Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
Kesal


__ADS_3

" Bella...Betrand cepat sarapan! nanti kalian ketinggalan pesawat." teriak Bu Tina dari lantai satu.


"Iya Mah! " jawab Bella melangkah menuruni tangga yang disusul oleh Betrand.


" Mah, maaf saya tidak bisa ikut sarapan dengan kalian. " ucap Betrand


" Kenapa? " tanya Bu Tina sembari duduk dikursi makan


" Sebelum kesini, saya sarapan dulu dengan Ayah dan Bunda " jawab Betrand yang masih berdiri dekat meja makan.


" .....Saya tunggu di ruang tamu saja, silahkan Papah, Mamah,dan Bella sarapan." pamit Betrand


Selang 15 menit Bella menghampiri Betrand yang sedang asik membaca koran. Bella dengan sengaja duduk dengan anggun disebelah Betrand sembari menyodorkan segelas susu hangat.


" Makasih. " ucap Betrand yang langsung menyeruput dan kembali membaca koran


" Ada berita menarik? " tanya Bella sambil sedikit mengintip


" Seperti biasa kriminal, bisnis, dan gosip. " jawab Betrand melirik dengan mimik yang penuh aura sayang .


" Pesawat kita jam berapa? " tanya Bella


" Jam... 10.30 ." jawab Betrand sambil melihat jam


" Kalau Ayah sama Bunda? " lanjut Bella bertanya.


" Sama. " jawab Betrand dengan mata yang masih tertuju pada koran.


" Gimana, kalau kita pergi sekarang? " Bella memberi usul dan Betrand menatap genit


"....Kalau pergi sekarang ...Kan lebih santai, aku takut nanti dijalan macet, lebih baik datang lebih awal kan. " ujar Bella dengan genit


" Ingin cepat-cepat berdua ya... " ucap Betrand mencubit manja dagu Bella. Bella hanya tertunduk tersenyum


" ....Baik, kita berangkat sekarang. " jawab Betrand yang langsung melipat koran dan berdiri mendekati Pak Indra dan Bu Tina yang sedang merapihkan bekal makan Bella


" Mah... Pah... Saya mau pamit...Takut ketinggalan pesawat. " ucap Betrand


" Jam berapa pesawatnya berangkat?" tanya Bu Tina dengan cekatan mempercepat berkemas.


" Jam 10" jawab Betrand


" Pah... Cepat ambil mobil, kita anter anak-anak kita sampai ke bandara.! " ucap Bu Tina


Pak Indra pun melangkah cepat ke garasi dan mengeluarkan mobil ,setelah berkemas selesai mereka pergi menuju bandara. Butuh waktu hampir satu jam untuk sampai ke bandara, walaupun datang lebih awal mereka bergegas memasuki bandara untuk boarding cek


" Mah... Bella pulang dulu. Mamah dan Papah jaga diri kalian jangan sampai sakit ya.. " pamit Bella yang sedih dengan memeluk Bu Tina

__ADS_1


" Kamu juga jaga diri ya... Jangan sampai sakit lagi. " ucap Bu Tina yang sedih


" ....Betrand titip Bella, jaga diri kalian. " lanjut Bu Tina memeluk Betrand


" Iya Mah, Saya janji akan menjaga Bella. " sahut Betrand menyambut pelukan Bu Tina


" Nak Betrand, sudah sampai disana cepat beri kabar ya.. " ucap Pak Indar memeluk erat Betrand


Setelah berpamitan, Betrand dan Bella berjalan menuju ruang tunggu untuk menanti kedatangan orang tua Betrand, disana mereka lumayan lama menunggu hampir satu jam lamanya.


" Papih... jam berapa sekarang? " tanya Bella menarik tangan Betrand untuk melihat jam


" Kenapa? "


" Ayah dan Bunda, kok belum sampai." ucapnya dengan dengan rasa jenuh.


" Bentar lagi, kenapa lapar, mau Papih belikan makanan? " tanya Betrand sambil memegang tangan Bella


" Emm...Engga usah. " jawab Bella menggelengkan kepala dengan manja.


Dan tak lama Pak Arya dan Bu Prisillya beserta Kak Tio dan Kak Derry .


" Sayang, udah lama datangnya? " tanya Bu Prisillya menyambut dan memeluk Bella


" Engga, kita juga baru datang. " jawab Bella membalas pelukan Bu Prisillya


" 15 menit lagi. " Jawab Betrand sambil melihat jam


" ....Kalau Bunda jam berapa berangkat? " lanjut Betrand bertanya


" sama. " jawab Bu Prisillya dengan singkat


" ...Oh ya Bella kemarin, kamu bilang kalau Bunda mau kamu ke Inggris, kamu bakalan tepati janjikan?" ucap Bu Prisillya mengingatkan


" Iya Bun.... " sahut Bella meng (iya)kan permintaan Bu Prisillya


" Bagus kalau gitu, kita berangkat sekarang ke Inggris. " ucap Bu Prisillya dengan semangat


" Apa! " ucap Betrand yang kaget dan Bella hanya terdiam kaget.


" Bunda...Kan Betrand udah bilang kemarin Betrand masih banyak kerjaan dan Bella harus bimbingan skripsi. " ucap Betrand menegaskan perkataannya.


" Kalau kamu pulang aja kerja cari uang dan itu memang sekarang tanggung jawabmu, tapi kalau Bella tentang bimbingan skripsi itu juga urusanmu, masa hal mudah aja engga bisa kamu urus. " ujar Bu Prisillya sambil memandang dan memegang tangan Bella serta tersenyum.


" Tapi.... Bunda. " lirih Betrand


" Tapi apa? Bunda tau kok, kalau yang membuat skripsi itu juga asisten Tia, jadi engga apa-apa kan, lagian untuk bimbingan bisa lewat online. " Bu Prisillya memotong perkataan Betrand.

__ADS_1


" Ayah... " ucap Betrand memohon


" Kenapa, minta tolong Ayah....Ayah, yang Bunda kata barusan benarkan? " ucap Bu Prisillya menatap sinis dan tajam kepada Pak Arya, dan Pak Arya tak bisa berkata apa-apa


" Ayo sayang, nanti kita ketinggalan pesawat. " ucap Bu Prisillya menarik Bella,


Bella hanya bisa memandang dan berbicara dalam hati saja papi gimana nih? gumam Bella menatap dengan menggerakkan bola mata.


Papi juga engga tau? gumam Betrand yang melakukan hal yang sama ,Bella menghelas nafas panjang, prilaku itu membuat Bu Prisillya menatap Bella.


" Kenapa? " tanya Bu Prisillya yang heran melihat Bella seakan tak ingin ikut


" Engga... Engga apa-apa, cuman tersedak aja. " jawab Bella dengan kaku


" Ayah, kita berangkat sekarang. " ucap Bu Prisillya melangkah keluar dari ruang tunggu bersama Bella


" Yah... Gimana nih? " tanya Betrand yang sebenarnya memohon untuk melarang Bunda membawa Bella pergi


" Apa boleh buat. Kamu tau sendiri kan sifat Bunda mu, kalau udah ada maunya susah untuk dilarang, apa kamu mau Bunda marah? " jawab Pak Arya yang pasrah dan meninggalkan Betrand


" Kak Tio...Kak Derry gimana? " Betrand yang merengek memohon


" Sabar aja... " jawab Kak Tio menepuk pundak Betrand dan Kak Derry hanya tersenyum geli melihat raut muka Betrand yang sedih lalu mendekat dan berkata " Kasihan... " ucapnya sambil berlalu.


Bella.... Kapan kita ketemu. tau gini aku langsung aja pesan tiket ke Inggris lirih Betrand dalam hati.


Mending aku ganti aja gumam Betrand dengan semangat dan berjalan mendekati Bunda


" Bunda.... Bunda! " ucap Betrand mendekat


" Apa? " tanya Bu Prisillya menghentikan langkahnya


" Bentar, aku mau ganti tiket dulu, kita pergi bersama, okey. " ucap Betrand memberikan ide


" Ga usah! " sahut Bu Prisillya dengan tegas


" Kenapa? " ucap Betrand


" Kamu kerja aja, sana! " jawab Bu Prisillya dengan lantang


" Tapi... Bun... " Betrand yang mulai merengek


" Bella... Kita berangkat, okey. " Bunda yang cuek meninggalkan Betrand yang merengek, sedangkan Betrand terus memanggil Bunda dan Ayah memohon agar Bella tak diajak.


Tapi, apa boleh buat Bunda dan Bella terus berjalan dan masuk kedalam pesawat meninggalkan Betrand yang masih dibandara.


Bunda gimana sih ,engga boleh aja.... gumam Betrand kesal dan dia pun akhirnya pasrah dengan keberangkatannya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2