
BAB 24
Dikafe Alex
Hari itu pengunjung sangat ramai begitu juga dengan Bella yang beberapa hari belakangan pun padat bukan hanya untuk kerja di kafe tapi dia juga bekerja lepas sebagai pengantar koran di pagi-pagi buta.
" Pelayan..?" ucap pelanggan sambil mengangkat tangan .
" Iya tunggu sebentar " sahut Bella bergegas mendekati pelanggan.
" Kak ini pesanan meja nomor 11 " ucap Bella sambil memberikan pesanan pelanggan.
saat Bella hendak melangkah melayani pelanggan langkahnya terhenti ketika Alex menahannya.
" Bel.. tunggu kakak mau tanya kamu ga capek kerja dari pagi pagi buta sampai tengah malam " ucap Alex mulai khawatir
" Engga ..kak.. tenang aja " ucap Bella senyum. Bella melanjutkan melayani pesanan pelanggan .
Di waktu istirahat
Bella yang saat itu duduk dikursi karyawan terlihat sangat lelah dengan nafas yang terdengar ngos-ngosan Alex yang melihatnya semakin kasihan.
" Bella kamu lagi butuh uang? Kalau butuh kakak bisa pinjami kok ga usah kamu kerja sampai over gitu " ucap Alex khawatir.
" Bella takut ga bisa ngembaliin kak.. tau sendiri kuliah dan biaya hidup disini kan ga murah terus semuanya hasil keringat Bella sendiri belum lagi kalau keluarga butuh uang..." ucap Bella sedih mengingat tentang keuangan yang sedang dia hadapi.
" Kamu bisa bayar kapan aja. Kamu itu udah kakak anggap adik kakak sendiri, jadi kalau memang kamu butuh bilang aja kakak bakal bantu kok.. " ucap Alex mengusap punggung Bella
"Makasih ya kak.. " ucap Bella menoleh senyum kepada Alex
" Ya udah kalau gitu jangan terlalu capek ya
kalau udah terasa lelah cepat cepat istirahat okey " ucap Alex menyemangati Bella.
Disela Bella sedang melayani pelanggan ada salah satu pelanggan yang sedang asik mengobrol Bella pun sampai tertarik dengan tema yang mereka obrolkan.
" Maaf mbak saya mengganggu, tadi saya dengar mbak membutuhkan pekerja lepas di pasar, kira-kira kerja apa ya? " tanya Bella dengan penasaran
" Oh bekerja jadi asisten pemilik kedai. " jawab salah satu pelanggan
" Maaf ya mbak saya msih kurang mengerti.?" Bella yang membungkuk tersenyum
"kenapa adik mau kerja di pasar? " pelanggan tersebut menawarkan pekerjaan
" kalau memang cocok sama kerjaan dan waktunya saya mungkin bisa, mbak? " Bella yang semakin tertarik.
" kalau adik mau boleh besok kepasar aja nanti kita bicarakan disana. " jawab pelanggan tersebut
" makasih banget, mbak besok pagi saya ke pasar." ucap Bella yang senang.
Setelah selesai bekerja Bella yang begitu lelah, merebahkan badannya di ranjang merasakan pegal di sekujur badannya.
Di Perusahaan Betrand
"Nak. Sekarang kamu kantor kak derry ,sekarang dia akan menempatkan mu dan mengawasi selama kamu disini " ucap Ayah Betrand
" Iya Yah..betrand kesana sekarang, " ucap Betrand pergi dan keluar dari kantor.
Tok.. Tok.. Tok..
" Ya masuk " ucap Derry
" Kak.. " ucap Betrand membuka pintu
" Eh dek sini, sekarang kamu akan tempatkan di bagian perencanaan ya " ucap Derry .
__ADS_1
Betrand mengangguk
" Pak Rio ke ruang saya sekarang " ucap Derry.
Tok.. Tok.. Tok...
" Ya masuk " ucap pak Rio,
"Pak Rio adalah sekertaris pribadi Derry. Pak Rio kenalkan ini Betrand adik saya di akan magang selama liburan , meja yang saya suruh siap sudah? " ucap Derry
"Sudah pak.. "jawab sekertaris Rio
" Oh ya Pak Rio tolong rahasiakan kalau Bertrand ini adik saya, saya ingin ditempat sama dengan karyawan yang lain saya tidak dibeda bedakan apalagi diistimewakan " ucap Derry tegas.
" Baik pak.. " ucap Pak Rio.
Betrand dan Derry mendatangi rekan
rekan kerja nya
" Pagi semua hari ini kita kedatangan teman kita dia disini untuk magang jadi kalian harus
membantu dia untuk segala keperluan kuliah nya. Mengerti " ucap Derry tegas.
"Baik pak!!" " ucap seluruh karyawan
" Saya mohon kerjasama nya " ucap Betrand membungkuk memberi hormat.
" Betrand kamu duduk disana ya ?" ucap Derry sambil menunjuk kearah meja yang telah disediakan dan Betrand mengangguk .
" selamat bekerja. " ucap Derry yang langsung pergi meninggalkan Betrand bersama karyawan lainnya.
"Hai kamu kuliah dimana? " tanya Sisilia salah satu karyawan Derry.
" Jangan panggil ibu panggil aja Sisilia ya. " ucap Sisila tersenyum.
" selamat bergabung. " sambut Sisilia
Betrand hanya tersenyum
Di kantor ayah Betrand
Tok.. Tok.. Tok..
" Ya masuk " ucap ayah Betrand
" Hai om sehat?? " ucap Jasmine ,dia adalah anak dari sahabat Bapak Arya Anggara yang sudah dianggap sebagai anak sendiri dengan sifat manjanya.
" Hai !kemana aja kok sekarang jarang kesini,? "tanya Ayah
" Jasmine lagi sibuk kuliah Om ini juga kebetulan lagi liburan jadi Jasmine pulang dulu kangen mamah. " ucap Jasmine manja.
tak seberselang lama
Tok.. Tok.. Tok..
" Ya masuk " ucap Ayah menoleh kearah pintu.
" Yah ini data perencanaan yang ayah inginkan " ucap Betrand
" Iya makasih., oh ya kenalan anak teman Ayah." ucap Ayah
" Jasmine.. "
"Betrand " mereka bersalaman,
__ADS_1
" Yah Betrand keluar dulu. " ucap Betrand. Jasmine tiba tiba sedikit genit kepada Betrand.
" Oh ya Om, Jasmine pulang dulu ya masih ada urusan. " ucap Jasmine bergegas menyusul Betrand
" Betrand tunggu!, aku belum pernah liat kamu ,kamu kuliah dimana? " tanya Jasmine berjalan cepat mendekati Betrand
" Aku engga kuliah disini .maaf saya pergi dulu " jawab Betrand berkali dengan cuek.
meninggalkan Jasmine tersenyum genit padanya.
" Eh, tunggu! " sahut Jasmine
tapi panggilan itu tak dihiraukan oleh Betrand.
Dimeja kantor
aneh aku biasa liat perempuan kayak gitu suka langsung respon ini ga kenapa ya?
dalam hati Betrand yang sedikit heran dengan tingkah laku sendiri.
Bip.. Bip.. Bip..
( selalu semangat ya.)
isi pesan dari Bella, Betrand tersenyum dan seperti mendapatkan energi baru dalam hatinya.
ya udah kita mulai lagi bekerja, semangat! gumam Betrand menglepaskan nafas panjang sambil membuka-buka file.
hari itu sudah masuk waktu jam istirahat, tanpa rasa canggung Betrand bergaul dengan karyawan yang lain tidak ada dalam hati bahwa dia anak pemilik perusahaan.Dikantin
mereka mengobrol saling bertukar pengalaman
" Betrand cepat juga kamu beradaptasi disini? " ucap Michael salah satu karyarwan.
" ach.. Biasa aja. " sahut Betarnd
"Hai disini! " sahut wandi yang melambaikan tangan.
" Betrand, ayo kita makan disana?" ajak Michael
" Kenalin karyawan baru dia satu departemen denganku. " ucap Michael
" Betrand? " sapanya
" saya Wandi, saya di departemen produksi? " ucapnya sambil bersalaman
" ayo duduk sini, aku erik. " ajak Erik
" terima kasih. " Betrand pun duduk bergabung
" kamu lulusan mana?" tanya Erik
" Saya masih magang. " jawab Betrand
" Aku kira udah lulus. "
" Kamu ambil jurusan apa?" tanya wandi
"Aku ambil jurusan seni. "
"Apa ga bertolak belakang dengan pekerjaan kamu.?"
" Ga apa-apa yang penting aku bisa menguasainya aja. " jawab Betrand
" Bener juga zaman sekarang mana ada pekerjaan sama lulusan bisa searah. " sahut Wandi tersenyum
__ADS_1