suaminya


" Mami dengar gosip hangat dikampus? " tanya Betrand


Bella yang saat itu sedang mengikat dasi sejenak terhenti

__ADS_1


" Dengar, " jawabnya dengan singkat


" Menurut Mami? "


" Itu hanya gosip murahan. engga mungkin suamiku selingkuh bukankan... Minggu sebelumnya Mami bersama Papi dan minggu selanjutnya Mami bersama Ayah dan Bunda, " ujar Bella sambil memasangkan penjepit dasi.


" Mami baik-baik saja? "


" Iya ..Mami engga apa-apa, yang Mami pikirkan tugas skripsi Mami banyak yang harus direvisi, Pak Yusi kata, Skripsi Mami adalah hasil jiplak, jadi banyak yang harus diperbaiki. Kalau tugas Papi gimana? " ujar Bella membantu memakaikan jas


" Tugas Papi engga ada masalah. "


" Pih.. Mami pinjam Asisten Tia ya.. Mami mau minta bantuannya untuk menjelaskan tugas Mami. " pinta Bella


" Boleh. "


Betrand segera memanggil Sekertaris Adi dan Asisten Tia


" Sekertaris Adi, apa ada jadwal yang penting siang ini?"


" Hari tidak ada Pak, hanya nanti jam 2 ada rapat rutin bersama staf. "


" Asisten Tia hari, kamu temani Nyonya menyelesaikan tugas skripsinya.. " Betrand memberi tugas


" Baik Pak. "


" Kamu bisa handel tugas Asisten Tia hari ini? " tanya Betrand


" Bisa pak. " jawab Sekertaris Adi


" Tunggu sebentar...Ini sedikit oleh-oleh. " ucap Bella yang memberikan kepada Sekertaris Adi dan Asiaten Tia.


" Terima kasih, Nona. " jawab mereka bersamaan.


" Sayang, kita akan sibuk sampai sore, Papi minta vitaminnya sekarang boleh, " ucap Betrand menarik Bella hingga membungkuk dan menciumnya.


" Mami pergi dulu. " sahut Bella melepaskan ciuman dan mengelap bibir Betrand yang berwarna pink tanda bibir Bella.


Sore pun menjelang Bella dan Betrand masih saja sibuk dengan urusannya masing-masing ,sampai tiba malam hari Betrand yang telah selesai dari tugasnya menghampiri Bella yang masih sibuk bersama Asisten Tia.


" Sudah selesai. " ucap Betrand memegang pundak Bella.


" Jam berapa sekarang? "


" Jam 7." jawab Betrand melihat jam ditangannya


" Oh, Maaf Asisten Tia, hari ini sudah menganggu waktumu. " ucap Bella sembari merapikan buku dan laptopnya


" Tidak apa-apa, saya senang bisa membantu anda. "sahut Asisten Tia dengan sungkan


" Saya pamit. " Bella yang berdiri meninggalkan Asisten Tia sendiri


" Sini, Papi bawakan tasnya, Mami lapar? " tanya Betrand yang menarik tas laptop dari tangan Bella


" Sedikit, "

__ADS_1


" Mau makan malam diluar? " tanyanya kembali sambil memencet tombol lift


" Kita pesan makan aja, tugas Mami masih banyak, malas untuk pergi ke resto. " Bella yang tak sungkan merangkuk pinggang Betrand


sepertinya dia sudah tenang, gumam Betrand yang membukakan pintu mobil untuk Bella.


Dalam perjalanan Bella mulai asik mengobrol sana dan sini ,Betrand yang mulai menanggapi percakapan sedikit tenang dengan tidak terpengaruhnya Bella akan gosip itu.


" Aduh Capeknya. " Bella yang membatingkan badannya di sofa dan merentangkan tangannya.


" Bi... Minta minum. " ucap Betrand mendekati Bella dan duduk disebelahnya


"Maaf sayang, harusnya Mami yang memberi minum. " Bella yang tereranjat


" Udah... Sayang Papi tau hari ini Mami sibuk, duduklah, istirahat? " Betrand yang menarik Bella hingga duduk kembali, Bi Wina pun datang dengan segelas susu hangat dan segelas air hangat.


Dengan cepat Bella meminum susu tanpa henti hingga habis


" Emmuah...Leganya, Mami mandi dulu ya. " ucap Bella yang mengelap mulutnya dari sisa susu di mulutnya dan pergi ke kamar


" Tuan, apa hari ini Nona sibuk? " tanya Bi Wina merapihkan gelas bekas Bella pakai


" Iya, hari istriku sangat sibuk hingga lupa makan. " jawabnya sambil menggelengkan kepala


"....Bi nanti ada G-food tolong terima dan siapkan untuk makan malam. " ucap Betrand yang berdiri menuju kamar untuk menyegarkan diri


" Baik Tuan. " Bi Wina membungkuk dan pergi ke dapur


Bi Wina dengan cekatan mempersiapkan makan malam, karena hari ini Bella tak membantunya, Bella yang selesai mandi masih saja mengetik fokus mengerjakan tugas skipsinya.


Betrand yang keluar dan turun dari kamarnya, tak melihat Bella, dengan penasaran Betrand menghampiri kamar Bella dan melihatnya sedang fokus


" Sayang sudah dulu, pakai piyamannya. Kita makan malam dulu. " ucap Betrand mengambil piyama dari dalam lemari


" Sebentar lagi sayang tanggung. " jawab Bella yang kekeh mengetik


" Apa harus Papi yang pakaikan piyama ini ke badan Mami? " Betrand yang mulai mengancam melihat Bella yang masih memakai baju handuk dengan rambutnya yang basah.


Bella yang menatap kesal lalu mengetik kembali, melihat rambut Bella yang basah Betrand berinisiatif mengambil hairdayer untuk membantu mengeringkan rambut Bella


" Susahkan tugasnya.? " tanya Betrand


" Hanya mengganti beberapa kata saja. "


" Ya udah, kita makan dulu. " ajak Betrand


Ditempat makan pun Bella hanya fokus dengan tugasnya ,Betrand yang sedang menikmati santap makan malam dengan rela terhenti untuk menyuapi Bella. Disaat Betrand melanjutkan pekerjaan Bella masih saja fokus, hingga tak terasa jam menunjukkan pukul 11 malam, Betrand yang telah selesai pun Bella masih saja fokus dengan tugasnya.


" Sayang sudah malam, besok lagi. " Betrand membujuk Bella


" Nanti, Pih... Tanggung... Papi tidur aja lebih dulu. " jawab singkat Bella


Betrand yang merasa kesal menarik mouse ditangan Bella dan menge save tugas dan mematikan laptop


" Istirahat! " tegas Betrand menarik Bella kedalam kamar dan menyelimbutinya

__ADS_1


"...sudah malam, selamat tidur sayang. " Betrand mengecup kening dan memeluknya.


__ADS_2