
Terlihat Betrand yang semakin menikmati acaranya hingga ada yang sangat mengganggu dalam acara tersebut.
Bella melihat Betrand yang mulai beraksi dengan gombalannya sampai-sampai gadis yang dia rangkul terlihat salah tingkah .
Tak lama kemudian gadis itu mendekat dan mencium bibir Betrand sedangkan dia menyambut ciuman gadis itu , sontak Bella terkejut dan memalingkan mukanya dengan mata yang mulai berkaca-kaca dan nafas yang tiba-tiba sesak terbakar cemburu.
Betrand apa kamu ga sadar ada aku disini gumam Bella yang langsung berdiri mengambil minuman,
Dengan diselimbuti rasa cemburu dia mengambil segelas minuman yang tidak tau minuman apa yang dia minum karena semua terlihat berwarna seperti soft drink pada umumnya. Kepalanya mulai merasa pusing, sambil memegang kepala, salah satu cowok datang mendekatinya
" Hai kamu temannya Chichi ya.. " tanya cowok itu ,Bella hanya mengangguk
" Boleh kenalan ga.?" cowok menanyakan kembali, Bella pun mengangguk lagi
" Doni " ucap Doni sambil berjabat tangan
" Bella.. " sahut Bella tersenyum
" Senyum kamu manis ya... . " Doni yang mulai berani merangkul Bella,
Bella yang saat itu sedikit mabuk menuruti dan bersandar didada Doni dan Doni pun tersenyum
" Kamu pusing kita duduk disini ya.. " ajak Doni menuntun Bella untuk duduk dan Bella kembali bersandar di pundak doni. teman-teman Doni menghampirinya.
" Hai.. siapa ini? " ucap Hendra
" Ini Bella. " jawab Doni sambil memegang tangan Bella
" Hebat Lo.. Udah dapat gebetan. " sahut Riko
Doni hanya tersenyum
" Bella kamu pusing? " tanya Doni membelai rambut Bella dan Bella tak berkata hanya menganggukkan kepalanya saja sambil memejamkan mata.
" Ari, tolong ambilkan air putih. " ucap Doni yang masih membelai rambut Bella dan Ari pun pergi
Siang itu suasana semakin meriah Betrand dan sahabat-sahabatnya mulai larut dalam acara hingga dia melupakan kalau disana Bella pun ada.
Hingga di puncak acara terdengar sang pembaca acara meminta Chichi untuk meniupkan lilin di kue ulang tahunnya.
saat itu barulah Betrand menyadari bahwa Bella tidak ada disisi hanya gadis lain Ia rangkul, Bertrand mulai kaget dan mencari Bella diantara kerumunan undangan.
" Viko.. Kamu liat Bella? " tanya Betrand
" Engga"
"Jojo... Kamu liat bella? "
" Enggak tadi sama Shyshy. "
" Aku ga tau, aku kira dia menghampiri kamu. " ucap Shyshy yang berada disebelah Jojo.
Betrand yang mulai khawatir pergi berkeliling kembali diantara kerumunan undangan hingga dia melihat dari kejauhan Bella sedang bersandar di pundak Doni dengan tampak mesra, dengan rasa cemburu yang sudah sampai di ubun-ubun Betrand mendekat dan menarik paksa Bella
" Hai bro.. apa ini! " ucal Doni yang tak terima dengan kelakuan Betrand
__ADS_1
" Aku yang harusnya bertanya apa maksudmu memeluk gadisku!" ucap Betrand
" Gadismu....Dia gadisku!" ucap Doni sambil tersenyum sinis
" Gadis mu dalam mimpi.!" Betrand yang mulai emosi.
Saat Betrand akan memukul Doni
" Betrand! Apa maksudmu mau memukul Doni, dia ini temanku! " ujar Bella yang mulai tersadar dari rasa pusingnya.
" Dia temanmu!" ucap Betrand melirik sinis kearah Bella
" Iya dia temanku, mau apa! " tantang Bella
"Bella apa kamu sadar dengan yang kamu katakan! " Betrand yang memegang pundak Bella
" Iya aku sadar, aku sadar kalau aku denganmu itu jauh berbeda !, Doni tolong antar aku pulang. " ucap Bella mengajak Doni
" Bella tunggu, ada apa ini? " tanya Betrand menahannya
" Aku ga bisa terus berpacaran dengan orang yang engga setia! " ujar Bella yang menarik tangan doni
" Bella apa maksudmu! " ucap Betrand menahannya kembali
" Betrand sekarang bagaimana rasanya kalau kamu liat pacar sendiri berciuman dan berpelukan dengan cowok lain !" ucap Bella yang marah sambil menitikkan airmata.
Sejenak Betrand terdiam dan menyadari akan kelakuannya tadi
" Bella aku minta maaf. "
" Bella aku minta maaf! " ucap Betrand menahannya kembali
"Bro, aku harap kamu pergi!" ucap Doni sambil mendorong Betrand
" Apa perdulimu! " ucap Betrand yang memulai memukul Doni, Doni pun tak tinggal diam dia membalas berbuat Betrand akhirnya mereka pun adu jontos kemudian dilerai oleh para sahabatnya.
" Awas...Lo.." ucap Betrand menunjukkan dendam kearah Doni dan menarik Bella keluar dari acara tersebut .Di luar villa Bella dipaksa masuk kedalam mobil dan mereka pun pergi ke arah pantai.
Sesampainya dipantai Bella keluar dan membantingkan pintu mobil berjalan menuju bibir pantai, sedangkan Betrand hanya diam menarik nafas panjang dan mengikuti bella.
" Bella.. Bella! "tanya Betrand dengan lembut,
Bella hanya terdiam marah.
" Maaf... Maaf aku yang salah?" Betrand yang memegang tangan Bella
" Pantas aja sahabatku semua bilang aku harus hati-hati, ternyata gini.. Jauh dari perkiraanku.. " ucap Bella dengan senyuman sinis
Betrand pun langsung memeluk Bella dan hanya bisa berkata maaf dan maaf saja tapi Bella yang masih diselimbuti rasa cemburu tak terima dengan kata maaf dari Betrand hingga dia pun menamparnya dengan keras.
Betrand terdiam dan menerima tamparan Bella.
" Aku memang ga bisa mengikuti kehidupanmu kalau kamu masih ingin bersenang-senang, silahkan.!" Bella yang masih diselimbuti amarah
"A-aku tau, aku salah, aku janji ga akan ulangi lagi, ya... please." ucap Betrand yang memohon
__ADS_1
" Aku hanya bingung, baru kali ini hatiku sakit, apa karena aku kena karma. "
Bella yang menangis tersedu-sedu, Betrand berusaha menenangkannya dengan memengang pundak Bella dari belakang tapi ditepisnya.
Selama 2jam mereka tak bicara hanya diam memandangi deburan ombak yang terpencar dipantai.
" Sayang, kamu mau pulang?" tanya Betrand
Bella hanya mengangguk dengan perlahan Betrand membantu Bella berdiri , memapahnya dan membukakan pintu untuknya. Selama perjalanan Bella yang biasa cerewet, banyak bicara siang itu diam dengan sejuta bahasa hanya memandangi jalan-jalan yang mereka lewati.
" Sayang apa kamu lapar? " tanya betrand memulai pembicaraan, Bella hanya meliriknya saja
" Oh ya ada resto yang enak disana, kita makan dulu ya... " ajak Betrand dengan tersenyum
" Terserah... " ucap pendek Bella
Akhirnya mereka berhenti di resto tersebut.
lalu memesan menu yang disukai Bella, dengan penuh rasa bersalah Betrand terus memegang tangan Bella sambil sesekali tersenyum mengharapkan Bella membalas senyumannya. Kemudian pesanan pun datang betrand mulai melayani Bella sambil tersenyum
" Sayang ini makanan kesukaanmu ." ucap Betrand yang ingin menyuapi Bella
" Enggak usah aku bisa sendiri!" ucap Bella dengan ketus sembari merebut sendok ditangan Betrand.
Terdengar suara dering ponsel Bella yang ternyata dari Ferdi
Bella : Ya.. Fer... ada apa?
Ferdi : Gimana besok jadi ga kita ketemu?
Bella : Ga tau, akunya lagi ga enak badan.
Ferdi : Ayolah aku udah janji nih ama pacar
aku, nanti aku kena marah, please ya
Besok datang. pokok nya aku tunggu di
taman hiburan jam 11 siang, okey
bye..
ucap Ferdi yang langsung menutup ponselnya
" Siapa? " tanya Betrand yang penasaran
" Ferdi. " jawab Bella yang cuek
" Oh ya besok kita ada kencan ganda kan, kita kesana yuk.. " ucap Betrand membujuk aku bakal menebus kesedihan Bella dengan hari yang bahagia besok semoga dia mau memaafkan aku gumam Betrand.
Di asrama
" Sayang besok aku jemput jam 10 ya.. sekarang kamu istirahat jangan lupa mandi dulu sebelum tidur agar badanmu segar.
i love you. " ucap Betrand membelai Bella dan Betrand pun mendekat hendak mencium tapi Bella yang cuek langsung keluar mobil tanpa berkata apa-apa .Betrand memahami situasi ini dia hanya diam dan melepaskan nafas panjang lalu pergi meninggalkan asrama.
__ADS_1