
16 jam sudah Betrand melakukan perjalanan pulang ke Inggris, sepanjang itu juga wajahnya menjadi kosong saat supir pribadi menjemputnya
Dikediamannya
Pak Arya yang telah kesal dengan prilaku Betrand menunggu tajam diruang kerja.
" Dengar, jangan ada satu orang pun yang membantunya, kalian dengar! "ucap Pak Arya dengan lantang
Saat itu semua anggota keluarga telah berkumpul hanya bisa diam gemetar.
Tak lama Betrand datang, dia datang tanpa memberi salam, Bu Prisillya menyambut sedih anaknya dengan wajah kotor dan lelah
" Sayang kamu baik-baik aja? " tanya Bu Prisillya menatap sedih anak bungsunya
sementara Pak Arya menunggu tegas di ruang kerja
" Tuan... Tuan Muda Betrand telah sampai. " ucap Kepala pelayan
" Cepat suruh dia masuk sekarang! " sahut Pak Arya , suaranya terdengar hingga ke luar ruang kerja
Betrand yang saat itu berdiri di ruang keluarga menghampiri masuk kedalam ruang kerja bersama Bu Prisillya
Tampak tegap Pak Arya menatap Betrand, matanya mulai meruncing
" Dasar anak tak tau diuntung! " bentak Pak Arya menampar Betrand dengan keras
".... Bisanya hanya buat malu! Dasar anak kurang ajar! " lanjut Pak Arya membentak, sambil terus menampar keras hingga tersungkur
" Ayah.. Sudah... Sudah..! " teriak Bu Prisillya memegang pundak Betrand yang sudah berdarah di ujung bibirnya.
" Mau jadi apa kamu, kalau hanya bisa membuat malu keluarga! " ucap Pak Arya seakan tak puas dengan menamparnya.
Flashback
Pak Arya yang sedang memimpin rapat bulanan bersama seluruh staf dan jajarannya. Pak Beni salah satu sekertaris Pak Arya menghampiri dan berbisik
" Maaf pak mengganggu. Pak Indra orang tua Bella menelepon. " ucapnya dengan nada pelan
Dengan semangat Pak Arya pun mengakhiri rapat tersebut
" Halo besan, bagaimana kabarnya ? " sapa ramah Pak Arya
" Alhamdulilah sehat, bagaimana dengan Pak Arya sendiri? " ucap balasan Pak Indra
" Sehat... Sehat.. Wah kita sudah lama tak bertemu, kapan-kapan datanglah kemari kita jalan-jalan menikmati kota Inggris. " ucap Pak Arya
" Sepertinya itu tak akan terjadi , Pak " jawab Pak Indra yang mulai bernada serius
" Kenapa, apa semua baik-baik saja? "
" Pak Arya tampak perencanaan pernikahan anak kita gagal, " ucap Pak Indra yang mulai tegas
" Kenapa, pak? "
__ADS_1
" Ternyata anak anda sudah berselingkuh, dia sudah meniduri wanita lain, "jawab Pak Indra
yang merasakan rasa sakit hati anaknya
" Maaf, hal itu tidak mungkin, saya kenal siapa anak saya. " ucap Pak Arya bernada serius
" Perlakuan itu telah Bella lihat sendiri di hotel KL. jadi sekali lagi saya akan batalkan rencana pernikahan anak kita, " ucap Pak Indra mengakhiri perbincangan,
Tentu saja hal ini membuat geram Pak Arya, Bergegas Pak Arya pergi ke kantor Derry
dan menggebraknya
" Derry telpon sama anak kurang aja itu segera pulang ke Inggris ,cepat! " bentak Pak Indra
" Siapa, yah? " tanya Derry yang gemetaran
" Betrand, cepat! " sekali lagi Pak Indra menggebrak meja.
" Ba-baik, Yah. " jawab Derry.
Flash on
" Ayah sudah! Ini juga anakmu. " ucap Bu Prisillya dengan menangis ,kemudian membantu Betrand berdiri dan memapahkan keluar dari ruang kerja
Semua orang yang berada di kediaman tampak diam gemetaran mendengar suara keras Pak Arya yang membisukan rumah.
Betrand yang berjalan tertunduk tak bicara, dengan perlahan Bu Prisillya menidurkannya dan menyelimbuti, mata tak berbicara hanya airmata yang terus berlinang melihat anak bungsunya terdiam membisu.
"Bu ini P3K nya" ucap salah satu pelayan
" Sayang kamu ganti baju dulu ya... " ucap Bu Prisillya membuka jaket yang dipakai
" Jangan Bunda , ini pemberian Bella ." ucapnya memegang erat.
" Baiklah, kami istirahat dulu. " ucap Bu Prisillya meninggalkan Betrand yang masih memegang erat jaket kesayangannya.
Keesokan hari diruang makan
" Pak...Tolong kasih ini sama Betrand ya.. Dari kemarin dia belum makan. " ucap Bu Prisillya yang menyiapkan sarapan pagi untuk Betrand
" Engga usah dikasih makan anak yang kurang aja itu! " ucap Pak Indra yang masih geram lalu dia melemparkan serbet ke meja makan kemudian pergi.
" Biar saya saja. " sahut Bu Prisillya dengan pelan
Tok....Tok... Tok..
" Sayang boleh Bunda masuk. " ucap Bu Prisillya membuka pintu dan menghampiri Betrand
" Sudah bangun.. Bunda udah buatkan sarapan ,kita makan dulu ya.. " ajak Bunda yang menatap anaknya yang masih terdiam
" Apa kamu engga tidur semalaman? " lanjutnya
" Sayang ganti baju dulu ya.. " ucap Bu Prisillya memegang jaket
__ADS_1
" Jangan...Ini pemberian Bella Bun.. " ucap Betrand memegang erat
" Iya Bunda tau ini dari Bella tapi kamu harus ganti baju dulu, lihat semuanya kotor. " bujuk Bu Prisillya.
Betrand akhirnya mau menuruti keinginan Bu Prisillya tapi tetap jaket itu dipegang erat olehnya.
Tiga hari pun berlalu suasana Betrand masih saja diam dan jaket pemberian Bella pun tetap dia pakai.
" Halo Betrand. " ucap Jojo
" Iya Ada apa? "
" Kapan kamu balik ke kampus, tadi Pak Rizky bilang besok kamu udah harus ada di kampus, kalau engga akan dianggap DO. " ucapnya ditelpon
" Iya besok aku pulang. "
" Siapa? " tanya Bunda
" Jojo Bun... Dia bilang aku harus balik ke kampus kalau engga dianggap DO. " jawabnya
" Ya sudah,kamu siap-siap sana, siapa tau kamu ketemu sama Bella dan kalian bisa baikan. " bujuk Bu Prisillya
" Bunda... Bunda percaya aku engga selingkuh. " tanyanya menatap sedih Bunda
" Iya Bunda percaya. " ucap Bu Prisillya menyemangati anaknya
" Bunda doakan Betrand, Betrand ingin balikan lagi sama Bella, Betrand sudah menyiapkan semua untuk pernikahan kita. " lirih Betrand sedih
Bu Prisillya menganguk .
Sementara itu
Di kediaman Pak Indra
Bella yang saat itu yang masih bersedih duduk di halaman depan
" Bella, tadi Mamah dapat telpon dari kampus, kamu diminta kembali lagi, minggu depan sudah mulai ujian akhir skrip ,jika tidak mengikutinya akan dianggap DO. " ucap Bu Tina yang duduk disamping Bella
" Mah.. Apa Bella harus kembali ke asrama? " tanya Bella yang masih ragu
" Sayang menurut Mamah kamu kembali aja kesana, sayangkan usahamu selama ini sia-sia hanya karena masalah ini. "
" Engga tau, ah.. Mah Bella masih bingung. " jawabnya meninggalkan Bu Tina
apa aku harus kesana, gimana kalau aku ketemu dengan Betrand, apa aku masih sanggup ketemu dengannya gumam Bella tertunduk sedih
Malam harinya
" Pah... Kalau Bella kembali ke kampus , Papah izinin Bella" tanya Bella
" Menurut Papah. kamu harus kuat dengan masalah ini, dulu kamu bersi keras ingin kuliah diluar negeri, sekarang kamu sia-siakan semuanya, apa engga sayang usahamu. " ujar Pak Indra
"Tapi Pah... " ucap ragu Bella
__ADS_1
" Sayang kamu seharusnya lebih kuat, tunjukkan kepada laki-laki Breng****k itu, kamu bukan perempuan lemah ,Biarkan dia menyesal dengan apa yang dia perbuat sama kamu, Papah yakin anak papah pasti kuat." ujar Pak Indra memberi semangat dan memeluk sayang anaknya.