
" Sayang jaga dirimu ya... I love you" ucap Betrand mengedipkan mata dan menutup pintu
" Aaaaaa... !" ucap Bella kesal sambil memukul bantal sofa
"..... Bibi .!" teriak Bella
" Iya, non... Ada apa? " tanya Bi Wina yang lari dengan kaget
" Aku engga boleh kerja sama Betrand... Dia bilang aku harus belajar dari ibu rumah tangga.... Aku ingin kerja... Bi... " ucap Bella yang merengek
Bi Wina hanya tersenyum melihat Bella yang merengek
" Bibi kenapa ketawa..! " ucapnya
" Nona ini lucu pantesan tuan muda cinta banget ama nona " jawab Bi Wina
" Emang kenapa? "
" Nona cantik kalau lagi begini pasti tuan makin sayang... " Bi Wina yang mulai meledek Bella
" Bibi...! " Bella yang makin merengek
"..... Bi.. Memang kalau perempuan harus tetap di rumah ya.?" tanya Bella
" Nona ,setiap istri memang seharusnya selalu dirumah,"
" Tapi mamahku, Bunda Betrand boleh menjadi wanita karir Bella juga mau. " ucapnya yang memelas
" Nona... Nyonya besar juga dulu waktu pertama nikah beliau engga kerja setiap hari dia dirumah, belajar masak, mengurus rumah apalagi setelah Tuan Muda Tio dan Tuan Muda Derry lahir setiap harinya selalu mendidik dan menjaga mereka sampai nyonya punya Tuan Muda Betrand kecil, hari-harinya dihabiskan dengan mengurus Tuan Muda. "
" Terus ...Kenapa sekarang Nyonya bisa bekerja? "tanya Bella dengan polos
" Setelah Tuan Muda Betrand besar dan usaha keluarga pun berkembang pesat mau tidak mau nyonya harus bisa beradaptasi mengikuti semua kegiatan perusahaan terutama kegiatan yang berhubungan dengan para ibu-ibu direksi karena nyonya sekarang mempunyai jabatan Ibu CEO." ujar Bi Wina menjelaskan
".....Mungkin mamah non.. Pun begitu ketika seorang suami memerlukan tenaga dan pikiran seorang istri , mulailah istri harus siap membantu... Bukan kah begitu. " ucap Bi Wina
Emang benar sih dulu mamah engga pernah kerja setelah papah buka usaha, mamah mulai membantu papah ikut berjualan gumam Bella
" Ya udah Bi... Bibi balik kerja lagi aja. " ucap Bella dan Bi Wina mengangguk
Dia akhirnya mengambil remote duduk menonton televisi.
Sedangkan Betrand yang senyum tenang melaju menuju perusahaan, setibanya disana Betrand memanggil Asisten Tia dan Sekertaris Adi
" Hari ini saya akan berikan mandat untuk kalian. " ucapnya yang duduk tegap di singgasana
" Iya pak.. " jawab Asisten Tia dan Sekertaris Adi dengan sopan
" Mulai hari ,siapapun yang mencari Bella bilang aja dia sudah tidak magang lagi disini dan tidak tau dia pindah kemana dan untuk alasannya itu hak privasi, ngerti! " ucap Betrand
" Mengerti, pak"
" Okey.. Sekarang kalian boleh bekerja kembali. "
Asisten Tia dan Sekertaris Adi membungkuk dan pergi
__ADS_1
Didepan kantor
" Emang nona Bella kemana?" tanya Asisten Tia berbisik
" Biasa seorang suami yang takut istri diambil orang. " ucap Sekertaris Adi dengan senyum tipisnya. Asisten Tia pun mengerti apa yang dimaksud Sekertaris Adi
Tak lama kemudian Leo datang menghampiri Asisten Tia dan kedatangannya terlihat jelas oleh Betrand. Dengan tatapan tajam Betrand memperhatikan dari dalam kantor saat Leo yang sedang berbincang dengan Asisten Tia dan pergi dengan raut muka yang kecewa.
emmm emang enak patah hati siapa suruh berani menggoda istri orang ucap Betrand yang merasa puas.
Dan tak berselang lama pula kurir bunga pun datang membawa satu buket bunga lily
Betrand yang saat itu sedang memeriksa file engga sengaja melirik ke arah luar kantor dan menatap pembicaraan kurir bunga dan Asisten Tia, kemudian kurir bunga itu pun kembali bersama bunganya, dari dalam kantor Betrand tersenyum menandakan kemenangannya
Sambil menggoyang-goyangkan kursi di melakukan chat dengan Bella
Betrand : Mami lagi ngapain?
Bella : Lagi nonton drakor.. Ada apa?
Betrand : Papi jam istirahat pulang, Mami jangan lupa masak yang enak buat Papi ya...
Bella : Emangnya kalau buat masakan enak Papi mau kasih hadiah apa?
Betrand : Mami mau hadiah.?
Bella : Mau
Betrand : Okey pulang nanti Papi kasih hadiah, sekarang Papi mau rapat dulu jaga rumah baik-baik ya... 😘
" Nona mau apa? " tanya Bi Wina yang sedang mencuci baju
" Mau masak, jam istirahat nanti Betrand mau pulang." ucapnya sembari membuka kulkas dan mengeluarkan bahan masakan
" Apa nona engga akan ganti baju? " tanya Bi Wina yang melihat Bella yang pakai setelan kerja
" Oh iya aku sampai lupa. " jawab Bella yang menepak jidat
Bella bergegas pergi ke kamar dan berganti baju dengan kaos dan celana pendek
Dengan terampil Bella memasak berbagai jenis masakan hingga waktu pun sudah menunjukkan jam 12 siang ,seperti yang sudah direncanakan, Betrand datang saat Bella baru selesai masak.
" Wah.. wangi apa nih! " ucapnya didepan pintu
" ....sepertinya suamimu mulai kelaparan. " Betrand melanjutkan perkataannya sambil berjalan menuju ruang makan
Betrand mendekati Bella yang sedang menyajikan masakan buatannya dan memeluknya
" Jangan peluk. " ucap Bella melepaskan pelukan Betrand
" Kenapa? "
" Bau.. Bau asap dapur. " ujar Bella
" Engga apa-apa aku suka bau ini...Wangi banget " ucap Betrand mencium dan menghisap pundak Bella
__ADS_1
" Makan yuk...Keburu dingin. " sahut Bella mengusap punggung tangan Betrand yang masih melingkar dipinggang kecil Bella.
Betrand melepaskan pelukannya dan duduk menunggu Bella menyajikannya, dengan perlahan Bella menyajikan nasi beserta sayur dan lauk pauknya yang tertatap rapi dipiring. Dengan sumeringah Betrand menerima dan melahapnya dengan senyuman lebar
" Gimana, enak? " tanya Bella sambil menopang dagu
" Enak , masakan istri memang selalu enak." sahut Betrand mencubit kecil pipi Bella.
"Sekarang mana hadiahnya. " Bella yang menyodorkan tangannya
" Hadiah? " sahut Betrand menatap Bella
" Iya, Papi bilang kalau masakan Mami enak, mau kasih hadiah.? " ucap Bella menagih janji
" Oh itu... " jawab Betrand dengan santai dan mulai melahap lagi dan Bella mengangguk
".....Minggu depan kita pulang ke negara Z. "
sahut Betrand yang menambah lauk pauknya
" Ada apa? "
" Kita ke rumahmu ketemu dengan mamah dan papah. " ujarnya sambil meneguk air putih
" Mau apa? Mami rasa orang tua Mami sehat? " ucap Bella
" Aku mau minta izin untuk menikah denganmu. " ucap Betrand dengan santai
" Uhuk.. Uhuk... Apa! " Bella yang tersedak air putih
Betrand hanya tersenyum dan mengedipkan matanya
" Mulai besok Papi mungkin sibuk dan pulang agak sore. " ujar Betrand yang berdiri setelah selesai menghabiskan makan siangnya.
" Emangnya kerjaan padat gitu.. " tanya Bella yang membereskan piring bekas Betrand makan dan menghampirinya
" Iya... "
" Terus Mami suntuk dong dirumah sendiri. " cakap Bella dengan manja
" Kan ada Bi Wina.. " jawab Betrand merangkul Bella yang duduk disebelahnya
" Aku juga ingin ada kerjaan kalau dirumah aja rasanya waktu itu lama banget.? " Bella yang membujuk Betrand dengan kepala menyandar di pundak Betrand
" Mami bisa ajak Salsa, atau yang lainnya untuk jalan-jalan atau ajak Ferdi untuk minta menemani Mami jalan-jalan. "
" Mending kalau mereka punya waktu luang, kalau mereka semua sibuk gimana? " ucap Bella yang merengek
" Mami bisa datang ke Kafe Alex." sahut Betrand
" Bener Mami boleh ke Kafe Alex. " ucap Bella yang antusias
" Boleh tapi bukan untuk bekerja hanya untuk berkunjung sebagai pelanggan, itupun hanya sesekali. " ucap Betrand melonggarkan kekangan Bella
" Makasih ya.. " jawab Bella mencium pipi Betrand
__ADS_1