
BAB 25
Jasmine pun keluar dari kantor menuju parkiran mobil
Visula Jasmine
Didalam mobil
"Mah...Mamah tau ga kalau Om Arya punya anak yang masih kuliah? " tanya Jasmine mengobrol dengan mamahnya lewat telepon.
" Iya tahu...,Kalau engga salah punya.. Denger denger dia kuliah dinegara L , kenapa gitu say..? " ucap Mamah Jasmine.
" Ah ga, tadi aku abis dari kantor Om Arya terus ketemu dia mah namanya Betrand orang ganteng deh..? " ucap jasmine dengan manja.
" Kamu suka, ? Ingin ngobrol ama dia lagi?" tanya Mamah Jasmine.
" Emang mamah bisa!! " ucap Jasmine dengan semangat.
" Bisa sayang..Bentar ya mamah ngobrol dulu apa papah mu nanti kita ngobrol lagi dirumah ya sayang? " ucap Mamah Jasmine.
" Iya mah.. Aku juga mau ke mall dulu udah ada janji ama teman sampai ketemu nanti malam, mah." ucap Jasmine menutup telepon nya.
Sementara itu diperusahaan Betrand terlihat sangat serius mempelajari dokumen dokumen yang Derry berikan.
" Der.. Lagi sibuk?" ucap ayah mendatangi kantor Derry.
" Eh Yah ga, ada apa ya? " sapa Derry berdiri menghampiri ayah yang sedang duduk dikursi sofa.
" Gimana perkembangan Betrand? " tanya Ayah
" Selama ini Derry cukup puas Yah, dia bisa cepat mempelajari tentang perusahaan kita. " ucap Derry dengan bangga.
" Bagus lah, ayah bangga ternyata anak bungsu ayah benar benar udah dewasa. " ucap Ayah sambil tersenyum.
"Der.. Tolong kamu suruh Betrand kekantor Ayah ya.. "ucap ayah sambil meninggalkan ruang kerja Derry.
" Baik, Yah.." ucap Derry
Tak lama kemudian
Tok.. Tok.. Tok..
" Ya, masuk? " ucap Ayah.
" Ayah panggil Betrand? " ucap Betrand dengan tenang.
" Eh nak sini , gimana ada kesulitan? " tanya Ayah.
"Untuk sekarang belum ada Yah, Betrand masih bisa menguasainya. ? " ucap Betrand.
" Bagus.. Bagus kalau gitu berarti kamu udah bisa memegang tanggung jawab, Ayah bangga ." ucap Ayah tersenyum.
" Makasih yah.. " ucap Betrand
" Nanti malam Ayah ada acara makan malam
sama teman Ayah namanya Om Tommy dia itu teman seperjuangan, Ayah ingin kamu ikut biar tau siapa aja rekan bisnis Ayah, gimana? " ucap Ayah
" Terserah Ayah aja.. " ucap Betrand
"Bagus nanti malam kita makan bersama kita pergi dengan bunda okey. " ucap Ayah yang langsung menelepon Bunda
Di restoran China
__ADS_1
"Hai Arya.. Lama tak jumpa makin sehat aja!! " ucap Om Tommy yang menyambut keluarga Betrand dengan gembira.
"Tommy sendiri aku liat makin tinggi tapi kesamping Ha.. Ha.. Ha. " jawab Ayah dengan nada senang.
" Silahkan.. Silahkan duduk " ucap Om Tommy.
" Gimana kabarnya bu sehat?" tanya bunda.
"Sehat anda sendiri gimana, kelihatan makin langsing? "ucap ibu yusi ibunda dari Jasmine.
"Ah ibu bisa aja Ha.. Ha.. Ha. " ucap bunda.
Terasa malam itu semakin hangat dengan pembicaraan mereka yang semakin akrab.
" Oh ya kenalkan ini anak saya namanya Betrand dia masih kuliah jurusan seni " ucap bunda. Betrand pun memberi hormat.
" Ganteng ya anak mu bu, gagah? " ucap mamah jasmine mengusap tangan Betrand
" Ialah seperti ayahnya kan " ucap Ayah sambil tertawa .
" Eh Jasmine kamu malam ini cantik sekali ?" ucap bunda .
" Makasih tante.. Hai Betrand ketemu lagi.. " ucap Jasmine tersenyum . Betrand ikut tersenyum.
Malam itu dalam hati Betrand mulai sedikit jenuh mendengar obrolan orang tua.
" Bu Prisillya kayaknya anak anak kita kelihatan jenuh gimana kalau kita kasih waktu untuk mereka saling mengenal " ucap Mamah Jasmine.
"Wah ide bagus itu, Betrand ajak Jasmine sana jalan jalan.. " ucap bunda.
" Iya bun.. " jawab Betrand berdiri dan pamit.
" Mamah Jasmine pergi dulu." ucapnya yang tersenyum malu-malu
Mereka berdua pun meninggalkan resto dan berjalan jalan dipinggiran danau dengan cahaya lampu jalan yang indah.
"Seni teater "ucap Betrand.
"Udah semester berapa? "
"Semester 6"
" Kamu sendiri ambil jurusan apa?" tanya Betrand
" Aku manajemen, papahku ingin aku mengikuti jejaknya biar bisa meneruskan perusahaan." jawab Jasmine yang mencari perhatian Betrand
" Kamu kuliah gimana?" tanya Jasmine
" Di Universitas AA , kenapa?" Betrand menanyakan kembali.
" Aku kira kamu kuliah disini."
Setelah begitu lama
" Kita pulang yuk, kasihan orang tua kita nunggu lama." ajak Jasmine
Betrand hanya mengangguk
Didepan restoran kedua orang tua Betrand dan Jasmine telah menunggu
"Kok lama sayang jalan jalan kemana? " tanya Mamah Jasmine .
" Cuman keliling danau aja mah.. " ucap Jasmine. Mamah jasmine pun tersenyum.
" Oh ya bu kita pulang dulu nanti kedepannya kita makan bersama lagi sambil mengenalkan anak anak kita biar lebih dekat. " ucap Mamah Jasmine
__ADS_1
"Iya saya tunggu undangannya. " ucap bunda.
Dua keluarga itu pun akhirnya berpisah.
Dimobil Jasmine
"Gimana Betrand, kamu suka? " tanya mamah penasaran, Jasmine mengangguk dan Mamah Jasmine tersenyum
Dimobil betrand
"Gimana Jasmine kamu suka?" tanya bunda
" Biasa Bun.. Cewek kayak gitu ditempat Betrand banyak.. " jawab Betrand dengan enteng .
"Emang kamu mau cewek kayak gimana, sayang.? " tanya bunda
" Cewek yang Betrand suka, cewek yang bisa buat Betrand selalu penasaran, mandiri dan punya sifat keibuan kayak bunda.. " jawab Betrand sambil menggoda bunda
" Oh kamu ini ada ada aja.. " ucap bunda tersenyum.
Sesampainya dirumah
"Ayah, bunda.. Betrand istirahat dulu. " pamit Betrand
Ayah dan bunda pun mengangguk
Betrand berjalan menuju kamar dengan badan yang terasa lelah dia mempercepat langkahnya agar dapat segera berbaring di ranjang.
ditempat yang berbeda
Bella masih aja sibuk dengan pekerjaannya terlihat sesekali dia tertunduk lelah.
tak lama kemudian Vivian pun datang
" Hai, Bella apa kabar?" tanya Vivian yang melihat Bella yang sedang duduk
" Baik. " jawabnya dengan singkat
" Bella kamu capek. " ucap Vivian
Bella hanya tersenyum
" Aku balik dulu ya ke kamar ." sahut Bella meninggalkan Vivian sendiri
" Kakak sini." sahut Vivian memanggil
" Ada apa, dek? " jawab Alex menghampiri dan duduk dihadapan Vivian
" Kak... Bella kenapa kok keliatan lesu gitu? " tanyanya
" Bella capek abis kerja 3 paruh waktu. " jawab Alex
" Apa! 3 paru waktu! " ucap Vuvian dengan lantang.
" Ssstt jangan berisik kasihan dia nanti keganggu tidurnya. " ujar Alex
" Kok bisa kak.. " Vivian makin penasaran
" Hari itu udah kakak larang tapi dia keras kepala, coba kamu runding sama semua teman-temanmu cari cara biar dia ga kecepaean, kakak tau dia sakit " ujar Alex
" Iya kak.. Nanti adik obrolkan dengan yang lain. " ucapnya
malam itu terasa berat bagi Bella, didalam kamar dia membuka saldo tabungannya yang hanya tersisa 800 ribu.
ini masih kurang, belum lagi masuk kuliah aku harus bayar semester 3 juta berarti kurang 2.200 ribu lagi...fuhh semangat Bella kalau kamu sakit siapa yang akan bayar uang semester. gumamnya.
__ADS_1
Hingga hari itu Bella dan Betrand tak saling berkomunikasi karena kesibukannya masing-masing