Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
Ancaman 2


__ADS_3

Malam itu Betrand pulang dalam keadaan penuh cemburu sebaliknya Bella terlihat bahagia setelah bertemu dengan teman satu gank nya.


Selama dalam perjalanan Bella mulai mengalu-alukan para sahabat prianya dengan wajah ceria. Hingga sampai di parkiran apartemen Betrand yang biasanya lembut dan perhatian berubah 180 derajat menjadi cuek, keluar dari mobil pun dia tak menghiraukan keberadaan Bella yang masih duduk di dalam mobil.


" Sayang kenapa kamu diam, apa kamu cemburu?" tanya Bella yang merangkul tangan Betrand di dalam lift.


Pertanyaannya tak dihiraukan, raut mukanya seakan tak perduli dengan semua kata-kata Bella yang sedang membujuknya,


Sedangkan Bella terus merayu dan mengikutinya, sampai dikamar Bella menarik baju menghentikan langkah Betrand.


" Sayang.... " ucapnya dengan nada sedih


" Bella.. Apa maksudnya dengan tadi, dengan bebas kamu merangkul, tertawa, tersenyum dengan orang-orang itu,! " ucap Betrand dengan nada kesal


" Maksudnya apa? Mereka semua sahabatku. " bantah Bella


" Aku engga suka kamu mengubar senyum, dan wajah ceriamu. dengar yang berhak atas sentuhanmu, ceriamu, dan senyumanmu hanya aku...Hanya aku. " ucap Betrand yang langsung ******* bibir Bella yang menggaulinya lagi tapi sekarang Betrand melakukan dengan penuh kecemburuan sedangkan Bella hanya bisa tersenyum dengan tingkah suaminya.


Keesokannya Betrand bangun lebih awal meninggalkan Bella yang masih tertidur nyenyak ,hari itu Betrand lebih cuek dari biasanya.


Dan dia lebih memilih ke kantor dari pada untuk pergi ke kampus menemani istrinya.


Setelah berdandan lengkap Betrand keluar kamar, di dapur Bi Wina sudah menyiapkan sarapan berusaha dengan tenang menyapa Betrand tapi dia memilih untuk pergi kerja tanpa menoleh sedikit,


Bi Wina yang melihat dari dapur hanya bisa terdiam melihat majikannya yang berlalu begitu saja meninggalkan Bella masih tertidur nyenyak menikmati lelahnya berpetualang.


Setibanya Betrand di kantor, dia memberikan wajahbtak bersahabat kepada seluruh karyawannya, Sekertaris Adi dan Asisten Tia yang sudah terbiasa dengan sifat Betrand hanya bisa menuruti mood atasannya.


Sedangkan Pagi itu Bella bangun agak siang dengan mata yang masih ngantuk Bella meraba kasur tempat suaminya tidur, dengan diam Bella menatap bantal putih mengingat kejadian dimana suaminya yang begitu pecemburu.


Dengan sedikit lemas Bella yang sudah disiap berdandan casual keluar kamar dan duduk di meja makan menatap Bi Wina yang sedang merapikan dapur


"Bi, Betrand udah pergi? " tanyanya


" Sudah Non, dari tadi. " jawabnya


" Bi, Bella pergi dulu ke kampus ya. " jawab Bella setelah menyelesaikan sarapan


" Iya Non, hati-hati dijalan. " sambut Bi Wina


Pagi itu Bella pergi dengan hati kelabu, menatap kosong sepanjang jalan menuju kampus.


Sementara itu


Dikantor disaat Betrand sedang fokus dengan pekerjaananya.

__ADS_1


Toni : Hallo, Betrand


Betrand : Ya, ada apa?


jawabnya dengan dengan tegas


Toni : Aku tunggu kamu di restoran YY jam 12


Betrand : Mau apa?


Toni : Ada yang harus aku bicarakan tentang Bella jadi kamu jangan terlambat.


jawab Toni mengakhiri panggilannya


Perkataan itu membuat Betrand semakin kesal dengan menatap tajam dan meremas ponselnya.


" Adi masuk! " tegas Betrand


" Ya pak.. "


" Kosongkan jam 12 siang nanti saya akan bertemu dengan klien. " ucap Betrand yang berusaha kembali fokus dengan pekerjaannya.


Sedangkan Bella mulai berusaha menutupi kesedihan dihadapan semua sahabatnya.


tapi sayang disiang hari hatinya semakin kacau dengan lunglai Bella berjalan menuju kafe Alex


" Kenapa kamu sakit? " sambut Alex


" Kakak... " rengek Bella di tempat duduk


" Ada apa? "


Bella pun mulai bercerita tentang kesedihan hatinya, Alex yang mendengarnya hanya bisa tersenyum tipis


" Ya udah, kakak buat menu makan siang buat suamimu ya? " ucap Alex menenangkan Bella


" Oh ya kak, dua minggu lagi aku dan Betrand mengadakan pesta resepsi pernikahan di Inggris kakak datang ya sama kak Rachel. " ajak Bella


" Iya kakak nanti datang. " jawab ya sambil mengangguk


( oh ya Author lupa Rachel adalah istri Alex yang dinikahinya tiga bulan lalu)


Dalam suasana galau Bella hanya bisa diam menutup wajahnya dibalik lipatan tangan.


Siang pun menjelang Betrand yang masih dipenuhi rasa cemburu datang menepati janji kepada Toni dengan mamasang wajah kesal dia datang

__ADS_1


" Selamat datang, sini-sini....duduk-duduk" sambut Toni


Betrand datang dengan muka masam menatap para pria yang berjumlah 8 orang dan semuanya dekat dengan Bella


" Ayo... Kita minum dulu. " ajak Tino mengangkat gelas berisi air putih, mereka semua pun mengikutinya dan bersulam.


" Betrand sorry aku ajak kamu kesini, ada yang kita ingin katakan ke sesama lelaki. " ucap Tino yang mulai tegas


" Apa ?" jawab Betrand menarik nafas menahan amarahnya


" Berapa lama kamu kenal dengan Bella? " tanya Kyano salah satu sahabat Bella


" Sebelum aku jawab semua pertanyaan kalian, apa hubungan kalian dengan Bella? " Betrand balik menanyakan dengan menatap tajam


" Tenang... Tenang ,kita semua disini kumpul dengan tujuan baik. " ucap Tino menenangkan semua.


" Okey... Kita semua adalah sahabat terdekat Bella dan sudah kita anggap Bella adik paling kecil dan paling imut. Kenapa kita intrograsimu... Kita semua tau gimana masa lalumu, kita engga mau adik terkecil kita menjadi sengsara dengan ulahmu. " jawab Tino yang sedikit menyindir


" Hanya sebagai kerabat." ucap Betrand dengan tenang


" Iya, jadi kamu tenang aja. " jawab Tino menepuk pundak Betrand


" Okey silahkan kalau kalian mau mengintrograsiku. " ucap Betrand menganggukkan kepala


Intrograsi pun dimulai


" Berapa lama kamu kenal Bella? "


" Dua tahun. "


" Apa kamu memperkosanya, apa dia hamil duluan, apa kamu menikahi dia dengan terpaksa.? " tanya Keyno dengan nada kesal.


" Apa maksudmu dengan Bella hamil duluan, aku memperkosanya. " jawab Betrand yang mulai terpancing


" Ya tinggal kamu jawab, kenapa kamu merasa? " balas Keyno


" Aku engga memperkosanya, Bella engga hamil duluan dan aku menikahinya bukan karena terpaksa, dan aku sangat-sangat mencintainya... Ngerti! " jawab Betrand menatap tajam


" Gini Betrand, kita hanya ini memastikan semuanya, dulu Bella pernah jatuh cinta dan di selingkuhi, kemudian Bella jatuh sakit sampai harus dirawat, kita sebagai kakak engga mau itu terulang lagi, Bella udah kami anggap permata indah kami yang harus kami jaga. " ucap Toni menenangkan Betrand


Betrand menatap wajah Tino dan Tino pun mengangguk dengan melepaskan napas panjang


" Sebenarnya Bella yang sudah menaklukanku, sifat burukku telah kalah dengan senyuman dan perhatiannya. Mungkin bagi kalian Bella adalah permata tapi bagiku Bella adalah belian, dan permaisuri yang engga bisa aku gantikan seumur hidupku. Jangankan untuk berpisah, untuk jauh sedikit aja aku engga bisa, aku hanya ingin sisa hidupku ini bahagia bersamanya. " jawab Betrand yang menunjukkan wajah jatuh cintanya.


" Okey untuk sekarang kita percaya, tapi lihat aja jika kita mendengar sedikit aja dia terluka karenamu. jangan harap hidupmu bisa tenang. " ucap Keyno dengan nada menyindir

__ADS_1


" Okey semua sekarang udah tenang kita nikmati santapan siang hari ini ,kita bersulam untuk adik ipar kita semoga pernikahan selalu langgeng dan cepat mempunyai momongan. " ucap Tino mengacungkan gelas yang ikuti semua pria yang hadir.


__ADS_2