Cowok Playboy Itu Pacar Ku

Cowok Playboy Itu Pacar Ku
Menjelaskan


__ADS_3

Didepan Pintu Bella memberikan senyumannya untuk menyemangati Betrand yang berada tepat di belakangnya


Tok....Tok... Tok


Bella saat itu sebenarnya tak berani memasuki rumah secara langsung hatinya pun berdebar kencang tangannya yang berkeringat dingin menandakan dia sangat cemas.


Bibirnya mulai sedikit bermain melepaskan rasa gugupnya , dan pintu depan perlahan terbuka dan Bu Tina yang berpakaian daster berdiri kaget melihat anaknya kembali pulang


" Ada apa, Nak... Apa kamu baik-baik aja? " ucap Bu Tina menyambut resah anaknya yang sedikit tertunduk


Bella tak banyak bicara hanya memperliatkan senyuman manisnya


Dari belakang badan Bella, Betrand menunjukkan diri dengan memegang erat tangan Bella.


" Kalian. " Bu Tina yang kala itu terheran melihat anak dan calon suaminya datang bersama, kemudian Bu Tina mempersilahkan mereka masuk , dengan ragu mereka mulai melangkah masuk.


Bella tak berani menghampiri ibundanya dia merasa lebih nyaman duduk disamping Betrand


" Ada apa? " tanya Bu Tina memandang kedua pasangan yang hanya berdiam diri, tampak dari mereka tak bicara hanya saling pandang dan menatap ke arah dalam ruangan


Bu Tina mengerti apa yng mereka inginkan, lalu Bu Tina pun berdiri menghampiri Pak Indra di dalam kamarnya


" Pah...Ada Bella dan Betrand. " ucap Bu Tina dari gerbang pintu kamar.


Pak Indra yang saat itu sedang mendengar lagu klasik tiba-tiba terhenti menatap heran


" Ada apa? " tanya Pak Indra yang mengecilkan suara lagu dari balik radionya


Bu Tina hanya menggelengkan kepalanya dan berlalu meminta agar Pak Indra mengikutinya.


Dengan perasaan sedikit tegang Pak Indra mengikuti langkah Bu Tina ke ruang tamu,


terlihat Bella dan Betrand tertunduk


" Kalian ada apa kesini? " tanya Pak Indra menyindir Betrand


" Pah... " ucap Bella yang tertahan oleh Betrand dengan memegang tangannya


" Pah... pertama-tama saya kesini mau meminta maaf atas kejadian kemarin, Saya akui kelakuan saya sedikit kekanak-kanakan.


yang kedua saya ingin memberikan ini... " tutur Betrand mengeluarkan laptop dan berkas dihadapan Pak Indra


" Apa ini? " tanya Pak Indra


" Silahkan Papah baca dan lihat video ini. " pinta Betrand sembari menyalakan laptop untuk beralih ke ruang video kemudian memulaikannya


Disana terlihat jelas sosok wanita yang mereka anggap wanita malam yang menjelaskan semua perkara yang terjadi.


sembari Pak Indra membaca setumpuk berkas kepolisian.


" Pak ini semua bukti kalau saya engga berselingkuh .." ucap Betrand menyakinkan Pak Indra,

__ADS_1


sedangkan Pak Indra hanya bisa diam saling menatap bersama Bu Tina saat itu, mereka akui mereka pun merasa bersalah


" Pah... sekali lagi saya minta maaf...saya akui saya telah lalai memperhatikan Bella.. Semoga Papah dan Mamah mau memaafkan saya. " ucap tunduk Betrand


" Ya udah Papah maafkan, sebenarnya Papah juga merasa bersalah, tanpa pikir panjang langsung menghukummu, mudah-mudahan Nak Betrand mau memaafkan kami. " ujar Pak Indra


Setelah itu mereka melanjutkan dengan perbincangan ringan tampak semua merasa lega tanpa beban.


Betrand diterima kembali dengan tangan terbuka oleh Pak indra


" Pah... Saya merencanakan memajukan pernikaha kami. "pinta Betrand


" Memajukan... Kapan? "


" Saya minta restunya, saya ingin bulan depan kami sudah menikah. "


" Apa engga terlalu cepat? " ucap Pak Indra terdiam mata hanya menatap kaget


" Saya hanya tak mau kejadian seperti ini terulang lagi. "


" Tapi bagaimana dengan kedua orang tuamu? " ucap Pak Indra, dia tau kata-kata kemarin pasti menyinggung keluarga besarnya .


" Sebelum kita kesini ,saya sudah beritahukan kepada orang tua saya, mereka bilang semua tergantung dengan Papah dan Mamah. "


" Pah gimana nih, Mamah inginnya kita berkunjung engga enak juga kalau kita membahasnya lewat telpon tapi biayanya... " keluh Bu Tina tertunduk


Betrand mengerti arti menunggu kata Bu Tina,


" Ya sudah kamu telpon Ayahmu bilang papah mau ngobrol dengannya " ucap Pak Indra memberi perintah


Betrand segera pergi untuk menelepon Pak Arya, dia tak mau lagi membuang waktu percuma.


Diwaktu bersamaan Fina tunagan Ciko datang berkunjung, memang setiap akhir pekan jika tidak Ciko yang mengajak kencan tentu saja Fina yang datang ,dari jauh Fina yang berjalan santai dengan membawa buah tangan dari sang bunda menikmati langkah-langkah centil untuk segera datang dan mengobati rasa rindu dengan tunangannya.


Dari jauh Fina terpana dengan sosok Betrand yang sedang serius menelepon


Siapa laki-laki itu ganteng banget ucap Fina dengan mata yang berbinar-binar , tepat didepan gerbang halaman Fina Menatap Betrand tak henti-henti, Betrand yang saat itu sedang menelepon sedikit menatap dan membungkuk memberi salam lalu melanjutkan percakapannya, Fina yang ikut membungkuk makin menatap tanpa berkedip hingga dia hampir tersandung batu.


Karena menutupi rasa malu Fina mempercepat langkahnya masuk ke dalam rumah


" Sore Mah... " Fina memberi salam


" Fina... Bawa apa ini? " sambut Bu Tina yang kala itu sedang berkemas


" Ini dari Ibu.. Mah.. Itu siapa? " tanyanya sambil menunjuk ke arah luar


" Oh dia calon suaminya kak Bella"


Apa calon kakak iparku, hebat banget Kak Bella dapetin ikan kakap,


wajahnya ganteng banget apa dia idol kah, artis kah, andai aja itu calon suamiku pasti bahagia banget.

__ADS_1


" Hai, lagi apa? " tanya Ciko mengagetkan


" Aduh Mas... Kaget tau, Mas... Mas itu calon suami Kak Bella. " tanya Fina yang tak percaya


Ciko hanya memandangnya sebentar lalu menggangguk dan berlalu


" Kenal dimana? " Fina yang terlihat kepo, mata masih saja melirik ke arah luar saat Bella memberinya segelas air teh manis


" Dikampusnya. " Sebenarnya Ciko enggan menjawab pertanyaan Fina yang terlihat penasaran, matanya yang terus memandang Betrand tanpa berkedip


" Bisa engga berkedip dulu sebentar, mata mu melongo terus. " lanjut Ciko menyadarkan Fina yang memandangnya dibalik dinding


Senyumnya manis banget ,matanya indah cool abis, ehm beda dengan Ciko yang selalu anak mamah gumam Fina yang sedikit mengangkat ujung bibirnya


" Mah... Siap-siap besok siang kita berangkat. "ucap Pak Indra meminta Bu Tina yang sedang merapihkan pakaian


" Jadi kita pergi , Pah."


" Jadi.. Mah. " sambung Pak Indra kembali melangkah keluar rumah menemani Bella dan Betrand


" Mah... Mau kemana ?" tanya Fina.


" Keluarga Betrand mengundang kita untuk datang berkunjung ke Inggris. " jawabnya dengan santai


" Inggris...Mau dong Fina ikut... Fina juga ingin jalan-jalan ke luar negeri. " rengek Fina yang duduk dilantai saat Bu Tina merapihkan pakaiannya dikamar


" Nanti Mamah tanya dulu sama Kakakmu ya... " jawab lembut Bu Tina


Fina memang sudah bertunangan dengan Ciko, maka hari-hari Fina selalu dianggap menantu oleh Bu Tina bisa dibilang anak penganti Bella, sifatnya pun sedikit manja dengan keluarga Pak Indra


Bu Tina mendekati Bella dan Betrand yang sedang mengobrol santai di halaman, terlihat Betrand mengangguk kepala seraya menatap ke dalam rumah, Bu Tina tersenyum lembut dan kembali ke dalam rumah


" Giman Mah.. ?" tanya Fina menarik tangan Bu Tina


" Iya boleh.. Kamu siap-siap sana, nanti Mamah akan bilang sama ibumu" jawabnya sambil memegang pipi Fina


Tentu saja Fina senang dengan permintaannya dipenuhi


Sekarang aku bakalan deketin cowok tampan itu seperti dia playboy, engga mungkin dia engga terpesona dengan kecantikanku


Fina mulai merapihkan diri dan berjalan mencari perhatian Betrand


" Kak Bella ...itu siapa? " tanya yang yang mulai berakting


" Oh ya lupa... Sayang ini Fina dia tunangan Ciko, " ucap Bella


"Betrand."


" Fina. "


Setelah berjabat tangan Betrand menatap Bella kembali dan mengobrol dengan sedikit memasang muka imutnya , dan Fina yang saat itu dia berusaha mencari perhatian Betrand serasa dikancangin... Diri seperti dianggap angin yang hanya melewatinya saja.

__ADS_1


sial dicuekin, lihat aja bukan Fina namanya kalau aku engga bisa luluhkan hatimu desis Fina kesal


__ADS_2